{"id":12967,"date":"2021-09-28T14:00:28","date_gmt":"2021-09-28T14:00:28","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=12967"},"modified":"2023-06-23T10:38:59","modified_gmt":"2023-06-23T10:38:59","slug":"dukacita-kehilangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/dukacita-kehilangan\/","title":{"rendered":"2 Tips Atasi Kehilangan Orang yang Dicintai dengan Penuh Iman"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memasuki satu tahun<\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/covid-19\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\"> pandemi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kehilangan terdengar akrab di telinga kita. Di bulan Juni-Juli 2021, satu per satu berita duka datang seolah tanpa jeda. Bahkan orang-orang terdekat kita pun tidak luput, seperti <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">rekan kerja<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">teman<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sahabat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">sahabat<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, sampai <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rumah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">keluarga<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Wabah <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/penyakit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">penyakit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mungkin tidak pernah terpikir sama sekali, kini datang dan membuat kita kehilangan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menyakiti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">orang-orang yang terkasih<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apapun sebabnya, ditinggalkan orang terkasih bukan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/putus-asa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">masalah<\/a> sepele. Hal ini bisa membawa luka dan duka yang bisa berlarut-larut. Di samping itu, kita mungkin sulit percaya bahwa hal ini terjadi pada hidup kita sendiri. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/perumpamaan-tanah-liat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\u201cMengapa harus aku yang mengalami?\u201d<\/a> Mungkin dalam hati kita bertanya seperti itu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kehilangan = Hal yang akan Dialami Setiap Orang<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12970 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-1-min.jpg\" alt=\"Kehilangan-gereja-gkdi 1\" width=\"1000\" height=\"575\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-1-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-1-min-300x173.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-1-min-768x442.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-1-min-696x400.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-1-min-730x420.jpg 730w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kehilangan. Saya pernah mengalaminya tahun lalu ketika seorang teman gereja saya meninggal secara mendadak. Kabarnya datang tanpa pertanda apapun, masuk tanpa permisi. Ia meninggal karena penyakit jantung yang sudah dideritanya selama bertahun-tahun. Saya syok, tak percaya bahwa teman saya ini sudah tiada. Padahal, beberapa hari sebelumnya, saya dan kawan-kawan masih bercanda ria dengannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di hari ia dimakamkan, saya <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesedihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bersedih<\/a>. Masih tak percaya jika <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kawan<\/a> itu sudah menghadap Tuhan. Pada hari itulah saya menyadari, kehilangan orang terkasih adalah sesuatu yang akan dialami semua orang pada satu titik dalam hidupnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, mengapa kehilangan orang yang terkasih terasa begitu menyakitkan? Ada bermacam-macam alasannya, namun mungkin dua hal berikut yang paling mewakili:<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Kehilangan Terasa Begitu Sakit?<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Kehilangan Melukai secara Emosional<\/b><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12968 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-2-min.jpg\" alt=\"Kehilangan-gereja-gkdi 2\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-2-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-2-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-2-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-2-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-2-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menahan luka secara fisik itu mudah. Namun, kalau sudah hati yang terkena, sakitnya terasa berbeda. Mudah untuk mengobati luka di tubuh. <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pemulihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit kalau hati atau perasaan yang terluka. <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti dikatakan pada Amsal 17:22, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hati yang gembira adalah obat yang manjur, namun semangat yang patah mengeringkan tulang.\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kobarkan-semangat-hidup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">patah semangat<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> saja sudah sangat memengaruhi jiwa kita, apalagi ditinggalkan oleh orang yang dikasihi. Apalagi jika hubungan kita dengan orang tersebut begitu dekat, seperti <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/membangun-keluarga-sehat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">keluarga<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">teman<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sahabat-yang-membangun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">sahabat<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>2. Kehilangan Mengubah Hidup secara Drastis<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12969 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-3-min.jpg\" alt=\"Kehilangan-gereja-gkdi 3\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-3-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-3-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-3-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-3-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-3-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain secara emosional, ditinggalkan oleh orang terkasih juga dapat berdampak pada hidup sehari-hari. Misalnya, jika sebuah keluarga ditinggalkan oleh pihak pencari nafkah, tentu akan memengaruhi <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/strategi-keuangan-minim-bujet-bagi-single-parents\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">keadaan finansial keluarga<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Orang-orang yang biasa menjadi tumpuan hidup, baik secara <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ekonomi-pribadi-pandemi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">ekonomi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau emosi, kini tidak ada lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup pun terasa berbeda. Hari-hari terasa berat dan asing. Rasanya seperti hidup baru saja diruntuhkan dan harus dibangun ulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mudah jika Anda sedang atau pernah mengalami dukacita karena <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengasihi-orang-tua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">kehilangan orang yang Anda cintai.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Namun, setiap orang tidak akan luput dari\u00a0 hal ini. Orang-orang disekeliling kita hanyalah titipan Tuhan dan tidak selamanya mereka bersama kita. Kehilangan tidak terelakkan. Namun, bagaimana kita melewatinya adalah pilihan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Menyikapi Kehilangan dengan Penuh Iman<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12974 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-4-min.jpg\" alt=\"Kehilangan-gereja-gkdi 4\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-4-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-4-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-4-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-4-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-4-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Reaksi orang dalam menghadapi kehilangan berbeda-beda, dan tidak dapat disamakan seluruhnya. Ada orang yang sangat <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesedihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">bersedih<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan ada juga orang yang tidak terlalu bersedih. Namun, boleh dikatakan bahwa kedukaan dan rasa sedih yang menyertai pasti ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana cara menghadapi rasa sedih tersebut? Bolehkah kita berduka sebagai orang yang percaya? Tentu saja boleh. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-sempurna-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yesus<\/a> pun bersedih. Dalam Yohanes 11:33, Yesus, yang mendapati Maria dan Marta bersedih karena meninggalnya Lazarus, turut menangis. Alasannya ada pada ayat 5, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cYesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus.\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, bijakkah bagi kita untuk terus <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesedihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bersedih<\/a>?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dukacita yang dihasilkan kehilangan memang menyakitkan, namun terus-menerus berduka tanpa mencoba bangkit juga tidak akan menghasilkan apa-apa. Orang yang sudah pergi pun tidak akan kembali, meskipun tentu selamanya mereka akan ada di hati kita. Yang perlu kita lakukan adalah <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bangkit-dari-kegagalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">bangkit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan menyikapi kehilangan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/perjuangkan-iman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">dengan penuh iman<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut hal-hal yang Ada perlu lakukan:<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>1. Menerima Kenyataan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12973 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-5-min.jpg\" alt=\"Kehilangan-gereja-gkdi 5\" width=\"1000\" height=\"469\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-5-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-5-min-300x141.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-5-min-768x360.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-5-min-696x326.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-5-min-896x420.jpg 896w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Percayakah kita, bahwa segala sesuatu\u2013baik atau buruk\u2013datang seizin Tuhan? Hal ini disadari oleh Ayub. Ayub kehilangan segalanya dalam satu hari: harta, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/keluarga-adalah-segalanya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keluarga<\/a>, hingga kesehatannya, tanpa alasan yang jelas. Istri Ayub bahkan menasihati, agar ia mengutuk Tuhan dan mati. Namun, apa jawab Ayub?<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTetapi jawab Ayub kepadanya: \u201cEngkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?\u201d Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya\u201d <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ayub 2:10.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejadian baik dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/putus-asa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">buruk<\/a> silih berganti dalam hidup ini. Ada kalanya, kita tidak dapat memilih mana yang kita inginkan dan mana yang kita ingin hindari. Akan tetapi, Ayub menegaskan, apapun yang Tuhan izinkan terjadi, ia menerimanya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah yang perlu kita sadari. Ketika orang yang kita kasihi pergi, itu sudah dalam rencana Tuhan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dan kita perlu untuk bisa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/penerimaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menerima<\/a> kenyataan itu dan melanjutkan hidup.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>2. Percaya bahwa Tuhan akan Menyembuhkan dan Memulihkan<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12972 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-6-min.jpg\" alt=\"Kehilangan-gereja-gkdi 6\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-6-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-6-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-6-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-6-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Kehilangan-6-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentulah Tuhan mengerti bahwa kita berduka. Dan Ia tidak diam. Berulang kali Tuhan berjanji untuk menghibur dan menyembuhkan luka hati kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Mazmur 34:18, dikatakan bahwa, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati,<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Lalu, di Mazmur 147:3, kembali dikatakan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIa menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, pada saatnya nanti, Ia berjanji di dalam Wahyu 21:4 untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8230;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa Tuhan perlu memberi janji ini? Saya percaya bahwa Tuhan mengerti akan kesedihan kita. Ia bukanlah Tuhan yang kejam dan dingin. Sebaliknya, Ia adalah <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/nama-panggilan-bapa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bapa<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menyembuhkan dan menguatkan kita. Kita hanya perlu datang dan minta agar Ia <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">membalut luka-luka kita<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan memberikan penghiburan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekali lagi, kehilangan bukanlah sesuatu yang mudah dihadapi. Ada orang yang bisa pulih dengan cepat. Namun, ada juga yang perlu waktu cukup lama lama untuk pulih. Namun, apapun proses yang kita hadapi, ingatlah bahwa semua ini adalah <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ketika-rencanaku-bukan-rencana-allah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">bagian dari rencana Tuhan <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">dan Ia akan menyembuhkan. Hal ini tentu akan menguatkan kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teruslah berharap dan percaya bahwa Tuhan punya rencana yang terbaik. Ingat, apapun yang terjadi,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> life must goes on<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika Tuhan menyertai kita di masa-masa indah, di masa sulit pun, seperti masa berduka karena kehilangan orang yang kita cintai, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tiang-awan-dan-tiang-api\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan akan tetap menyertai <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">kita. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">God bless you!<\/span><\/i><\/p>\n<h5><b>&#8211;\u00a0<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bertumbuh-dalam-rasa-sakit-2\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Bertumbuh dalam Rasa Sakit<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/badai\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Melewati Badai Bersama Yesus<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gunakan-waktu\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Gunakan Waktu untuk Tiga Hal Berikut, Selagi Masih Bisa Menyebut \u201cHari Ini\u201d<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesedihan\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Berkat Tersembunyi dalam Kesedihan<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kecewa\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Obati Rasa Kecewa dengan Cara Benar<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div>\n<h5><b>&#8211;<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Memasuki satu tahun pandemi, kehilangan terdengar akrab di telinga kita. Di bulan Juni-Juli 2021, satu per satu berita duka datang seolah tanpa jeda. Bahkan orang-orang terdekat kita pun tidak luput, seperti rekan kerja, teman, sahabat, sampai keluarga. Wabah penyakit yang mungkin tidak pernah terpikir sama sekali, kini datang dan membuat kita kehilangan orang-orang yang terkasih. &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":18,"featured_media":12971,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,198,212,213,200,204],"tags":[],"class_list":["post-12967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-biblical-talk","category-heart-and-feeling","category-mental-health","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12967"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17012,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12967\/revisions\/17012"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}