{"id":13353,"date":"2021-10-23T17:48:23","date_gmt":"2021-10-23T17:48:23","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=13353"},"modified":"2024-03-27T09:25:36","modified_gmt":"2024-03-27T09:25:36","slug":"salib-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/salib-1\/","title":{"rendered":"Pesan dari Salib Kristus (The Message of The Cross)"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/playlist?list=PLGsEXHP_PBeDvuqrnk7_qhza19p0sML1v\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10283 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist.png\" alt=\"Gereja gkdi lagu\" width=\"1200\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist.png 1200w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-300x60.png 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-1024x205.png 1024w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-768x154.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai seorang Kristen, tentunya kata \u201csalib\u201d bukan sesuatu hal yang baru untuk kita. Kita tahu bahwa Yesus mati di kayu <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/meneladani-salib-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">salib <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">untuk menebus dosa kita. Dan itulah juga salah satu alasan mengapa kita mau hidup mengikut Yesus. Namun, lebih dalam dari itu, pernahkan Anda berpikir lebih jauh tentang maksud dan pesan dari <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/memikul-salib\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">salib <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">itu dalam hidup Anda?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pernah membaca dan bersaat teduh dari buku \u201c30 Hari di bawah Kaki Salib\u201d. Mendalaminya membantu saya untuk <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/perjamuan-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">menghargai pengorbanan Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan lebih dalam lagi. Ada banyak pesan dan nilai-nilai yang dapat saya ambil untuk <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengukur-kedewasaan-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">pertumbuhan rohani<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesan apa yang Tuhan mau sampaikan melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib? Dan apa yang dapat kita pelajari dan praktekkan dari hal-hal tersebut?<\/span><\/p>\n<h2><b>5S: Pesan dari Salib Kristus untuk Kita<\/b><\/h2>\n<h3><b>1.<i> Saving Love <\/i><\/b><b>(Kasih yang Menyelamatkan)<\/b><\/h3>\n<p><b><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13359 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-1-ff-min.jpg\" alt=\"Salib-gereja-gkdi 1\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-1-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-1-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-1-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-1-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-1-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Yohanes 3:16\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat ini begitu <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tetap-setia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">populer<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di kalangan orang Kristen. Mungkin kita pun sudah hafal mati dengan ayat ini. Pengorbanan Yesus mengingatkan kita akan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-yang-terbesar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">kasih-Nya yang menyelamatkan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> kita, meskipun tidak menyelamatkan nyawa-Nya. Kematian-Nya adalah harga yang harus Tuhan bayar agar <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/benci-dosa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">dosa <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">kita dihapuskan dan mendapat keselamatan kekal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasih-Nya diberikan kepada kita secara cuma-cuma namun bukan murahan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">It\u2019s free but not priceless. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Kita menerimanya gratis, bukan karena hal itu tidak berharga. Ada <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/harga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">harga mahal yang harus dibayar<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu darah-Nya yang tercurah di atas kayu salib.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasih Tuhan yang menyelamatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(God\u2019s saving love)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, menyelamatkan kita. Jika ada orang yang mau mati buat kita agar kita bisa <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/perasaan-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">hidup<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, bagaimana sikap kita terhadap orang itu? Sudah tentu kita tidak akan menyia-nyiakan hidup kita dan mengasihi orang itu dengan sepenuh <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hati-seperti-apa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">hati<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya, bagaimana respons kita terhadap kasih Tuhan itu? Apakah kita sudah mengasihi Tuhan sepenuh hati? Apakah kita juga <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menyakiti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">mengasihi orang lain<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagaimana Tuhan mengasihi kita? Apakah kita juga memiliki hati untuk menyelamatkan orang lain yang belum mengenal-Nya?