GKDI – Gereja Kristus di Indonesia

Mazmur 133: Ini Rahasia Hidup Harmonis dan Rukun, Orang Kristen Harus Tahu

Mazmur 133 adalah sebuah mazmur yang pendek. 

Isinya hanya tiga ayat, namun pesan di dalamnya begitu dalam. Apa itu? Yaitu hidup dalam persatuan, rukun dan penuh kasih satu sama lain.

Cuma itu? Coba kita bayangkan. Betapa sulitnya mempertahankan kasih dan persatuan, di antara sesama orang percaya. Bayangkan perbedaan, keragaman, dan konflik yang sering terjadi. Bahkan, mungkin ada orang-orang yang ingin kita hindari. 

Sebaliknya, sebagai sesama orang percaya, sudah seharusnya kita saling mengasihi.

Makna dan Pentingnya Mazmur 133

Mazmur 133 berbunyi:

Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya,

apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!

Seperti minyak yang baik di atas kepala

meleleh ke janggut,

yang meleleh ke janggut Harun

dan ke leher jubahnya.

Seperti embun gunung Hermon yang turun

ke atas gunung-gunung Sion.

Sebab ke sanalah Tuhan memerintahkan berkat,

kehidupan untuk selama-lamanya.

Coba baca lagi Mazmur 133 yang singkat ini. Masihkah kita percaya, bahwa alangkah indah dan baiknya hidup bersama-sama? Bisakah kita membayangkan hidup rukun dan damai, bukan karena ketiadaan konflik, namun karena kita mau berusaha saling mengasihi?

Yesus dalam Yohanes 17:21 berdoa, “supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” Kita dijadikan satu oleh Tuhan, dan saling mengasihi, sehingga dunia bisa melihat Tuhan dalam diri kita.

Tantangan Hidup Rukun

mazmur 133 - gereja gkdi - 1

Meskipun Mazmur 133 menggambarkan keindahan hidup rukun, kenyataannya kita sering menghadapi tantangan untuk hidup dalam harmoni. Beberapa tantangan tersebut antara lain:

Namun, kita dipanggil untuk mengatasi semua ini dan tetap hidup dalam kasih satu sama lain.

Prinsip Hidup dalam Kasih

Mazmur 133 menekankan pentingnya hidup rukun, dan kita bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan mengikuti prinsip-prinsip berikut:

1. Mengampuni dan Memaafkan

Mengampuni adalah perintah Tuhan yang harus kita lakukan tanpa syarat. Kolose 3:13 mengatakan, “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain. Sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”

2. Mengasihi dengan Tulus

Kasih adalah dasar dari semua hubungan yang sehat. Dalam 1 Yohanes 4:7, kita diingatkan, “Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.

3. Berdoa untuk Satu Sama Lain

Sebagai sesama orang percaya, sepantasnyalah kita saling mendoakan. Yakobus 5:16 mengatakan, “Karena itu, hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”

Menjaga Persatuan dalam Gereja

Mazmur 133 tidak hanya berbicara tentang hubungan pribadi, tetapi juga penting untuk diterapkan dalam gereja. Gereja adalah tubuh Kristus dan setiap anggota memiliki peran penting untuk menjaga kesatuan tubuh tersebut. Dalam Efesus 4:3, kita diingatkan untuk “berusaha memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera.”

1. Mendukung Satu Sama Lain

Kita harus saling mendukung dan menguatkan. Ibrani 10:24 mengingatkan kita, “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.” Jika ada yang lemah, mari kita kuatkan. Jika ada yang membutuhkan, kita bantu.

2. Menghargai Perbedaan

Setiap anggota gereja memiliki karunia dan peran yang berbeda. Roma 12:4-5 menyatakan, “Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi tiap-tiap kita adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.

Tidak mungkin kita berharap hanya hidup dengan orang-orang yang sama. Sebaliknya, kita harus berbaur dan rela berhubungan bahkan dengan orang yang berbeda.

Dengan begini, demikianlah kita memenuhi kasih Kristus: mengasihi siapa saja seperti Tuhan mengasihi kita.

Ingat, Kita Tak Bisa Hidup Sendiri

Mazmur 133 adalah panggilan bagi setiap orang Kristen untuk hidup dalam kasih dan harmoni, sebagaimana Tuhan mengasihi kita. 

Kita sebagai manusia takkan bisa hidup sendiri. Apalagi di dalam jemaat. Sebagaimana Tuhan mengasihi semua orang, demikianlah kita juga harus hidup dalam harmoni dengan semua orang.

Mari kita jadikan Mazmur 133 sebagai pedoman hidup dalam setiap interaksi kita dengan saudara seiman.

Related articles:

Gereja GKDI terdapat di 41 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp

Exit mobile version