{"id":13886,"date":"2022-02-15T16:40:13","date_gmt":"2022-02-15T16:40:13","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=13886"},"modified":"2022-02-23T09:22:21","modified_gmt":"2022-02-23T09:22:21","slug":"kasih-tidak-pernah-gagal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/kasih-tidak-pernah-gagal\/","title":{"rendered":"Kasih Tidak Pernah Gagal. Benarkah?"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/playlist?list=PLGsEXHP_PBeDvuqrnk7_qhza19p0sML1v\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10283 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist.png\" alt=\"Gereja gkdi lagu\" width=\"1200\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist.png 1200w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-300x60.png 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-1024x205.png 1024w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/GKDI-playlist-768x154.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/tuhan-akan-membuat-kasih-kita-menjadi-cukup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kasih<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak pernah gagal. Itulah yang tertulis di dalam 1 Korintus 13:8. Di dalam <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/malas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alkitab<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> versi Terjemahan Baru (TB) dikatakan, \u201cKasih tidak berkesudahan.\u201d Namun di dalam Alkitab versi New International Version (NIV) dikatakan, \u201cLove never fails.\u201d Benarkah kasih tidak pernah gagal?<\/span><\/p>\n<h2><b>Sepenggal Kisah Pembuktian tentang Kasih<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13892 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-1-ff-min.jpg\" alt=\"gagal-gereja-gkdi 1\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-1-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-1-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-1-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-1-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-1-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">teman<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> pernah bercerita kepada saya. Ketika dia membaca ayat ini, dia termotivasi untuk membuktikannya karena ia merasa ayat ini sangat <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/perkataan-yang-baik-ciri-wanita-menarik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">menarik<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Dia merasa, segala sesuatu di bumi ini bisa gagal. Namun, Alkitab memberikan sebuah garansi bahwa, \u201cKasih tidak pernah gagal.\u201d Bagaimana mungkin?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu dia mencoba mempraktekkan kasih ini kepada ibunya. Dia merasa bahwa, sejak kecil dia diperlakukan dengan pilih kasih oleh ibunya. Apa yang adiknya inginkan selalu dipenuhi, tetapi tidak dengan keinginannya. Hal ini membuat dia merasa dinomorduakan dan ia menjadi pahit\u00a0 kepada ibunya. Namun, ketika ia membaca ayat ini, ia termotivasi untuk mengasihi mamanya dengan tulus, terlepas dari apapun responnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedikit demi sedikit, usahanya membuahkan hasil. Kebiasaan-kebiasaan baru yang penuh kasih mulai terbentuk. Hubungannya dengan mamanya pun semakin baik. Dan pada akhirnya, meskipun mereka saat ini terpisah oleh jarak, keduanya punya hubungan yang baik. Ibunya jadi lebih memperhatikannya. Ia suka mengirim barang dan makanan dari kampung ke tempat kos teman saya ini. Dan ketika ibunya sakit, dia bisa merawat ibunya dengan penuh kasih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga pada akhirnya, teman saya ini mengambil kesimpulan bahwa kasih memang tidak pernah gagal. Dan <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/istri-yang-baik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">firman Tuhan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> juga tidak pernah salah. Imannya semakin dalam kepada Tuhan dan kasihnya juga semakin nyata dirasakan oleh orang-orang di sekitarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mempraktekkan Sebuah Kasih yang Tidak Pernah Gagal<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13891 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-2-ff-min.jpg\" alt=\"gagal-gereja-gkdi 2\" width=\"1000\" height=\"665\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-2-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-2-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-2-ff-min-768x511.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-2-ff-min-696x463.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-2-ff-min-632x420.jpg 632w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi saya, kisah teman saya di atas itu sangat menarik. Hal ini cukup kontradiktif dengan keadaan yang terjadi sekarang ini. Begitu banyak fenomena seperti <\/span><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/perceraian-renungkan-sebelum-memutuskan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">perceraian<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, pembunuhan, dan tindak kejahatan lainnya terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kasih memang tidak pernah gagal, mengapa ada banyak orang yang katanya saling mencintai, gagal dalam membangun hubungan? Akhirnya, begitu banyak keluarga yang pernikahannya berantakan. Bahkan, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kunci-menjalin-komunikasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">komunikasi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> saja tidak berjalan dengan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah mungkin, kasih yang hari ini kita praktekkan, tidak seperti kasih yang Tuhan maksud di dalam Alkitab? \u201cKasih\u201d yang seperti apa yang tidak pernah gagal itu? Mari kita pelajari lebih dalam.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>1. Kasih \u201cWalaupun\u201d, bukan \u201cKarena\u201d<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13890 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-3-ff-min.jpg\" alt=\"gagal-gereja-gkdi 3\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-3-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-3-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-3-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-3-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-3-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><b><i>Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu?<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? \u2013\u00a0 Matius 5:46<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang yang mengasihi orang lain, <\/span><b>karena<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dia merasa dikasihi. Jika semua orang melakukan jenis kasih yang seperti ini, lalu siapa yang akan memulai mengasihi terlebih dahulu? Semua orang yang akan saling menunggu untuk menerima kasih. Tetapi tidak saling mendahului untuk mengasihi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang tidak mengenal Tuhan, bahkan orang jahat sekalipun, dapat mengasihi orang yang <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menyakiti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">mengasihi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sebagai anak-anak Tuhan, Tuhan ingin kita mengasihi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">level<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang jauh lebih tinggi. Kasih yang, \u201cmeskipun dia tidak mengasihi aku, aku tetap memutuskan mengasihi dia.\u201d Bukan kasih yang akan diberikan dengan syarat dan ketentuan berlaku. Misalnya, \u201cAku akan mengasihi jika\u2026 Aku mengasihi dia, karena\u2026\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah kasih agape yang Tuhan ajarkan. Inilah juga kasih yang Tuhan berikan kepada kita. Dia mati bagi kita. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dia mengasihi kita terlebih dahulu, bahkan sebelum kita mengenal-Nya (Roma 5:8).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasih yang seperti apa yang kita praktekkan bagi orang-orang di sekitar kita hari ini? Sebuah kasih yang tidak pernah gagal adalah kasih yang terus kita berikan dan lakukan meskipun orang itu tidak atau belum mengasihi kita.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: <\/span><\/i><b><i>Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.<\/i><\/b> <i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Matius 5:38-39, 43-44<\/span><\/i><b><\/b><\/p>\n<h3><b>2. Definisi Kasih sesuai Standar Tuhan<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13889 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-4-ff-min.jpg\" alt=\"gagal-gereja-gkdi 4\" width=\"1000\" height=\"905\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-4-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-4-ff-min-300x272.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-4-ff-min-768x695.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-4-ff-min-696x630.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-4-ff-min-464x420.jpg 464w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari poin di atas, kita telah memahami bahwa, kita perlu mengasihi orang lain dengan kasih-Nya Tuhan. Namun, dalam prakteknya sehari-hari, bagaimana kita mengasihi sesuai dengan standar Tuhan itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam Matius 22:39 tertulis, \u201cKasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.\u201d Inilah kasih yang perlu kita praktekkan. Mengasihi orang lain sama seperti kita ingin dikasihi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">1 Korintus 13:4-7<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu kali, seorang pendeta pernah berkata seperti ini, \u201cUntuk mengetahui apakah kita telah bertumbuh dalam kasih, ganti kata \u201ckasih\u201d di ayat tersebut dengan nama kita. Misalnya, nama kamu David. Sebut, \u201cDavid itu sabar. David itu rendah hati.\u201d Benarkah demikian?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang tertulis di dalam 1 Korintus 13:4-7 tadi adalah kasih yang Tuhan mau untuk kita praktekkan. Melakukannya diperlukan kerendahan hati dan penyangkalan diri. Namun, suatu hari, kita pasti akan menuai buah dari kasih kita itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Galatia 5:22-23<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kita memilih untuk hidup dipimpin oleh <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/roh-kudus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Roh Kudus<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, maka kita akan menghasilkan buah-buah Roh, termasuk diantaranya kasih. Menariknya, hal ini juga digaransi oleh Tuhan, bahwa, \u201cTidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.\u201d Artinya, tidak seperti hukum-hukum dunia lainnya, hukum ini akan terus berlaku dan tidak dapat dipatahkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasih tidak pernah gagal. Tidak ada juga hukum yang menentang hal itu. Oleh karena itu, mari kita semangat mempraktekkan kasih yang sesuai dengan standar Tuhan!