Pernah dengar istilah sumbu pendek? Ternyata, kita pun bisa memiliki ‘sumbu pendek’ dalam kehidupan sehari-hari kita. Biasanya, istilah ini ditujukan kepada orang yang tidak sabaran dan mudah marah. Namun, apa sih artinya istilah ini?
Kenapa Ada Orang yang Sumbu Pendek?

Dalam kehidupan sehari-hari, ungkapan “sumbu pendek” menggambarkan seseorang yang mudah marah atau kehilangan kesabaran. Ungkapan ini berasal dari sumbu (tali) yang menempel ke dinamit. Semakin pendek sumbunya, makin cepat juga meledaknya. Jadi, orang yang dilabeli seperti ini adalah orang yang mudah sekali meledak (marah-marah).
Banyak faktor yang dapat membuat seseorang mudah marah. Bisa jadi karena tekanan hidup, trauma masa lalu, atau bahkan ketidakseimbangan kimia di otak. Namun, dari perspektif rohani, kehilangan kesabaran bisa juga disebabkan oleh kurangnya ketergantungan kepada Tuhan. Tidak lagi hidup dalam firman-Nya. Atau, karena kurangnya pemahaman akan kasih dan kedamaian-Nya.
Memangnya’Sumbu Pendek’ Ada di Alkitab?
Alkitab banyak berbicara tentang pentingnya kesabaran dan bahaya kemarahan yang tidak terkendali. Misalnya, orang yang “sumbu pendek” sering kali merasa tertekan, cemas, dan merasa terisolasi. Ia akan cenderung cepat marah dan mudah tersinggung.
Seperti yang dikatakan di Amsal 14:29, “Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.” Orang yang cepat marah, pada dasarnya adalah orang bodoh.
Sudah tentu, orang seperti ini susah sekali berkembang. Semua masalah diselesaikan dengan marah atau emosi. Dia sulit menerima kritikan, merasa paling benar. Jadi benarlah bahwa sifat sumbu pendek membuat orang jadi mandek, tidak berkembang.
Efesus 4:26-27 juga berkata, “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis. ” Kemarahan yang tidak diatasi bisa menyebabkan dosa dan kerusakan dalam hubungan kita dengan Tuhan dan sesama.
3 Cara Menghindari Menjadi ‘Sumbu Pendek’
Berserah pada Tuhan
Saat kita mempercayakan kekhawatiran dan tekanan kita kepada Tuhan, kita akan merasakan kedamaian yang melebihi pemahaman (Filipi 4:7). Ketika hati kita dipenuhi dengan kedamaian ini, kemarahan akan sulit untuk berkembang.
Penuhkan Diri dengan Firman
Dengan mempelajari dan merenungkan firman Tuhan setiap hari, kita akan terus diingatkan akan kasih dan kesabaran Tuhan. Amsal 16:32 mengatakan, Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.“
Komunitas yang Mendukung
Bergaul dengan orang-orang yang berjalan dalam iman dan kasih Tuhan dapat membantu kita untuk terus tumbuh dan berbuah. Teman-teman rohani yang baik akan mengingatkan kita jika kita mulai menunjukkan tanda-tanda “sumbu pendek” dan memberi dukungan dalam doa dan nasehat.
Jadilah Orang ‘Sumbu Panjang’
Menjadi “sumbu pendek” bukanlah identitas yang Tuhan inginkan untuk kita. Melalui kasih dan kesabaran-Nya, kita bisa tumbuh menjadi orang yang lebih sabar dan berpengertian.
Ingatlah untuk selalu bersandar pada Tuhan, memenuhi diri dengan firman-Nya, dan berada dalam komunitas yang mendukung. Mari kita menjadi lilin dengan sumbu yang panjang, yang terus menyala terang bagi dunia tanpa cepat padam.
–
Related articles:
- Tidak Sabar Menunggu? Awas Fatal Akibatnya! – Gereja GKDI
- Sabar: Pencapaian Hebat Tanpa Saingan
- Tinggalkan Kebiasaan Marah Sebelum Terlambat
- Terjebak dalam Kekeringan Rohani? Ini 3 Solusinya
- Sulitnya Mengampuni Orang Terdekat
–
Yuk, baca top artikel kami:
Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?
Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?
Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?
Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab
Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas
–
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:
Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp