{"id":15429,"date":"2022-08-11T04:15:32","date_gmt":"2022-08-11T04:15:32","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=15429"},"modified":"2022-08-26T07:42:10","modified_gmt":"2022-08-26T07:42:10","slug":"pernikahan-hambar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/pernikahan-hambar\/","title":{"rendered":"Pernikahan Terasa Hambar? 3 Solusi Ini Perlu Anda Coba!"},"content":{"rendered":"<div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayur tanpa garam pasti terasa hambar. Begitu pula <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> jika tanpa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a> dan gairah. Tidak ada lagi percikan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a>, tidak ada lagi keseruan. Hanya rutinitas yang terus berulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah 12 tahun menjalani rumah tangga, ada saatnya hubungan saya dan istri terasa hambar. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> terasa kurang mengasyikkan, bahkan membosankan. Bagaimana tidak? Kami bertemu setiap hari. Menjalani hidup dengan orang yang sama, terkadang dengan masalah dan kelemahan yang sama pula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak heran, keraguan pun mulai muncul. Bisakah kami berdua mempertahankan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> kami?<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-15434\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/rachel-mcdermott-fAIklKagBcw-unsplash-1.jpg\" alt=\"Gkdi-Hambar-1\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/rachel-mcdermott-fAIklKagBcw-unsplash-1.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/rachel-mcdermott-fAIklKagBcw-unsplash-1-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Pernikahan Terasa Hambar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya masih ingat saat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> kami mulai terasa membosankan. Kami merasa jenuh menjalani hari-hari yang sama. Bangun, bekerja, pulang kerja, makan malam, kemudian tidur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu berpacaran, kami tidak sabar untuk bertemu dan berbicara banyak hal.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Sesudah menikah sekian tahun, ada perasaan bosan bertemu dan berbincang satu sama lain. Rasanya, saya malas untuk menceritakan isi hati kepada pasangan. Apalagi, saya telah sering melihat kesalahan dan kelemahan istri. Akibatnya, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> kami terasa datar dan membosankan. Yang penting adalah\u00a0 tidak saling menyakiti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai kami menyadari telah menjalani <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> yang tanpa tujuan. Kami tidak lagi mengerti untuk apa kami menikah. Kami pun saling mempertahankan ego dan kesombongan. Tidak heran, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> kami menjadi hambar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana Lepas dari Rasa Hambar?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai suatu hari saya menemukan kata-kata ini: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Falling in love is easy, but staying in love is very special<\/span><\/i><b><i>. <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Jatuh <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a> itu mudah, tetapi untuk tetap mencintai itu jauh lebih istimewa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sepenuhnya setuju dengan ungkapan di atas. Untuk bisa mempertahankan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a>, apalagi di dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a>, perlu usaha dan komitmen. Apakah itu mudah? Sudah tentu tidak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat kembali <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> kami, saya sadar bahwa kami perlu berubah. Ada usaha-usaha yang perlu kami lakukan agar <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> lepas dari rasa hambar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan pengalaman saya, ada 3 hal yang saya putuskan untuk menyalakan api <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a> kembali.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-15431\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/alvaro-cvg-mW8IZdX7n8E-unsplash-1.jpg\" alt=\"Gkdi-Hambar-2\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/alvaro-cvg-mW8IZdX7n8E-unsplash-1.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/alvaro-cvg-mW8IZdX7n8E-unsplash-1-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Mengingat Kembali Janji Pernikahan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat kembali janji <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> bisa menjadi langkah awal yang baik.<\/span><\/p>\n<p>Matius 19: 5-6\u00a0<em>Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini Yesus sedang menerangkan arti pernikahan: laki-laki dan perempuan meninggalkan orang tua mereka dan menjadi satu daging. Artinya, mereka berdua berkomitmen untuk hdup bersama, berjanji sehidup semati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep tersebut menggambarkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> dengan baik. Setia selamanya sampai maut memisahkan, dan setia hanya kepada pasangan saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Arti janji nikah itu sangat kuat dan dalam. Sebagai suami, sudah selayaknya saya setia sampai akhir. Saya harus berusaha memelihara rasa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a> dan kasih sayang kepada istri saya. Hanya kematian yang\u00a0 akan memisahkan kami berdua.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> Anda terasa hambar, coba ingat lagi janji <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> saat itu. Ingatkan dan tanamkan dalam hati dan pikiran, \u201cSaya telah berjanji setia, mengasihi dan mencintainya sampai maut memisahkan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingatkah Anda akan janji yang Anda ucapkan saat menikah? Gunakanlah janji tersebut untuk memotivasi Anda kembali.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-15432\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/cathal-mac-an-bheatha-7kbP7sMkjo0-unsplash-1.jpg\" alt=\"Gkdi-Hambar-3\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/cathal-mac-an-bheatha-7kbP7sMkjo0-unsplash-1.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/cathal-mac-an-bheatha-7kbP7sMkjo0-unsplash-1-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Menyalakan Api Cinta<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih ingatkah rasa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a> Anda pada istri waktu awal menikah? Setelah sekian lama menikah, saya menyadari perasaan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a> tak lagi menggebu-gebu. Sudah bukan saatnya lagi mendasarkan tindakan berdasarkan perasaan. Sudah saatnya saya melakukan tindakan mengasihi istri berdasarkan komitmen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah kunci menyalakan api <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> kami. Namun, konkritnya, apa yang bisa dilakukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya bertindak untuk mengasihi istri. Memasakkan mi instan kesukaannya, membantu pekerjaan rumah tangganya-saat dia lelah, serta mengambil waktu untuk berkencan di tempat-tempat romantis. Bukan hanya menikmati suasana, kami akan berbicara banyak hal dari hati ke hati. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pengkhotbah 9:9 (TB)\u00a0 Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau hidup <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> mulai terasa hambar, saatnya Anda beraksi menghidupkan kembali api <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a> yang meredup. Mulailah dengan tindakan-tindakan kecil, tapi berarti untuk pasangan. Misalnya, memasakkan makanan kesukaannya, melakukan tindakan yang dia sukai, atau memberi hadiah kejutan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-15433\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/nathan-dumlao-EdULZpOKsUE-unsplash-1.jpg\" alt=\"Gkdi-Hambar-4\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/nathan-dumlao-EdULZpOKsUE-unsplash-1.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/nathan-dumlao-EdULZpOKsUE-unsplash-1-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Fokus akan Kelebihan Pasangan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang, saya kesal dengan kelemahan istri saya. Apalagi setelah melihat kelemahan itu terus berulang. Godaan untuk tidak mengampuni atau mengasihi pun datang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, saya teringat akan ayat di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kolose 3:13 (TB)\u00a0 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat saya tergoda untuk terus mengingat kesalahan istri, saya akan fokus mengingat kelebihan dan kebaikannya. Dengan begitu, hubungan kami pun terjaga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan menghendaki kita agar tidak saling mendendam. Sebaliknya, kita perlu saling dan terus mengampuni. Itulah yang perlu kita lakukan dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a>: ampunilah suami atau istri Anda. Fokuslah pada kelebihannya lebih dari kekurangannya. Dengan demikian, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> pun bisa terasa menyenangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Percayalah, itu akan sangat membantu memelihara api <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a>\u00a0<a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> Anda!<\/span><\/p>\n<h2><b>Tetaplah Saling Mengasihi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan ada saatnya <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> terasa hambar. Namun, ketika itu terjadi, pastikan Anda mengambil keputusan tepat, yaitu berkomitmen untuk mengasihi pasangan Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah dikatakan di atas, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cinta<\/a> tidak hanya tergantung perasaan, namun tindakan. Tindakan yang tepat tentu akan kembali memberi rasa pada <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pernikahan<\/a> Anda!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/paragram.id\/wanita\/kata-kata-sabar-dalam-cinta-penantian-adalah-kunci-kebahagiaan-5970?page=2<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Tumbuhkan 4 Hal Ini agar Orang Senang Menjadi Teman Anda&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1317885,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:1136076},&quot;15&quot;:&quot;Calibri&quot;,&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman-3\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/5-cara-rekatkan-kembali-hubungan-renggang-dengan-pasangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Cara Rekatkan Kembali Hubungan Renggang dengan Pasangan<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Bersandar kepada Yang Pasti, agar Tenang di Tengah Pandemi&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1317885,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:1136076},&quot;15&quot;:&quot;arial, sans, sans-serif&quot;,&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pasti\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rasa-syukur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rasa Syukur Istri Menyelamatkan Suami<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Menjadi Suami Romantis: Mengapa Perlu dan Bagaimana Caranya?&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1313789,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:1136076},&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/suami-romantis\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/suami-romantis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menjadi Suami Romantis: Mengapa Perlu dan Bagaimana Caranya?<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Yesus Ingin Kita Menjadi Diri Sendiri&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:6653,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0,&quot;3&quot;:1},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0},&quot;15&quot;:&quot;Arial&quot;}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/yesus-ingin-kita-menjadi-diri-sendiri\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menjadi-suami-sabar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tak Sabar dengan Istri? Ini Kata Tuhan Soal Kesabaran Suami<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Keluarga Harmonis Tidak Turun dari Langit&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1317885,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0},&quot;15&quot;:&quot;Arial&quot;,&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/keluarga-harmonis\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/komunikasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Komunikasi yang Baik, Kunci Atasi Konflik Suami-Istri<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Sayur tanpa garam pasti terasa hambar. Begitu pula pernikahan jika tanpa cinta dan gairah. Tidak ada lagi percikan cinta, tidak ada lagi keseruan. Hanya rutinitas yang terus berulang. Setelah 12 tahun menjalani rumah tangga, ada saatnya hubungan saya dan istri terasa hambar. pernikahan terasa kurang mengasyikkan, bahkan membosankan. Bagaimana tidak? Kami bertemu setiap hari. Menjalani &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":19,"featured_media":15430,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,211,200,204],"tags":[],"class_list":["post-15429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-character","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15429"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15429\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15488,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15429\/revisions\/15488"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}