<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Sumber Kasih yang Tidak Pernah Gagal<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13888 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-5-ff-min.jpg\" alt=\"gagal-gereja-gkdi 5\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-5-ff-min.jpg 1000w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-5-ff-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-5-ff-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-5-ff-min-696x464.jpg 696w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/gagal-5-ff-min-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mempraktekkan kasih secara terus-menerus kepada orang lain bisa jadi tidak mudah. Di dalam perjalanannya, kita bisa merasa <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/lelah-memberi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">lelah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Apalagi jika orang yang kita kasihi juga belum membalas atau bahkan merasakan kasih kita. Semua usaha yang kita lakukan terasa sia-sia. Lalu, bagaimana kita bisa terus mengasihi di tengah keadaan seperti ini?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kita ingin kasih kita tidak pernah gagal, kita perlu tinggal di dalam kasih Tuhan juga. Bagaimana kita dapat terus memberikan kasih jika kita tidak terhubung dengan sumber kasih itu?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab <\/span><\/i><b><i>kasih itu berasal dari Allah<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. <\/span><\/i><b><i>Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. <\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">1 Yohanes 4:7-8<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. <\/span><\/i><b><i>Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yohanes 15:5<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kita ingin memiliki kasih yang tidak pernah gagal, kita harus tinggal di dalam Tuhan. Di luar Tuhan, kita tidak dapat berbuat apa-apa. Kita tidak mungkin bisa mengasihi <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/puasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">orang lain<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan kasih-Nya Tuhan dengan hidup di luar Tuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Percayalah kepada firman Tuhan. Pegang setiap janji-janji-Nya, termasuk diantaranya kasih tidak pernah gagal. Namun, selain itu, kita juga perlu taat, terus bertekun, dan konsisten mempraktekkan kasih itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah Anda sedang putus asa menghadapi hubungan yang hambar, <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">keluarga<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tidak <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/keluarga-harmonis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">harmonis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan penuh pertikaian, dan merasa begitu banyak kebencian di dalam diri Anda? Mungkin inilah saatnya Anda mulai melakukan sebuah <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">perubahan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan mengasihi. Kasih tidak pernah gagal. Ia mengubah Anda dan mengubah orang lain yang Anda kasihi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari bersama-sama kita sebarkan kasih Tuhan dan buat <\/span><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/besar-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">dunia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ini menjadi tempat yang lebih baik. Semangat!<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Spread love everywhere you go. Let no one ever come to you without leaving happier. <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mother Teresa<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Referensi:<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">www.brainyquote.com\/quotes\/mother_teresa_133195<\/span><\/p>\n<h5><b>&#8211;\u00a0<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bertumbuh-lewat-kegagalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bertumbuh Lewat Kegagalan<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/petrus-penjala-ikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Petrus: Kegagalan dan Transformasi Hidup Si Penjala Ikan<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/musuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kasih yang Radikal: Mengasihi Musuh<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengasihi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">3 Pola Pikir agar Mampu Mengasihi Orang yang Sulit Dikasihi<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/belas-kasihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belas Kasihan Kita, Cara Tuhan Menjawab Doa Mereka<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h5><b>&#8211;<\/b><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Kasih tidak pernah gagal. Itulah yang tertulis di dalam 1 Korintus 13:8. Di dalam Alkitab versi Terjemahan Baru (TB) dikatakan, \u201cKasih tidak berkesudahan.\u201d Namun di dalam Alkitab versi New International Version (NIV) dikatakan, \u201cLove never fails.\u201d Benarkah kasih tidak pernah gagal? Sepenggal Kisah Pembuktian tentang Kasih Seorang teman pernah bercerita kepada saya. Ketika dia membaca &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":18,"featured_media":13887,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,198,212,200,204],"tags":[],"class_list":["post-13886","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-biblical-talk","category-heart-and-feeling","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13886","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13886"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13886\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}