{"id":12954,"date":"2021-09-28T06:57:21","date_gmt":"2021-09-28T06:57:21","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=12954"},"modified":"2023-06-21T10:43:53","modified_gmt":"2023-06-21T10:43:53","slug":"identitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/identitas\/","title":{"rendered":"Hati-hati! Jangan Dasarkan Identitas Anda pada 3 Hal ini"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika berbicara tentang identitas, saya teringat akan lilin malam, yakni sebuah mainan mirip plastisin yang mudah dibentuk (contohnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">play-doh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Sewaktu saya masih TK, ada pelajaran prakarya di mana guru membagi-bagikan lilin yang bisa dibentuk dan dikreasikan sesuka hati. Pelajaran itu terasa mengasyikkan, karena <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/laki-laki\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">anak-anak<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa membuat apapun yang mereka mau dengan lilin di tangan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasilnya pun bermacam-macam. Ada yang membentuk binatang, tanaman, rumah-rumahan, dan lain-lain, dari lilin plastisin tersebut. Lilin malam menjadi sebuah ajang kreativitas tanpa henti, karena begitu mudahnya ia dibentuk oleh orang yang memegangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari kegiatan tersebut, ada satu hal yang menarik. Wujud dari lilin malam itu tergantung dari si pembuatnya. Lilin itu tak berbentuk sampai ada tangan-tangan yang memberi wujud kepadanya. Hal ini mirip seperti cara kita melihat dan membentuk diri kita, yang kita sebut sebagai identitas.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pentingnya Identitas<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12959 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-1-min.jpg\" alt=\"Identitas-gereja-gkdi 1\" width=\"1000\" height=\"586\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-1-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-1-min-300x176.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-1-min-768x450.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-1-min-696x408.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-1-min-717x420.jpg 717w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Identitas kita tergantung dari berbagai macam hal, misalnya, latar belakang keluarga, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman-3\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">teman-teman<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gadget\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">media sosial<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, sampai idola atau panutan kita. Namun, pada akhirnya, cara kita memandang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/persahabatan-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">diri kita<\/a> tergantung dari keputusan kita dalam memaknai apa yang kita dapat dari hal-hal tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejenak, cobalah membayangkan rasanya tidak punya identitas. Tanpa nama, tanpa ingatan, tanpa citra diri, tanpa visi dan misi, tanpa <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/apa-tujuan-hidup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">tujuan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/maria-mimpi-yang-melampaui-kemustahilan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">mimpi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ingin dikejar. Mengerikan, bukan? Hidup pun terasa sia-sia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah mengapa setiap orang, termasuk Anda dan saya, terus mencari, memformulasi, dan membentuk diri kita dengan pertanyaan \u2018siapa saya?\u2019 Jawaban dari pertanyaan itu tidak akan muncul dengan instan. Mungkin, siapa diri Anda baru akan terkuak setelah bertahun-tahun lamanya Anda mencari.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dasar Identitas yang Keliru<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12958 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-2-min.jpg\" alt=\"Identitas-gereja-gkdi 2\" width=\"1000\" height=\"666\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-2-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-2-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-2-min-768x511.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-2-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-2-min-631x420.jpg 631w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika Anda tidak hati-hati, meletakkan identitas di tempat yang salah sama seperti melihat diri melalui cermin yang retak. Mengapa? Karena, hal-hal tersebut tidak benar-benar merefleksikan diri Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada 3 macam hal yang biasa menjadi dasar identitas kita, namun tanpa sadar, bisa membentuk kita secara keliru.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pencapaian atau Prestasi<\/b><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12957 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-3-min.jpg\" alt=\"Identitas-gereja-gkdi 3\" width=\"1000\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-3-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-3-min-300x225.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-3-min-768x576.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-3-min-80x60.jpg 80w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-3-min-265x198.jpg 265w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-3-min-696x522.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-3-min-560x420.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika identitas kita tergantung pada <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/prestasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">prestasi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, sebenarnya kita berdiri di atas dasar yang rapuh. Jika prestasi kita begitu tinggi, kita merasa sangat bangga. Namun, jika prestasi kita rendah, kita akan merasa rendah diri. Masalahnya, adakah jaminan kita akan terus memperoleh<\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sukses\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\"> kesuksesan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">? Tentu tidak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Beginilah firman TUHAN: &#8220;<\/span><\/i><b><i>Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! \u2013 Yeremia 17:5\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidakkah mengandalkan pencapaian sama saja dengan mengandalkan kekuatan diri sendiri? Selain karena kesuksesan dan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bertumbuh-lewat-kegagalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">kegagalan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tidak tetap datangnya, apa yang Anda capai tidak sungguh-sungguh mendeskripsikan siapa diri Anda.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Apa Kata Orang<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12964 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-4-min.jpg\" alt=\"Identitas-gereja-gkdi 4\" width=\"1000\" height=\"668\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-4-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-4-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-4-min-768x513.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-4-min-696x465.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-4-min-629x420.jpg 629w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/persahabatan-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertemanan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki pengaruh yang besar dalam pembentukan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pria\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">karakter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> seseorang. Ini pun berlaku bagi kita. Identitas atau siapa diri kita dapat tergantung pada siapa teman-teman kita. <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/persahabatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin sering kita bergaul dengan seseorang<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, pendapat dan perkataannya mungkin saja membentuk siapa kita sekarang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, kita mungkin akan lebih mudah mengingat atau percaya apa kata <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">teman<\/a> tentang diri kita, lebih dari apa yang Tuhan katakan tentang kita. Di satu sisi, jika seorang teman mengatakan hal yang buruk tentang kita, kita dapat memasukkan kata-kata itu ke dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menjadi-ayah-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hati<\/a> dan percaya bahwa kita buruk. Di sisi lain, jika teman kita terlalu memuji, kita bisa terlalu fokus pada kelebihan dan sulit melihat kekurangan kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang dikatakan pada 1 Korintus 15:33, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJanganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 Jika Anda tidak hati-hati, perkataan-perkataan itulah yang akan membentuk diri Anda, bukan janji-janji Tuhan.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>3. Perasaan dan Pikiran Anda<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12963 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-5-min.jpg\" alt=\"Identitas-gereja-gkdi 5\" width=\"1000\" height=\"666\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-5-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-5-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-5-min-768x511.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-5-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-5-min-631x420.jpg 631w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pikiran-positif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pikiran<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengolah-perasaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">perasaan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> jelas tidak menggambarkan identitas kita dengan tepat. <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/baper\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita bisa merasa begitu luar biasa pada satu hari dan merasa begitu payah di hari yang lain.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Namun, banyak orang mendasari tindakannya dari apa yang mereka pikirkan atau rasakan. Padahal hal itu adalah keliru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini begitu nyata pada orang-orang yang sensitif. Pernahkah Anda mendengar cerita seseorang yang <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mood\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">mood<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">-nya rusak hanya karena satu kejadian buruk? Misalnya, orang itu sedang mengalami hari yang baik, namun karena kopinya tumpah, ia pun langsung uring-uringan sepanjang hari. Jika hal serupa terjadi terus menerus, lama-lama ia dapat berpikir, \u201cAku memang begini orangnya! Ceroboh. Payah.Tidak bisa berubah.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Identitas berdasarkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/3-alasan-mengapa-anda-tidak-seharusnya-berpikiran-jahat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">pikiran<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, dan perasaan jelas tidak kokoh. Bagaimana bisa kita lantas membangun diri di atas sesuatu yang mudah berubah dan berganti setiap hari? Seperti orang yang membangun rumah di atas pasir, kita bisa-bisa menjadi orang yang mudah terombang-ambing, mudah terpengaruh.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSiapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal, tetapi siapa berlaku dengan bijak akan selamat.\u201d \u2013 Amsal 28:26<\/span><\/i><\/p>\n<h2><b>Dasar Identitas Kita: Janji-Janji Tuhan<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12961 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-6-min.jpg\" alt=\"Identitas-gereja-gkdi 6\" width=\"1000\" height=\"666\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-6-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-6-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-6-min-768x511.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-6-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-6-min-631x420.jpg 631w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, kita membutuhkan satu dasar yang kuat dan terpercaya untuk melandasi identitas kita. Apakah itu? <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Firman Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pelangi-usai-hujan-mengingat-janji-tuhan-di-masa-sulit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">janji-janji Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam Alkitab, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gambar-allah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan sudah meletakkan apa yang seharusnya Anda percayai tentang diri <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">Anda sendiri, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan menganggap <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/aman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda begitu berharga<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (Yesaya 43:4, Matius 6:26)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan menciptakan Anda begitu menakjubkan dan indah (Mazmur 139:14)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan berjanji untuk menguatkan dan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tiang-awan-dan-tiang-api\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">menyertai Anda<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (Yesaya 41:10)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">God\u2019s masterpiece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tuhan menciptakan Anda untuk pekerjaan baik (Efesus 2:10)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-yang-terbesar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yesus mengasihi Anda<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Bahkan, Ia rela mati bagi Anda, ketika Anda masih berdosa (Roma 5:7-8)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. \u2013 2 Korintus 5:17<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan biarkan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sesali-masa-lalu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">masa lalu<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> kita, kegagalan, kata-kata orang lain tentang kita yang tidak membangun, perasaan dan pikiran kita mendefinisikan siapa diri kita hari ini. Tuhan Yesus telah mati untuk membuat kita menjadi manusia yang baru. Kita tidak lagi dinilai berdasarkan hal-hal duniawi, tetapi oleh apa yang Tuhan katakan tentang kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih ada banyak lagi janji dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">design<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Tuhan untuk kita yang bisa Anda temukan di dalam Alkitab. Itulah yang seharusnya menjadi pegangan dan identitas kita, yang harus kita percaya. Tuhan, pencipta kita, Dialah yang paling tahu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">blueprint<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kita, siapa kita, dan apa identitas kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang perlu kita lakukan\u00a0 kita harus hidup sesuai dengan identitas yang Tuhan berikan itu. Jika Tuhan melihat kita begitu berharga, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">masterpiece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya Tuhan, kita pun perlu melihat diri kita sesuai cara pandang Tuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>Jadi, Dengan Dasar Apa Kita Membangun Identitas Kita?<\/b><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12962 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-7-min.jpg\" alt=\"Identitas-gereja-gkdi 7\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-7-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-7-min-300x210.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-7-min-768x538.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-7-min-100x70.jpg 100w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-7-min-696x487.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IDENTITAS-7-min-600x420.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencapaian, perkataan orang, serta pikiran dan perasaan kita tidak dapat menjadi dasar yang bisa dipercaya untuk membangun identitas kita. Ketiganya selalu berubah-ubah di dunia yang tidak pasti ini. Namun, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/janji\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">memegang janji Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> akan memberikan Anda suatu rasa aman tanpa tanding, karena <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/resolusi-mengubah-hidup-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">firman Tuhan tidak akan berlalu<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda terlanjur membentuk identitas Anda dengan dasar yang salah, tidak perlu khawatir. Anda bisa membentuk kembali identitas yang baru di dalam Tuhan, sesuai dengan rancangan dan janji Tuhan di dalam Alkitab. Semangat!\u00a0<\/span><\/p>\n<h5><b>&#8211;\u00a0<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gambar-allah\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#000000;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'Arial';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Bagaimana Melihat Diri Sendiri Sesuai Gambar Allah?<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/apa-tujuan-hidup\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Apa Tujuan Hidup Anda?<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengolah-perasaan\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Mengolah Perasaan Menjadi Kekuatan<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman-3\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Tumbuhkan 4 Hal Ini agar Orang Senang Menjadi Teman Anda<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berani\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Berani, Karakter Vital bagi Pertumbuhan dan Perubahan Hidup<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div>\n<h5><b>&#8211;<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Jika berbicara tentang identitas, saya teringat akan lilin malam, yakni sebuah mainan mirip plastisin yang mudah dibentuk (contohnya, play-doh). Sewaktu saya masih TK, ada pelajaran prakarya di mana guru membagi-bagikan lilin yang bisa dibentuk dan dikreasikan sesuka hati. Pelajaran itu terasa mengasyikkan, karena anak-anak bisa membuat apapun yang mereka mau dengan lilin di tangan mereka. &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":18,"featured_media":12960,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,198,206,199,204],"tags":[],"class_list":["post-12954","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-biblical-talk","category-community","category-relationship","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12954"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12954\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16974,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12954\/revisions\/16974"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}