{"id":13844,"date":"2022-02-03T15:21:28","date_gmt":"2022-02-03T15:21:28","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=13844"},"modified":"2023-06-20T10:02:30","modified_gmt":"2023-06-20T10:02:30","slug":"perpuluhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/perpuluhan\/","title":{"rendered":"4 Sikap Hati dalam Memberi Perpuluhan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata perpuluhan?<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengkhususkan 10% pendapatan kita untuk <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/tuhan-akan-membuat-kasih-kita-menjadi-cukup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">? Sebuah kewajiban? Sebuah kerelaan yang diharuskan? Apa pun itu, boleh jadi bagi sebagian dari kita, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/memberi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">memberi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> perpuluhan terasa kurang menyenangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berkat-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">berkat<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> mengalir lancar, mengembalikan 10% kepada Tuhan mungkin terasa ringan. Namun, saat hidup sedang dalam pergumulan? Kalau boleh <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kejujuran-si-pahit-yang-berbuah-manis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">jujur<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, mungkin ada kalanya kita berpikir dapat menggunakannya untuk hal lain. Atau bisa jadi, semakin besar pendapatan kita, semakin besar perpuluhan itu terasa. Apakah hal seperti ini pernah terbesit di hati Anda?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat manusiawi jika kita pernah berpikir seperti itu. Karenanya, tidak ada salahnya jika kita belajar lagi tentang perpuluhan. Karena sebenarnya, perpuluhan adalah sesuatu yang indah. Jika dilakukan dengan benar, hal ini membantu kita untuk <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bertumbuh-dalam-rasa-sakit-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">bertumbuh dalam<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> kerohanian. Dengan sikap hati yang benar, kita dapat memiliki pandangan yang benar akan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/peran-uang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">uang<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan juga akan Tuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Saya Perlu Memberi Perpuluhan?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13851 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-1-ff-min.jpg\" alt=\"perpuluhan-gereja-gkdi 1\" width=\"1000\" height=\"761\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-1-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-1-ff-min-300x228.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-1-ff-min-768x584.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-1-ff-min-80x60.jpg 80w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-1-ff-min-696x530.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-1-ff-min-552x420.jpg 552w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kita berpikir sudah tahu jawabannya. Tetapi, tidak ada salahnya melihat alasan-alasannya sekali lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perintah untuk memberikan sepersepuluh dari harta mulai tercatat di Imamat 27: 30-32. Dikatakan, bahwa, \u201cDemikian juga <\/span><b>segala persembahan persepuluhan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, <\/span><b>adalah milik TUHAN<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">; itulah persembahan kudus bagi TUHAN.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">sepersepuluh dari hasil pertanian dan peternakan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah milik Tuhan; itulah persembahan kudus bagi Tuhan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya saat itu adalah untuk men-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">support<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> suku Lewi yang tidak memiliki tanah pusaka (Bilangan 18:21). Selain itu, juga agar <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bangsa-israel-faith-vs-fear\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">orang Israel<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> belajar untuk melihat Tuhan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">provider<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pemberi berkat. Di dalam Ulangan 14:23 tertulis,<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDi hadapan Tuhan, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah engkau memakan persembahan persepuluhan dari gandummu, dari anggurmu dan minyakmu, ataupun dari anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu, supaya engkau belajar untuk selalu takut akan Tuhan, Allahmu.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kita renungkan, persembahan perpuluhan digunakan untuk mendukung <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/suka-menunda-pekerjaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">pekerjaan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Tuhan dan juga mengingatkan bahwa Tuhanlah yang memberi berkat. Suatu alasan yang sangat baik untuk kerohanian kita, bukan?<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Sikap Hati Penting dalam memberi perpuluhan?<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13850 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-2-ff-min.jpg\" alt=\"perpuluhan-gereja-gkdi 2\" width=\"1000\" height=\"645\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-2-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-2-ff-min-300x194.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-2-ff-min-768x495.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-2-ff-min-696x449.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-2-ff-min-651x420.jpg 651w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apakah sekadar memberi saja cukup? Ternyata tidak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan pernah menegur orang Israel karena meskipun memberi persembahan, mereka tidak memiliki <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengeluh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">sikap hati yang benar<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertulis di Yesaya 1:13, \u201c<\/span><b><i>Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan tidak sekadar menginginkan persembahan Anda. Ia menginginkan sikap hati dan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengeluh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">karakter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berkenan dalam memberi. Apalagi, pemberian itu ditujukan kepada-Nya. Bukankah Tuhan sebenarnya tidak memerlukan pemberian kita? Tetapi, sikap hati kitalah yang menjadi persembahan yang menyenangkan bagi-Nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya kita pernah mendengar kisah Ananias dan Safira yang mati karena tidak jujur dalam memberi (Kisah Para Rasul. 5:1- 11). Pasangan ini mengira pemberian merekalah yang penting. Padahal kejujuran dan sikap hati mereka yang jauh lebih penting. Mereka mungkin dapat menipu manusia, tetapi tidak dengan Tuhan. Siapa mengira pelanggaran itu begitu fatal akibatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya kisah mereka ditulis bukan untuk menakut-nakuti kita agar memberi. Tentunya melalui kisah ini Tuhan ingin menunjukkan betapa penting bagi-Nya sikap hati kita dalam memberi. Jangan kita memberi agar mendapat penghargaan atau pujian dari orang lain. Jangan juga tidak jujur dalam pemberian kita atau memberi dengan terpaksa. Kita perlu memberi dengan sukarela dan sukacita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">hari ini kita mengambil waktu untuk merenungkan kembali dan mengoreksi sikap hati kita saat memberi. Termasuk, saat memberi perpuluhan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Memberi Perpuluhan dengan Sikap Hati yang Benar<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13849 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-3-ff-min.jpg\" alt=\"perpuluhan-gereja-gkdi 3\" width=\"1000\" height=\"668\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-3-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-3-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-3-ff-min-768x513.