{"id":13857,"date":"2022-02-06T04:35:00","date_gmt":"2022-02-06T04:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=13857"},"modified":"2022-02-15T16:43:41","modified_gmt":"2022-02-15T16:43:41","slug":"tuhan-adil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/tuhan-adil\/","title":{"rendered":"Apakah Tuhan Itu Adil?"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/playlist?list=PLGsEXHP_PBeDvuqrnk7_qhza19p0sML1v\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10283\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist.png\" alt=\"Gereja gkdi lagu\" width=\"1200\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist.png 1200w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-300x60.png 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-1024x205.png 1024w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-768x154.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kita merasa bahwa <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/ketika-tuhan-menangis-lukas-1941\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak adil dalam hidup ini? Seolah-olah, hidup ini terdiri atas dua bagian: mereka yang <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tips-sukses-ldr\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">bahagia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan mereka yang tidak bahagia. Ada yang memiliki segalanya, ada yang kekurangan. Ada yang tampak mudah hidupnya, dan ada yang harus bekerja keras hanya untuk bertahan hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian orang diberkati dengan <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/kasih-sayang-orang-tua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">kasih sayang yang melimpah dari orang tua<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, ada juga yang terlahir yatim piatu, atau hanya memiliki salah satu orang tua. Sebagian memiliki hidup yang <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sukses\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">sukses<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, dapat kuliah di luar negeri, menikah, punya <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/tanda-keluarga-bahagia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">keluarga bahagia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, sebagian lagi mungkin masih <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kebebasan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">sendiri<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di usia yang sudah dewasa dengan hidup dan masih terus berjuang dalam hal <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/strategi-keuangan-minim-bujet-bagi-single-parents\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">keuangan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua ini bisa mengarahkan kita berpikir bahwa Tuhan tidak adil. Mengapa orang lain terasa begitu bahagia, sedangkan hidup kita terasa sulit atau biasa saja? Inikah yang disebut adil? Benarkah Tuhan tidak adil? Mungkin itu yang kerap kali menjadi pertanyaan kita. Untuk menjawab pertanyaan itu, mari kita melihat lebih dalam, dari firman Tuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Rancangan Tuhan Melebihi Rancangan Kita<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13867 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-1-ff-min.jpg\" alt=\"adil-gereja-gkdi 1\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-1-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-1-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-1-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-1-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-1-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ia\u00a0 membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir &#8211; Pengkhotbah 3:11<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengalaman saya menunjukkan, bahwa kesulitan yang Anda alami boleh jadi adalah bagian dari <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ketika-rencanaku-bukan-rencana-allah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">rencana Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang baik. Namun, saat itu, mungkin Anda belum dapat melihat indahnya rencana Tuhan itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bertahun-tahun yang lalu, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kelola-konflik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">pernikahan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> saya sedang di ambang kehancuran. Saya sedang hamil besar pada waktu itu. Saya pun berpikir, mengapa Tuhan memberi saya satu anak lagi pada keadaan seperti ini? Mengapa Ia menambah tanggung jawab saya, sementara Ia tahu pernikahan saya akan berakhir? Saya rasa, Tuhan tidak adil. Sampai anak itu lahir, saya masih tak mengerti rencana Tuhan yang satu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tahun kemudian, barulah saya mengerti. Anak tersebut menjadi <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">anak<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sangat menolong, menghibur, memberi sukacita, dan menguatkan saya. Saat itulah saya mengakui, Tuhan bukan tidak adil bagi saya, melainkan Ia memiliki satu rencana yang melebihi pemahaman saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin saat ini Anda sedang ditimpa berbagai <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/masalah-finansial-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">masalah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Mungkin ada hal-hal buruk silih berganti dalam hidup Anda. Namun percayalah, ini bukan akhir dari segalanya. Tuhan belum selesai dengan Anda. Saat ini, Anda mungkin belum mengerti. Namun seiring waktu, Tuhan akan menunjukkan rencana-Nya yang sempurna dalam hidup Anda. Jadi, jangan tergesa-gesa memberi label bahwa Tuhan tidak adil.<\/span><\/p>\n<h2><b>Ketidakadilan = Disiplin dari Tuhan?<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13866 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-2-ff-min.jpg\" alt=\"adil-gereja-gkdi 2\" width=\"1000\" height=\"709\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-2-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-2-ff-min-300x213.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-2-ff-min-768x545.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-2-ff-min-100x70.jpg 100w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-2-ff-min-696x493.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-2-ff-min-592x420.jpg 592w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: &#8220;Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Ibrani 12:5\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang, apa yang sedang Anda alami saat ini bisa saja merupakan bentuk disiplin Tuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Ibrani 12:7, dikatakan, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. <\/span><\/i><b><i>Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan mendisiplinkan kita seperti <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menjadi-ayah-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">ayah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> jasmani mendisiplinkan anaknya. Ayah di dunia mendidik dalam jangka waktu yang pendek dan hanya menurut apa yang mereka anggap baik, namun Dia menghajar Anda\u00a0 untuk kebaikan. Namun, untuk apa?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawabannya tertulis dalam Ibrani 12:10, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi <\/span><\/i><b><i>Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disiplin Tuhan membentuk kita agar kita mendapat bagian dalam kekudusan-Nya. Hebat, bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah 2 jenis disiplin yang mungkin terjadi dalam hidup Anda.<\/span><\/p>\n<h3><b>Konsekuensi dari Perbuatan Kita Sendiri<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13865 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-3-ff-min.jpg\" alt=\"adil-gereja-gkdi 3\" width=\"1000\" height=\"666\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-3-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-3-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-3-ff-min-768x511.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-3-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-3-ff-min-631x420.jpg 631w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/disiplin-rohani-mengapa-dan-bagaimana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Disiplin<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pertama adalah konsekuensi dari perbuatan kita sendiri. Namun, mengapa Tuhan mengizinkannya? Tentu karena Tuhan ingin membersihkan dan mengarahkan hidup kita ke arah yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, kita mengalami sakit karena gaya hidup yang kurang baik. Padahal kita rajin <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saat-teduh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">bersaat teduh<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, berdoa, rajin ke <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gereja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">gereja<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, dan tidak pernah melewatkan pertemuan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gereja-adalah-orangnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">ibadah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Akan tetapi, gaya hidup kita tidak sehat. Misalnya, kita suka merokok, suka minum minuman keras, jarang berolahraga, tidak memperhatikan pola makan, dan suka begadang. Apakah ini berarti Tuhan tidak adil?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukankah sakit itu timbul akibat kita memilih <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/adaptasi-kebiasaan-baru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">gaya hidup<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tidak sehat? Kadang-kadang hal-hal buruk bisa terjadi karena pilihan kita yang tidak <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gadget\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">bijak<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau misalnya, lama Anda tidak mendapat <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kegagalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">pasangan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Apa sebabnya? Mungkin karena Anda tidak melakukan usaha apa-apa. Atau Anda sangat pemilih. Pasangan Anda harus 100% sesuai dengan kriteria Anda. Tanpa sadar Anda semakin berusia, tetapi masih sendiri. Apakah Tuhan tidak adil?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa jadi Tuhan mendisiplinkan Anda, supaya Anda memiliki cara pandang yang lebih benar mengenai pasangan hidup. Atau, Ia ingin menunjukkan bahwa Anda perlu <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/rendah-diri-vs-rendah-hati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">rendah hati<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, untuk mau mengenal lawan jenis dan menerima orang lain seperti Tuhan menerima kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang kita terima hari ini, bisa jadi merupakan konsekuensi dari perbuatan kita. Karena, apa yang kita tabur, itu jugalah yang akan kita tuai. Namun, jangan khawatir. Tuhan tidak jahat dan juga tidak sedang menghukum Anda. Disiplin Tuhan mengarahkan kita, agar kita bertobat dan hidup dengan lebih baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Memurnikan Iman dan Panggilan Anda<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13864 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-4-ff-min.jpg\" alt=\"adil-gereja-gkdi 4\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-4-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-4-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-4-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-4-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-4-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia <\/span><\/i><b><i>menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ibrani 12:11\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasanya tak seorang pun suka menerima disiplin. Tidak enak, bahkan kadang menyakitkan. Apalagi jika Tuhan sendiri yang melakukannya. Meskipun demikian,\u00a0 kita\u00a0 tahu bahwa disiplin itu baik buat jiwa kita. Namun ketika disiplin dilakukan oleh Tuhan, dikatakan bahwa disiplin tersebut akan menghasilkan buah kebenaran dan damai sejahtera bagi mereka yang dilatih oleh-Nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertulis di Yohanes 15:2, \u201c<\/span><b><i>Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Semua proses yang Tuhan berikan adalah agar Anda menghasilkan lebih banyak. Apa hasilnya? Buah-buah roh seperti yang tertulis dalam Galatia 5:22-23. Buah-buah kebenaran, seperti ketekunan, iman, dan pengharapan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tokoh-tokoh Alkitab pun mengalaminya. Lihatlah apa yang terjadi pada orang seperti Abraham, Musa, Ayub, maupun Daud. Mereka tidak lepas dari proses pendisiplinan yang berat. Akan tetapi, mereka menjalani semua itu dengan <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/iman-kristen-berjalan-di-atas-air\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">iman<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">..\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, mereka menjadi contohan iman bagi kita. Oleh karena itu, percayalah bahwa hal-hal yang tidak sesuai harapan Anda adalah cara Tuhan untuk mendewasakan dan menumbuhkan Anda lebih lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui peristiwa demi peristiwa, baik maupun buruk, Anda akan semakin <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengenal-pribadi-tuhan-lewat-mazmur-139\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">mengenal Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">: penyertaan-Nya, jalan-Nya, hikmat-Nya dan rancangan-Nya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Jadi, Apakah Tuhan itu Adil?<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13863 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-5-ff-min.jpg\" alt=\"adil-gereja-gkdi 5\" width=\"1000\" height=\"685\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-5-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-5-ff-min-300x206.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-5-ff-min-768x526.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-5-ff-min-100x70.jpg 100w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-5-ff-min-218x150.jpg 218w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-5-ff-min-696x477.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-5-ff-min-613x420.jpg 613w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Roma 3: 23\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, TUhan kita. <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Roma 6:23\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa definisi adil bagi Anda?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang berpikir, keadilan adalah ketika seseorang menerima apa yang dia pantas dapatkan. Ada juga yang mendefinisikan adil sebagai, mendapat sesuatu yang sama rata untuk semua orang. Namun, apakah definisi itu cukup adil untuk mendefinisikan adil?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, jika Anda mempunyai dua orang anak. Yang satu berusia 12 tahun dan yang satu lagi masih 6 bulan. Apakah adil jika Anda memberikan keduanya makanan yang sama dalam porsi yang sama, misalnya dua potong ayam goreng.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adil tidak berarti kita semua mendapat hal yang sama dalam hidup. Secara fisik, tidak ada yang sama. Bahkan kembar pun, tidak ada yang sama persis. Meskipun kita tidak lahir dengan keadaan yang sama dan mendapat sama rata, Tuhan tetap adil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan kita semua sama usianya, sama pekerjaannya. Jika semua orang pekerja kantoran, siapa yang akan jadi petani? Keadilan Tuhan membuat keseimbangan di bumi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, dibalik keragaman kita, Tuhan tetap menjaga dan mencukupkan kita. Tuhan memberikan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/syukur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">hujan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan matahari bagi orang yang baik dan jahat. Bukankah itu adil?