Written by Gery 4:56 am Biblical Talk, Finance, Lifestyle, Self Development, Spiritual Life, Uncategorized

Mental Manager, Bukan Owner! Ini 5 Cara Mengelola Uang yang Baik

manager - gereja gkdi - cover

Kalau disuruh memilih, mau jadi yang mana: manager atau owner?

Tentu banyak dari kita akan memilih jadi owner. Kekuasaannya lebih besar. Lebih cuan dan untung. Punya kebebasan untuk bekerja, punya kontrol atas waktu. Sementara seorang manager, harus bekerja dalam waktu tertentu, gaji belum tentu naik, dan masih kerja sama orang.

Namun, ada satu bagian hidup di mana kita semua sebaiknya menjadi manager. Bagian ini penting sekali dalam hidup kita. Bagian apa itu?

Mengelola Pemberian Tuhan

manager - gereja gkdi - 1

Jawabannya adalah keuangan. Mungkin Anda bertanya, “Lho, kan yang punya uang itu saya? Bukannya saya ownernya?”

Alasannya, adalah karena uang adalah pemberian Tuhan. Jika kita sungguh percaya kepada Tuhan, kita akan tahu bahwa Tuhan-lah pemilik semua yang kita miliki.

Kata Mazmur 50:10, “sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung.” Kemudian Hagai 2:9 berkata juga, “Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman Tuhan semesta alam.” Tuhan memiliki semua alam semesta ini dan segala isinya.

Jika Tuhan memiliki segala sesuatu di dunia ini, tentulah masuk akal bahwa harta benda kita juga adalah milik-Nya. Dengan kata lain, kita tak pernah benar-benar memiliki; kita hanya mengelola. 

Memandang harta dengan mindset pengelola berbeda dengan pemilik. Jika seorang pemilik lebih punya kebebasan dengan harta, seorang pengelola akan lebih berhati-hati dengan harta. Ini karena seorang pengelola bekerja untuk menyenangkan sang pemilik alih-alih untuk keuntungan dirinya sendiri.

Ketika kita memandang semua harta sebagai pemberian Tuhan, dan bahwa semua harus kita gunakan untuk kemuliaan-Nya, betapa berbeda cara kita menggunakan uang. Kita tidak akan boros, membeli yang tidak perlu. Kita jadi lebih mudah bersyukur, karena apa yang Tuhan berikan pada kita. Kesombongan berganti menjadi kerendahan hati, karena kita bekerja untuk memuliakan Dia, bukan kesenangan kita.

Kita menjadi hamba yang setia (Lukas 12:43) dan bukan menjadi hamba yang tak jujur (Lukas 16:1-2). Demikianlah arti menjadi manager bagi pemberian Tuhan.

Mengatur Uang sebagai Manager

manager - gereja gkdi - 2

Jadi sekarang, kita tahu bahwa tugas kita adalah mengelola dan menggunakan harta yang Tuhan berikan. 

Tentu, tidak mudah untuk memindahkan mindset dari seorang owner menjadi seorang manager. Namun, sebagai panduan, kita bisa menggunakan pertanyaan-pertanyaan berikut.

1. Apakah Saya Memberi?

Dalam Alkitab, tercatat ada 2100 ayat yang membahas tentang memberi. Artinya, Tuhan mau supaya kita memberi. Yang paling terkenal tentu adalah persembahan janda miskin (Markus 12:42-44), di mana sang janda memberikan seluruh hartanya kepada Bait Allah.

Jika kita mengakui bahwa harta kita adalah milik Allah, tentu kita tidak akan masalah dalam memberi. Dengan memberi, kita memuliakan Allah dengan sebagian penghasilan kita, dan turut membantu mereka yang berkekurangan. 

2. Bagaimana Saya Menggunakan Uang?

Cara termudah untuk menjadi manager atas uang adalah melihat cara uang itu digunakan. Bagaimana kita mengatur keuangan? Apakah kita memiliki budget atas pemasukan dan pengeluaran kita? 

Amsal 21:20 berkata, “Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya.” Setiap hari kita memiliki pilihan untuk menjadi orang bijak dan orang bebal. Jika kita ingin menjadi manager yang baik, marilah kita menggunakan uang dengan cara yang bijak.

3. Bagaimana Saya Memandang Uang?

Satu hal lagi yang penting adalah cara kita memandang uang. Apakah kita memandang uang sebagai alat, sebagai sesuatu yang Tuhan percayakan untuk digunakan? Ataukah kita memandang uang sebagai tujuan, yang harus didapatkan dengan segala cara?

Marilah kita menjauhi sikap cinta uang (1 Timotius 6:10, Matius 6:24) dan menggunakan uang untuk sebesar-besarnya kemuliaan Tuhan. 

Mulai dari Hati Kita

Menjadi manager mulai dari hati kita, baru kemudian perbuatan. Semua harus mulai dari cara kita memandang dan memikirkan tentang uang. Tentu ini bukan perbuatan yang mudah. Namun, jika kita ingin menyenangkan Tuhan dengan uang kita, kita perlu mulai berpikir sebagai pengelola, bukan pemilik.

Sebagai manager, marilah kita selalu mengingat bahwa segala yang kita miliki adalah milik Tuhan. Kita hanya diberi kepercayaan untuk mengelolanya dengan sebaik-baiknya.

Related articles:

Gereja GKDI terdapat di 41 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp

(Visited 156 times, 1 visits today)

Last modified: Feb 6

Close