GKDI – Gereja Kristus di Indonesia

Perang Rohani, Perangnya Orang Percaya – Gereja GKDI

Banyak orang khawatir akan perang Rusia-Ukraina saat ini. Ada yang takut oleh karena keganasan perang, yang merenggut korban jiwa dan materi. Ada lagi yang khawatir akan dampak krisis ekonomi dan inflasi. Wajar jika belakangan hari-hari terasa mencekam. 

Akan tetapi, ada satu perang lain yang jauh lebih penting. Yang ini terjadi begitu dekat dengan kita dan tanpa sadar, kita tengah berjuang di dalamnya. Apakah itu?

Perang Rohani - gereja gkdi - 1

Perang yang Terus Berkobar

Perang tersebut adalah perang rohani.

Sadar atau tidak, setiap hari kita terlibat di dalam perang ini. Bukan melawan manusia, tetapi “penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara” (Efesus 6:12). Setiap hari Iblis akan mencoba untuk menggoda dan menyesatkan kita. 

Selain itu, kita juga melawan kedagingan, atau sifat berdosa kita. Kita berjuang untuk hidup benar, tetapi di sisi lain kita juga ingin melakukan dosa. Wajar, karena kerinduan kita akan kebenaran akan berlawanan dengan kedagingan (Roma 8:7). Kerakusan, hawa nafsu, iri hati, kelicikan adalah contoh-contohnya.

Perang ini akan berlangsung bagi setiap orang yang percaya kepada Tuhan. Terus berkobar dan tidak akan berhenti, sampai nanti di akhir zaman.

Mengapa Kalah dalam Perang?

Jika kita berbicara tentang perang, tentu yang terpikir adalah perjuangan yang berat. Demikian halnya dalam perang rohani. Perjuangan melawan Iblis dan keinginan daging jelas tidak mudah. Ada kalanya kita menang, dan ada kalanya kita kalah. 

Mengapa kita kalah dalam perang rohani?

Pertama, bisa karena kita cenderung hidup nyaman. Hidup seperti ini cenderung menghindari tantangan dan memilih jalan yang mudah. Akibatnya, ketika godaan datang, kita lebih suka menghindar atau menyerah.

Kedua, tidak adanya dukungan orang dekat. Dalam peperangan sungguhan, setiap negara pasti mencari sekutu atau teman untuk berjuang bersama. Tanpa sekutu, sudah pasti negara itu akan lebih mudah kalah. Begitu juga dengan pergumulan melawan Iblis dan kedagingan. Tanpa teman, kemungkinan menang Anda pasti lebih kecil.

Ketiga, karena tidak bersandar kepada Tuhan. Padahal, Tuhan seharusnya menjadi andalan kita, terutama ketika Iblis datang menyerang.

Memenangkan Perang atas Diri Sendiri

Akan tetapi, jangan berkecil hati. Selama kita masih mau berjuang, kemenangan itu suatu saat pasti akan tiba. Sekarang, bagaimana caranya kita menang?

1. Bersandar kepada Tuhan

Hal pertama yang harus dibangun sebelum berperang adalah bergantung kepada Tuhan. Hanya dengan kuasa Tuhan Anda bisa meraih kemenangan.

Seperti dikatakan pada Yakobus 4:7, Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! 

Berapa kali kita mengandalkan diri sendiri dalam perang ini, baru mengandalkan Tuhan? Sudah seharusnya Tuhan dulu yang kita andalkan. Kita mencari kekuatan-Nya, menggunakan hikmat-Nya, berserah kepada-Nya.

Ketika kita menundukkan diri kepada Allah, kita berperang bukan dengan kekuatan kita sendiri. Ada kuasa-Nya yang membantu dan menguatkan kita, hari demi hari. Namun, jangan lupa, masih ada bagian kita untuk mengalahkan godaan Iblis sehari-hari. 

Siapa yang Anda andalkan dalam pergumulan Anda? Untuk menjamin kemenangan, mari terus bersandar pada Tuhan,

2. Waspada dan Kenakan Senjata Rohani

Untuk melawan Iblis, kita harus waspada. Setiap hari kita perlu memperlengkapi diri agar bisa mempertahankan diri dari godaangodaannya. 

Seperti dikatakan di Efesus 6:11, 14-17 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat iblis […] Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah

Bagaimana cara mengenakan semua perlengkapan itu? Dengan merenungkan dan melakukan firman Tuhan setiap hari. Tetap di dalam firman Tuhan adalah kunci untuk tetap berdiri, bahkan di tengah masalah berat sekalipun (Mat. 7:24-27).

Jika Anda rindu mengalami kemenangan, mulailah dengan merenungkan dan melakukan firman Tuhan. Secara perlahan, hidup Anda pasti mengalami perubahan. 

3. Temukan Teman untuk Menopang

Kita perlu teman yang membantu dalam berjuang. Teman seperti apa? Yakni yang setia bersama kita dan siap menguatkan setiap waktu. Juga, teman yang siap menopang saat kita lemah dan terjatuh.

Bahkan ketika kita mengalami kekalahan pun, adanya teman akan sangat membantu. Bersama-sama, perjuangan untuk hidup sesuai kata Tuhan pasti terasa lebih ringan. Kita pun merasa aman, karena tak berjuang sendirian.

Galatia 6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

Memiliki teman rohani yang dapat diandalkan sangat penting bagi perjuangan Anda. Jika Anda butuh teman seperti itu, kami memiliki komunitas yang siap membantu Anda. Adanya komunitas yang benar akan menjadi safety net sehingga Anda dapat menang dari hari ke hari.

 

Anda tak Berperang Sendirian

Seperti Daud yang memenangkan perang melawan Goliat dengan mengandalkan Tuhan, Anda pun bisa melakukan hal yang sama.  Tak ada keadaan yang begitu berat untuk dihadapi. Kalaupun ada, masih ada Tuhan yang jauh lebih besar dari pergumulan Anda. 

Karena itu, mari kita terus berjuang! Ketika saatnya nanti datang, kemenangan itu pasti akan kita raih. 

Related Articles:

Gereja GKDI terdapat di 41 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp

Exit mobile version