<\/span><\/p>\n<h3><b>Keadilan dan Belas Kasihan Tuhan<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13862 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-6-ff-min.jpg\" alt=\"adil-gereja-gkdi 6\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-6-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-6-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-6-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-6-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-6-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadilan Tuhan juga tidak berarti semua orang mendapatkan apa pantas dia dapatkan. Jika baik, dia mendapat hal yang baik. Jika jahat, dia pun pantas mendapatkan hukumannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika diukur seperti itu, bukankah seharusnya kita pantas dihukum dan tidak punya <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/kesempatan-kedua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">kesempatan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk hidup kekal, sebagai harga dari <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/benci-dosa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">dosa<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">-dosa kita? Namun Tuhan yang adil, dan juga penuh belas kasihan, mengambil hukuman yang pantas kita terima itu. Ia datang ke dunia, mati di atas kayu <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/memikul-salib\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">salib<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menebus dosa manusia. Apakah itu adil?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan tetap adil. Tuhan adalah Anak Domba Allah yang tidak bercacat dan bercela. Dan dosa masuk karena satu orang, dan dibayar juga oleh satu orang, yaitu Yesus. Dan juga, Tuhan yang adil ini juga penuh dengan belas kasihan. Kematian Yesus adalah momen di mana <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mercy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (belas kasihan) dan keadilan Tuhan bersatu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia. <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013\u00a0 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ulangan 32:4<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, mari jangan lagi pernah berpikir bahwa Tuhan tidak adil dalam hidup Anda. Tuhan itu adil. Bukankah kadang-kadang kita yang tidak adil kepada-Nya? Dengan segala kebaikan yang kita terima, apa yang sudah kita lakukan untuk-Nya? Apakah kita sudah sepenuh hati <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/diri-sendiri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">mengasihi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Dia?\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Melihat Keadilan dari Kacamata Tuhan<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13861 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-7-ff-min.jpg\" alt=\"adil-gereja-gkdi 7\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-7-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-7-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-7-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-7-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adil-7-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita melihat keadilan dari kacamata atau cara pandang Tuhan. Saat kita menelusuri keadilan Tuhan, kita akan menemukan juga kasih-Nya yang begitu besar. Itulah Tuhan. Jika Tuhan saja memilih berbelas kasih daripada menuntut dosa-dosa kita, pantaskah kita berkata, bahwa Tuhan tidak adil?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir kata, seperti dikatakan Charles Stanley, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trusting God means looking beyond what we can see to what God sees. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Mempercayai Allah adalah melihat lebih jauh dari apa yang bisa kita lihat untuk melihat apa yang dilihat Allah. Mari kita terus percaya kepada Tuhan, bahwa apa yang Dia lakukan dan berikan kepada kita, adalah yang terbaik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Referensi:<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">www.azquotes.com\/quote\/1415969<\/span><\/p>\n<h5><b>&#8211;\u00a0<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ucapkan-terima-kasih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ucapkan \u201cTerima Kasih, Tuhan!\u201d untuk 4 Hal Ini<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/meninggalkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLebih Baik Saya Meninggalkan Tuhan.\u201d<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kepercayaan-daud\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus Kepercayaan Daud yang Hakiki<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saya-percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya Percaya Tuhan Yesus\u201d: Bicara itu Mudah, Apa Buktinya?<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hidup-kudus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup Kudus dan Bahagia: Mustahilkah Mendapat Keduanya?<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h5><b>&#8211;<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Pernahkah kita merasa bahwa Tuhan tidak adil dalam hidup ini? Seolah-olah, hidup ini terdiri atas dua bagian: mereka yang bahagia dan mereka yang tidak bahagia. Ada yang memiliki segalanya, ada yang kekurangan. Ada yang tampak mudah hidupnya, dan ada yang harus bekerja keras hanya untuk bertahan hidup. Sebagian orang diberkati dengan kasih sayang yang melimpah &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":18,"featured_media":13860,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[1,198,99,212,200,204],"tags":[],"class_list":["post-13857","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","category-biblical-talk","category-devotionals","category-heart-and-feeling","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13857"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13857\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13860"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}