Bakat atau talenta adalah karunia istimewa yang Tuhan berikan. Setiap dari kita pasti memilikinya, dalam bentuk kemampuan dan potensi yang unik, dengan rencana Allah yang khusus di dalamnya. Tujuannya adalah kita memakai karunia itu untuk melakukan pekerjaan baik. Seperti tulis rasul Paulus, ”Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya (Efesus 2:10).”
Masalahnya, lebih mudah bagi kita untuk melihat – dan meninggikan – bakat orang lain, alih-alih menggali apa yang kita miliki.
Kenali Bakat Anda

Ketika kita melihat orang lain menggunakan bakatnya, seperti bernyanyi, bermain musik, atau berbicara di depan umum, kita bisa merasa rendah diri. Ini karena adanya rasa iri, di mana kita merasa lebih kecil daripada orang itu.
Jelas, bukan ini yang Tuhan hendaki. Kita harus mengingat bahwa jauh lebih penting untuk mengembangkan apa yang kita miliki, daripada memendam iri hati akan kemampuan orang lain. Perumpamaan tentang talenta di Matius 25: 14-30 menegaskan hal ini. Hamba dengan 5 talenta dan hamba dengan 2 talenta berhasil menggandakan apa yang mereka miliki. Namun, hamba dengan 1 talenta malah menyembunyikannya.
Kita belajar, bukan apa karunia kita yang penting. Melainkan, apa yang kita kerjakan dengan karunia itu. Mengetahui dan memaksimalkan potensi kita untuk kemuliaan Allah adalah goal-nya.
Empat Langkah Mengembangkan Bakat Anda
Apa yang bisa kita lakukan untuk mengembangkan bakat kita?
1. Kenali Bakat Anda
Kesadaran adalah langkah pertama. Terimalah bakat Anda, tak peduli sekecil apapun kelihatannya. Ingat tongkat Musa? Di mata manusia, tongkat itu hanyalah tongkat biasa. Namun, ketika Musa berserah ke tangan Tuhan, tongkat itu menjadi alat untuk melakukan mukjizat (Keluaran 4: 1-5).
2. Persembahkan kepada Tuhan
Tuhan memberikan bakat agar Anda melayani Dia, untuk memperbesar kerajaan-Nya. Salomo, selaku raja yang sangat bijak, menulis, “Serahkanlah perbuatanmu kepada Tuhan,maka terlaksanalah segala rencanamu (Amsal 16:3).” Mendedikasikan bakat kepada Tuhan akan mendatangkan penyertaan-Nya dalam pekerjaan kita.
3. Cari dan Minta Nasihat
Mengembangkan bakat jelas tidak mudah. Di sinilah kita perlu mencari nasihat, mentor, dan orang-orang yang mampu membantu. Kata Amsal 19:20, “Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.“ Adanya nasihat bisa memberikan arahan bagi bakat Anda.
4. Berlatih dan Bersabar
Bakat tidak akan bertumbuh tanpa usaha. Sebelum mengalahkan Goliat, Daud berlatih selama bertahun-tahun dengan menjaga ternaknya dari binatang buas. Ia tidak mengeluh, tetapi terus berusaha dan percaya kepada Allah. Ketika waktunya tiba, ia pun siap ( 1 Samuel 17:34-37). Teruslah berlatih dan jangan kecil hati ketika ada masalah. Maka bakat Anda pun akan berkembang.
Menggunakan Apa yang Kita Miliki
Pada akhirnya, bakat atau karunia adalah tentang bagaimana kita mengusahakannya untuk memberkati orang lain dan memuliakan Tuhan. Janganlah kita menjadi iri, membanding-bandingkan, atau malah mengecilkan apa yang kita miliki.
Sebaliknya, seperti kata Paulus di Roma 12:6, “Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.”
Marilah kita gunakan karunia kita demi kemuliaan Tuhan.
–
Related articles:
- 4 Cara Temukan dan Maksimalkan Potensi Diri
- Hebat karena Dilatih: Talenta Anda Kecil? Pikir Lagi!
- Memakai Seluruh Talenta Anda
- Menjadi Kreatif: Dari dan Untuk Tuhan
- Lakukan 6 Hal Ini agar Talenta Kamu Kembali kepada Tuhan
–
Yuk, baca top artikel kami:
Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?
Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?
Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?
Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab
Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas
–
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:
Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp