{"id":13248,"date":"2021-10-19T00:00:41","date_gmt":"2021-10-19T00:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=13248"},"modified":"2021-10-19T15:49:02","modified_gmt":"2021-10-19T15:49:02","slug":"terbuka-kepada-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/terbuka-kepada-tuhan\/","title":{"rendered":"Sulit Terbuka kepada Tuhan? Mungkin 3 Hal ini Penyebabnya"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/playlist?list=PLGsEXHP_PBeDvuqrnk7_qhza19p0sML1v\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10283 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist.png\" alt=\"Gereja gkdi lagu\" width=\"1200\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist.png 1200w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-300x60.png 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-1024x205.png 1024w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-768x154.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu, saya adalah orang yang sangat sulit <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/terbuka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">terbuka<\/a> kepada orang lain, karena saya merasa terbuka itu menyingkapkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kelemahan<\/a> dan kejelekan saya. Namun, sulit terbuka kepada orang lain juga mempengaruhi hubungan saya dengan Tuhan. Saya tidak merasa aman untuk terbuka kepada Tuhan, karena saya juga tidak ingin kelemahan-kelemahan saya diketahui Tuhan. Meskipun saya tahu, bahwa Tuhan sebenarnya juga sudah tahu semuanya tentang saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, perlahan-lahan, ketidakterbukaan saya kepada <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pasrah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> mulai terkikis semenjak saya mengikut Tuhan. Suatu pagi, ketika sedang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/malas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membaca Alkitab<\/a>, saya merasa tertusuk ketika membaca Mazmur 119 :26, yang berbunyi,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJalan-jalan hidupku telah aku ceritakan dan Engkau menjawab aku \u2013 ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.\u201d Penulis Mazmur merasa akrab dengan Tuhan, sehingga ia nyaman untuk terbuka kepada-Nya. Tuhan pun membalas dengan mengajarkan firman-Nya lebih lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini membuat saya tersentak. Sudah begitu lama saya suka menyembunyikan hal-hal tertentu dari Tuhan, padahal Ia tahu. Tanpa kejujuran dan keterbukaan, bagaimana Tuhan bisa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bekerja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bekerja<\/a> dalam hidup saya?\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Kita harus Terbuka kepada Tuhan?<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13250 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-1-ff-min-1.jpg\" alt=\"Terbuka 2-gereja-gkdi 1\" width=\"1000\" height=\"665\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-1-ff-min-1.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-1-ff-min-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-1-ff-min-1-768x511.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-1-ff-min-1-696x463.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-1-ff-min-1-632x420.jpg 632w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kita merindukan Tuhan bekerja dalam hidup kita, keterbukaan adalah salah satu syarat mutlak. Mungkin kita pernah bertanya: \u201cTuhan kan sudah tahu tentang saya, kenapa saya harus terbuka?\u201d Ini memang benar, namun Tuhan ingin <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/efektif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memiliki hubungan<\/a> dengan kita. Dari hubungan itulah Ia dapat bekerja dalam hidup kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertulis di Yohanes 15:5, \u201cAkulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.\u201d Inilah desain Tuhan dalam hidup kita: kita tinggal di dalam Dia, dan kita menghasilkan buah oleh karena Dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pula, bukankah Tuhan ingin kita <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/nama-panggilan-bapa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memanggil-Nya dengan sebutan Bapa<\/a> (Roma 8:15)? Hubungan seorang bapa atau ayah dengan anaknya menyiratkan keterbukaan. Bagaimana kita bisa menjadikan Tuhan sebagai Bapa jika kita tidak terbuka?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika selama ini kita merasa sulit terbuka kepada Tuhan, apakah 3 hal ini penyebabnya?<\/span><\/p>\n<h2><b>3 Penyebab Kita Tidak Terbuka kepada Tuhan<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Dosa<\/b><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13249 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-2-ff-min-1.jpg\" alt=\"Terbuka 2-gereja-gkdi 2\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-2-ff-min-1.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-2-ff-min-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-2-ff-min-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-2-ff-min-1-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-2-ff-min-1-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kita melanggar hukum Allah, reaksi kita tentu adalah malu dan takut. Lalu kita pun bersembunyi dari Tuhan. Seperti Adam dan Hawa yang tertangkap basah memakan buah pengetahuan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKetika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, [&#8230;] bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(Kejadian 3:8).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita sudah tahu akhir dari cerita ini. Ketidakmampuan Adam dan Hawa untuk terbuka akhirnya membuat mereka terusir dari Taman Eden. Namun, pernahkah kita renungkan, bahwa ketidakterbukaan itu juga akan menghalangi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ketika-rencanaku-bukan-rencana-allah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rencana Tuhan dalam hidup kita<\/a>? Terutama jika ada andil dosa di situ.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk merestorasi hubungan dengan Allah, kita perlu mengaku dosa, baik kepada Tuhan maupun sesama kita (Yakobus 5:16). Dikatakan dalam 1 Yohanes 1:9, \u201cJika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adakah kita masih terbuka kepada Tuhan akan dosa-dosa kita? Apakah kita masih meminta bantuan-Nya untuk menang atas dosa-dosa tersebut?<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Rasa Kurang Percaya<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13254 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-3-ff-min-1.jpg\" alt=\"Terbuka 2-gereja-gkdi 3\" width=\"1000\" height=\"666\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-3-ff-min-1.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-3-ff-min-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-3-ff-min-1-768x511.