Written by gery 3:13 am Devotionals, Lifestyle, Quite Time & Pray, Spiritual Life

Perhatian! Distraksi Mengganggu Hubungan dengan Tuhan? Atasi Sekarang Juga dengan 3 Cara Ini!

distraksi - gereja gkdi - cover

Di era digital ini, distraksi menjadi musuh besar yang tak terhindarkan. Kita hidup di dunia yang penuh dengan notifikasi, email, dan berbagai macam hiburan yang terus-menerus menarik perhatian.

Gawatnya, distraksi tidak hanya berdampak pada produktivitas dan kesehatan mental kita, tetapi juga sangat memengaruhi hidup rohani. Bagaimana mengatasi distraksi ini dan tetap fokus pada hubungan kita dengan Tuhan?

Dampak Distraksi terhadap Hidup Rohani

Bahaya distraksi adalah mengalihkan perhatian kita dari hal-hal yang benar-benar penting, termasuk hubungan kita dengan Tuhan

Seperti pesan Paulus dalam Kolose 3:2, “Pikirkanlah perkara yang di atas (berusaha keras untuk mendapat hal-hal yang rohani), bukan yang di bumi (tidak sibuk hanya dengan hal-hal duniawi).” Ayat ini mengingatkan kita untuk menjadikan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidup kita. Namun, distraksi sering kali membuat kita lupa akan tujuan utama ini.

Ketika kita teralihkan oleh hal-hal duniawi, kita menjadi sulit untuk mendengar suara (inspirasi) Tuhan. Seperti yang disebutkan dalam 1 Raja-raja 19:12 (BIMK), Tuhan sering berbicara dalam “suara yang lembut dan kecil.” Jika pikiran kita penuh dengan kebisingan dari distraksi, kita akan kesulitan mendengarkan Allah, yang berbicara lembut.

Selain itu, distraksi juga dapat mengganggu waktu kita dalam doa dan membaca Alkitab. Pernah membaca Alkitab dengan handphone, lalu ada notifikasi masuk? Kita pun lupa dengan Tuhan yang di depan kita, tapi peduli dengan teman yang entah di mana!

Firman Tuhan memberikan kita petunjuk dan arah dalam hidup kita. Jika kita terus-menerus teralihkan, kita akan kehilangan kesempatan untuk mendalami firman Tuhan dan menerima bimbingan-Nya.

Kehilangan Fokus

Distraksi dapat datang dalam berbagai bentuk, baik itu media sosial, pekerjaan, atau bahkan kegiatan yang tampak bermanfaat. Namun, ketika hal-hal ini mengambil alih waktu dan perhatian kita dari Tuhan, kita mulai kehilangan fokus. 

Contoh nyata dari distraksi dalam Alkitab adalah kisah Marta dan Maria dalam Lukas 10:38-42. Marta sibuk dengan banyak pekerjaan rumah, sementara Maria duduk di kaki Yesus dan mendengarkan ajaran-Nya. 

Yesus berkata kepada Marta, “ ”Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” Kisah ini menunjukkan pentingnya memilih untuk fokus pada Tuhan meskipun banyak distraksi yang ada.

Bagaimana Agar Kita Fokus Kembali

Lalu, bagaimana cara kita mengatasi distraksi dan kembali fokus pada Tuhan? Mari temukan jawabannya di bawah ini.

Kenali pemicunya

Keinginan untuk mengalihkan diri biasanya muncul dari rasa enggan menghadapi sesuatu, atau karena kebiasaan. Misalnya, kita tahu kita perlu membaca Alkitab, namun kita enggan. Karena keengganan itu, kita memilih untuk nonton video atau scroll media sosial. 

Di lain pihak, ada juga yang terdiagnosis gangguan fokus (ADHD / OCD), sehingga mudah teralihkan perhatiannya.

Apapun itu yang menyebabkan kita mudah teralih, kenali. Catat dan telusuri asal-usulnya, sehingga kita tahu cara melawannya.

Mendisiplin Diri 

Setelah mengetahui pemicunya, sekarang saatnya bertindak. Bawa dalam doa, minta Tuhan agar kita mampu fokus. Ingat, Tuhan memperlengkapi kita untuk melakukan pekerjaan baik (2 Timotius 3:17). Lalu, berusahalah sedemikian rupa untuk fokus, terus-menerus, hari demi hari dalam ketekunan (Ibrani 10:36) .

Praktik Nyata dalam Mengatasi Distraksi

Dengan melimpahnya informasi dan notifikasi, punya waktu khusus dengan Tuhan bisa jadi tantangan.

Namun, jangan khawatir! Kita bisa melakukan beberapa langkah praktis untuk tetap dekat dengan Tuhan.

Tetapkan Waktu Rutin: Buatlah jadwal rutin untuk berdoa dan membaca Alkitab setiap hari. Misalnya, pagi hari sebelum memulai aktivitas atau malam hari sebelum tidur. Dengan menetapkan waktu khusus, kita lebih mudah menghindari distraksi yang datang.

Buat Lingkungan yang Tenang: Cari tempat yang tenang dan bebas dari distraksi untuk berdoa dan membaca Alkitab. Matikan ponsel atau letakkan di tempat yang tidak terlihat. Lingkungan yang tenang membantu kita fokus dan lebih khusyuk dalam berkomunikasi dengan Tuhan.

Matikan Notifikasi: Untuk menjaga fokus, matikan atau silent ponsel Anda. Kalau perlu, gunakan Alkitab buku dan jauhkan gadget sama sekali, agar Anda fokus membaca firman.

Kesimpulan

Distraksi adalah tantangan besar dalam hidup modern kita, tetapi kita bisa mengatasinya. Dengan mengikuti contoh Maria yang memilih untuk duduk di kaki Yesus dan mendengarkan ajaran-Nya, kita dapat menemukan damai dan kekuatan di tengah kebisingan dunia. Ingatlah selalu pesan dalam Mazmur 46:10, “Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah.”

Mari kita lawan distraksi dan fokuskan kembali hidup kita kepada Tuhan. Hanya dengan demikian kita dapat hidup sesuai dengan panggilan-Nya dan merasakan damai sejahtera yang melampaui segala akal. Tuhan memberkati!

Referensi:

https://www.desiringgod.org/articles/practice-defeating-your-distractions

Related articles:

Gereja GKDI terdapat di 41 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp

(Visited 368 times, 1 visits today)

Last modified: Jul 11

Close