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-3-ff-min-696x465.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-3-ff-min-629x420.jpg 629w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau begitu, sikap hati apa yang berkenan di mata Tuhan dalam memberi? Berikut ini adalah beberapa yang penting kita miliki:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Sukacita<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13848 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-4-ff-min.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-4-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-4-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-4-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-4-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-4-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama-tama, Tuhan ingin agar siapapun yang memberi persembahan melakukannya dengan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/benarkah-perbandingan-pencuri-sukacita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">sukacita<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasul Paulus dalam 2 Korintus 9:7 berkata, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, sukacita adalah sikap pertama yang perlu Anda miliki dalam memberi. Namun, bagaimana caranya? Salah satu hal yang perlu selalu kita ingat adalah bahwa segala harta milik kita berasal dari Allah. Perpuluhan adalah bukti syukur kita kepada-Nya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perpuluhan adalah sebentuk <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rasa-syukur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">syukur<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang Anda persembahkan atas kebaikan Allah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 <\/span><b>Tulus<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13847 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-5-ff-min.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-5-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-5-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-5-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-5-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-5-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kita memberi agar Allah membalas lebih banyak lagi? Ataukah kita memberi hanya karena kita ingin memuliakan-Nya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Matius 6: 1-4, Yesus mengingatkan pendengar-Nya untuk memberi tanpa maksud atau niat tersembunyi. Ayat 3-4 berbunyi, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita memberi perpuluhan karena ingin memuliakan Tuhan dari penghasilan kita. Balasan yang akan Tuhan berikan sepenuhnya adalah hak Tuhan. Karena itu, sebelum memberi mari kita sama-sama memeriksa hati dan memastikan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tulus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">ketulusan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> kita.<\/span><\/p>\n<h3><b>3.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 <\/span><b>Konsisten<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13853 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-6-ff-min.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"693\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-6-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-6-ff-min-300x208.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-6-ff-min-768x532.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-6-ff-min-100x70.jpg 100w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-6-ff-min-218x150.jpg 218w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-6-ff-min-696x482.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-6-ff-min-606x420.jpg 606w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Tuhan memberkati Anda tanpa gagal, sudah sepantasnya kita terus bersyukur kepada-Nya juga tanpa <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bangkit-dari-kegagalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">gagal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang dikatakan-Nya di Maleakhi 3:10, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita memang tidak boleh memberi dengan mengharapkan balasan, tetapi Tuhan sendiri telah berjanji akan melimpahkan berkat-Nya. Ini adalah suatu bahan perenungan yang baik bagi kita. Apakah Tuhan selama ini pernah gagal memelihara kita?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tidak, maka perpuluhan semestinya menjadi sebuah <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/adaptasi-kebiasaan-baru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">kebiasaan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebuah <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">gaya hidup<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> murid-<\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/12-murid-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">murid<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Yesus. Terdorong oleh rasa syukur yang melimpah kepada Tuhan, perpuluhan tidak lagi menjadi kewajiban. Namun, sebuah kesempatan untuk memuliakan Tuhan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Memberi dari Hati<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13854 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-7-ff-min.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-7-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-7-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-7-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-7-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/perpuluhan-7-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan tentang seberapa banyak kita memberi, tetapi tentang seberapa banyak <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-yang-terbesar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">kasih<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kita curahkan dalam pemberian kita. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Seberapa besar kasih kita kepada Allah saat memberi perpuluhan. Itulah yang harus selalu kita tanyakan kepada diri kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudahkah kita memberi karena kita benar-benar mengasihi Dia? Saat kita memberi dengan sikap hati yang benar, maka kita akan semakin jelas melihat berkat-berkatNya melimpah dalam hidup kita. Amin.<\/span><\/p>\n<h5><b>&#8211;\u00a0<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/memberi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Miliki Hati yang Memberi<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/masalah-finansial-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Solusi Atasi Stres Akibat Masalah Finansial Keluarga<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/peran-uang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">It\u2019s All about Money: Waspadai 3 Gejala Hamba Uang<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kelola-uang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bijak seperti Semut: Kelola Uang dengan Strategi Tepat<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berkat-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Thanksgiving: Belajar Memahami Berkat Tuhan<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h5><b>&#8211;<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata perpuluhan?\u00a0 Mengkhususkan 10% pendapatan kita untuk Tuhan? Sebuah kewajiban? Sebuah kerelaan yang diharuskan? Apa pun itu, boleh jadi bagi sebagian dari kita, memberi perpuluhan terasa kurang menyenangkan. Saat berkat mengalir lancar, mengembalikan 10% kepada Tuhan mungkin terasa ringan. Namun, saat hidup sedang dalam pergumulan? Kalau boleh jujur, mungkin &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":18,"featured_media":13852,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[1,202,198,211,99,203,200],"tags":[],"class_list":["post-13844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","category-bible-and-character","category-biblical-talk","category-character","category-devotionals","category-lifestyle","category-self-development"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13844"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13844\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16969,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13844\/revisions\/16969"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}