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-3-ff-min-1-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-3-ff-min-1-631x420.jpg 631w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di bangku SMP, saya pernah menjadi korban <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bullying<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ada teman-teman yang dengan sengaja menjadikan saya bahan tertawaan. Karena saya tidak membalas, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bullying<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu makin menjadi-jadi. Hati saya pun pahit. Akhirnya, saya sulit percaya dengan orang lain, terutama dengan mereka yang sikapnya mirip dengan mereka yang mem-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bully<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, tanpa saya sadari, hal ini memburamkan cara saya memandang orang lain. Saya jadi menganggap bahwa semua orang jahat. Sulit bagi saya untuk terbuka dan percaya kepada orang lain. Pula, perasaan ini menyulitkan saya terbuka dengan Tuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Trauma masa lalu bisa jadi pemicu yang menghalangi kita untuk percaya dengan Tuhan. Mengapa? Karena kita cenderung menggunakan pengalaman kita dengan manusia untuk melihat Tuhan. Jika masalah ini tidak ditangani, kita bisa gagal melihat Tuhan yang penuh kasih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pun memutuskan untuk melawan rasa sulit percaya itu. Di 1 Yohanes 4:18 dikatakan, \u201cDi dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan tidak sama dengan teman-teman saya, tidak seperti orang-orang lain. Ia adalah Pribadi yang penuh kasih. Ia peduli dengan saya, dan Ia punya rencana yang agung untuk saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kita sungguh percaya akan kasih Tuhan, tidak akan ada lagi ketakutan untuk terbuka kepada Tuhan.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>3. Ego berlebihan<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13253 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-4-ff-min-1.jpg\" alt=\"Terbuka 2-gereja-gkdi 4\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-4-ff-min-1.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-4-ff-min-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-4-ff-min-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-4-ff-min-1-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-4-ff-min-1-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak seperti anggapan umum, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/egois\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ego<\/a> bukanlah sesuatu yang buruk. Memiliki ego dengan kadar yang sehat adalah tanda pribadi yang sehat juga: berpendirian, mampu membuat keputusan, dan bisa mandiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang salah adalah ketika ego itu menjadi terlalu besar. Seseorang dapat menjadi egois, terlalu mengandalkan diri sendiri, merasa tidak butuh orang lain, tidak lagi mendengarkan suara atau nasehat orang lain, termasuk suara Tuhan. Kalau sudah begini, orang akan cenderung susah untuk terbuka kepada Tuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertulis di Yakobus 4:6b, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201dAllah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Kerendahan hati adalah salah satu syarat untuk bisa terbuka dan dekat dengan Tuhan. Dan juga, dengan kerendahan hati, lebih mudah bagi kita untuk menerima firman Tuhan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Terbuka kepada Allah = Hidup yang Diubahkan<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13252 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-5-ff-min.jpg\" alt=\"Terbuka 2-gereja-gkdi 5\" width=\"1000\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-5-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-5-ff-min-300x160.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-5-ff-min-768x410.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-5-ff-min-696x372.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/terbuka-5-ff-min-787x420.jpg 787w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terbuka kepada Allah adalah syarat penting untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bertumbuh<\/a>. Tidak ada kerja Tuhan tanpa keterbukaan. Tuhan juga tidak mampu mengajarkan hikmat-Nya jika kita masih tinggi hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda rindu untuk mengalami kerja Tuhan dalam hidup Anda, maka sangat penting untuk Anda terbuka kepada-Nya. Hal apa saja yang dapat kita sampaikan atau ceritakan kepada Tuhan? Apapun. Baik itu <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gunung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">masalah<\/a>, pergumulan, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/benci-dosa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dosa<\/a>, ketakutan, impian, dan harapan Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterbukaan adalah awal dari perubahan!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan terbuka kepada <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/6-manfaat-berdoa-bersama-orang-lain-bagian-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">orang lain<\/a>, kita bisa lebih dekat dengan mereka. Dengan terbuka kepada Tuhan, tentu hal ini juga dapat membuat kita lebih dekat dengan Tuhan. Apakah Anda rindu untuk bisa terbuka dan memiliki hubungan yang dalam dengan-Nya? Mari bergabung dengan komunitas kami melalui kontak di bawah ini. Komunitas kami siap membantu Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan Yesus memberkati.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h5><b>&#8211;\u00a0<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/malas\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Saat Kenyataan Tak Sejalan dengan Doa<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bagaimana-berdoa\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Bagaimana Berdoa ketika Merasa Tuhan Tidak Mendengar?<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gambar\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:15px;color:#4192d9;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Kerendahan Hati: Sudahkah Anda Sesuai Gambar Tuhan?<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tumbuhkan-karakter\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:15px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Tumbuhkan Karakter Baik Lewat Masa-Masa Sulit<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saat\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:15px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Malas Saat Teduh? Ini Cara Tumbuhkan Kembali Minat Anda<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h5><b>&#8211;<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Dulu, saya adalah orang yang sangat sulit terbuka kepada orang lain, karena saya merasa terbuka itu menyingkapkan kelemahan dan kejelekan saya. Namun, sulit terbuka kepada orang lain juga mempengaruhi hubungan saya dengan Tuhan. Saya tidak merasa aman untuk terbuka kepada Tuhan, karena saya juga tidak ingin kelemahan-kelemahan saya diketahui Tuhan. Meskipun saya tahu, bahwa Tuhan &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":18,"featured_media":13251,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,198,212,200,204],"tags":[],"class_list":["post-13248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-biblical-talk","category-heart-and-feeling","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13248\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}