<\/span><\/p>\n<h3><b>2. <i>Suffering<\/i><\/b><b> (Penderitaan)<\/b><\/h3>\n<p><b><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13357 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-2-ff-min.jpg\" alt=\"Salib-gereja-gkdi 2\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-2-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-2-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-2-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-2-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-2-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil. Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">1 Petrus 2:23-24<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salib Kristus mengingatkan kita akan penderitaan yang Tuhan tidak layak terima. Ia diam seperti domba yang dibawa ke penggirikan, bukan karena Ia pasrah, tetapi karena Ia <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">taat<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan karena tidak sanggup melawan, tetapi Ia memilih untuk tidak melawan.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menderita bukan karena <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesalahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">kesalahan <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang Ia lakukan, tetapi karena kasih-Nya kepada kita dan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/taat-itu-sederhana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">ketaatan-Nya<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> pada Bapa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Yesus saja menderita, kita juga pasti akan mengalami banyak penderitaan karena mengikut Yesus. Bagaimana jika kita harus dianggap aneh, dihina, dan dikucilkan karena kita memilih untuk melakukan yang benar?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapkah kita menderita karena menyangkal diri, meninggalkan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/dosa-orang-tua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">dosa<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, dan berubah dari cara hidup yang lama, yang mungkin sudah nyaman untuk kita? Maukah kita membayar harga penderitaan ini dan tetap mengikut Dia?<\/span><\/p>\n<h3><b>3.<i> Self-Denial<\/i><\/b><b> (Penyangkalan Diri)<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13356 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-3-ff-min.jpg\" alt=\"Salib-gereja-gkdi 3\" width=\"1000\" height=\"605\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-3-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-3-ff-min-300x182.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-3-ff-min-768x465.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-3-ff-min-696x421.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-3-ff-min-694x420.jpg 694w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: &#8220;Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Markus 8:34\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa maksud dari menyangkal diri? Menyangkal diri adalah lebih memilih melakukan kehendak Tuhan daripada melakukan keinginan kita yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Contohnya, Anda menahan diri tidak menonton atau bermain <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">media sosial, demi b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ersaat teduh. Apakah aktif di <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bijak-gunakan-media-sosial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">media sosial<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> itu dosa? Tentu saja tidak. Tetapi saat Anda memilih untuk mengesampingkan keinginan Anda untuk melakukan kehendak Tuhan, saat itu Anda sedang menyangkal diri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan Yesus sudah melakukan penyangkalan diri yang amat besar. Dikatakan dalam Matius 26:39, \u201c&#8230;Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.&#8221;\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yesus menyangkal diri dengan melakukan <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/pdkt-pastikan-dia-kehendak-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">kehendak <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">Bapa di atas kehendak-Nya. Ia mau minum cawan yang tidak ingin Dia minum. Ia rela mati di kayu salib demi dosa-dosa kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Bagaimana hidup kita hari ini? Apakah kita masih menyangkal diri dalam kehidupan kita? Kehendak siapa yang lebih sering kita lakukan? Kehendak Tuhan atau iblis atau diri kita sendiri? Maukah Anda menyangkal diri seperti yang Yesus sudah lakukan, yaitu lebih mengutamakan melakukan kehendak <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saya-percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">diatas segalanya?<\/span><\/p>\n<h3><b>4. <i>Sacrifice<\/i><\/b><b> (Pengorbanan)<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13360 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-4-ff.jpg\" alt=\"Salib-gereja-gkdi 4\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-4-ff.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-4-ff-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-4-ff-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-4-ff-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-4-ff-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Roma 12:1\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara tentang pengorbanan, tidak terhitung pengorbanan yang Yesus lakukan kepada kita. Dia Tuhan, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-para-raja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Raja<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, pemilik alam semesta, lahir di dunia, mati di atas kayu salib, untuk menebus dosa kita. Dia mengorbankan diri-Nya bagi kita saat kita masih menjadi musuh-Nya (Roma 5:10). Jika kita baik, mungkin ada yang mau mati buat kita. Namun, Jika kita jahat, dan ada Seseorang yang mau mati buat kita, seberapa besar pengorbanan Tuhan itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang yang sudah diselamatkan, Tuhan mau kita mengorbankan diri sebagai persembahan yang hidup, yaitu dengan cara hidup kudus dan benar di hadapan Allah. Itulah ibadah yang <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hati-seperti-apa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> inginkan. Maukah kita juga berkorban bagi Tuhan? Maukah kita berkorban untuk satu sama lain karena kita mengasihi Tuhan?<\/span><\/p>\n<h3><b>5. <i>Service<\/i><\/b><b> (Pelayanan)<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13361 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-5-ff.jpg\" alt=\"Salib-gereja-gkdi 5\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-5-ff.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-5-ff-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-5-ff-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-5-ff-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/salib-5-ff-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Matius 20:28\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat tersebut berkata, bahwa Yesus datang ke dunia bukan untuk dilayani, melainkan untuk <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">melayani<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Ia yang adalah Guru dan Tuhan, mau merendahkan diri mencuci kaki murid-murid-Nya, Bahkan sampai mati di kayu salib. Salib adalah\u00a0 hukuman yang paling brutal, kejam, dan memalukan yang diberikan untuk para budak, tokoh agama atau politik yang melakukan provokator, dan orang-orang yang kehilangan hak asasinya. Padahal Yesus tidak berdosa sama sekali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam Alkitab, kita bisa melihat, sepanjang hidup-Nya, Yesus <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/melayani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">melayani<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Ia mengajar, menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, memberi makan banyak orang, mengasihi dan memberi pengaruh dalam setiap orang yang Dia sentuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengorbanan Yesus di kayu salib memberi makna bahwa hidup ini bukan soal tentang diri sendiri saja, tetapi juga tentang orang lain. Firman Tuhan di dalam Filipi 2:4 mengajarkan untuk meletakkan kepentingan orang lain di atas kepentingan kita sendiri. Apakah kita melihat diri sendiri lebih utama sehingga pantas dilayani? Apakah kita, dengan senang hati, siap melayani dan membantu satu sama lain yang membutuhkan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kematian Yesus di kayu salib memberikan pesan 5S untuk kita lakukan, yaitu <\/span><b><i>saving love, suffering, self-denial, sacrifice, and service<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Sudahkah kita merespon secara serius pengorbanan-Nya untuk kita? Tuhan mau kita hidup mengikuti jejak-Nya dan melakukan 5 hal ini untuk-Nya dan sesama. Apa saja dan sejauh mana kita sudah melangkah menurut kehendak-Nya? Mari kita lakukan 5s tersebut dengan lebih sungguh-sungguh lagi. Semangat!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Referensi:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">www.livescience.com\/65283-crucifixion-history.html<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">www.britannica.com\/topic\/crucifixion-capital-punishment<\/span><\/p>\n<h5><b>&#8211;\u00a0<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/bahasa-kasih-tuhan\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#000000;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'Arial';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Bahasa Kasih Tuhan<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/belas-kasihan\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Belas Kasihan Kita, Cara Tuhan Menjawab Doa Mereka<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ucapkan-terima-kasih\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:13px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Ucapkan \u201cTerima Kasih, Tuhan!\u201d untuk 4 Hal Ini<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ekspektasi\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:15px;color:#4192d9;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Poppins';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Ekspektasi Tuhan dan Ekspektasi Manusia<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"waffle-rich-text-link\" data-sheets-formula-bar-text-link=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gereja-adalah-orangnya\/\" data-sheets-formula-bar-text-style=\"font-size:15px;color:#1155cc;font-weight:normal;text-decoration:underline;font-family:'docs-Calibri';font-style:normal;text-decoration-skip-ink:none;\">Kenali 4 Ciri Hubungan Tak Sehat dan Cara Mengatasinya<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h5><b>&#8211;<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/span><\/p>\n<p><b>&#8211;<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Sebagai seorang Kristen, tentunya kata \u201csalib\u201d bukan sesuatu hal yang baru untuk kita. Kita tahu bahwa Yesus mati di kayu salib untuk menebus dosa kita. Dan itulah juga salah satu alasan mengapa kita mau hidup mengikut Yesus. Namun, lebih dalam dari itu, pernahkan Anda berpikir lebih jauh tentang maksud dan pesan dari salib itu dalam &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":18,"featured_media":13364,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,202,198,204],"tags":[],"class_list":["post-13353","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-bible-and-character","category-biblical-talk","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13353","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13353"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13353\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21411,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13353\/revisions\/21411"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13364"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13353"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13353"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13353"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}