{"id":15553,"date":"2022-09-22T18:37:44","date_gmt":"2022-09-22T18:37:44","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=15553"},"modified":"2022-10-07T02:52:57","modified_gmt":"2022-10-07T02:52:57","slug":"patuh-kepada-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/patuh-kepada-tuhan\/","title":{"rendered":"Patuh Sesungguhnya Kepada Tuhan, Mari Belajar dari Musa! &#8211; Gereja GKDI"},"content":{"rendered":"<div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sifat patuh adalah sifat yang baik tetapi sulit dilakukan. Mengapa? Karena kita cenderung mematuhi ketika kita diuntungkan. Sebaliknya, ketika kita merasa diberati, sulit bagi kita untuk patuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian juga dalam hubungan kita dengan <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/bahasa-kasih-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a>. Ketika <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah-mengekang-menghambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah<\/a> <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/bahasa-kasih-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> terasa mudah dan menyenangkan, kita mudah untuk patuh. Namun, ketika <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah-mengekang-menghambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah<\/a>-Nya terasa berat, tentulah kepatuhan itu menjadi berat juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kita percaya bahwa <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/bahasa-kasih-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> itu baik, seharusnya tidak sulit untuk patuh kepada-Nya. Sayang, ada saatnya kita lebih percaya pikiran atau hikmat sendiri, sehingga kita malah mencari apa yang kita sukai, bukan apa yang menyenangkan <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/bahasa-kasih-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang mengejutkan, hal ini yang terjadi pada Musa.<\/span><\/p>\n<h2><b>Musa Yang Tidak Patuh<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-15554 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-1-1.png\" alt=\"Patuh-GKDI-1\" width=\"600\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-1-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-1-1-300x211.png 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-1-1-597x420.png 597w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-1-1-100x70.png 100w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perjalanan menuju tanah perjanjian (Kanaan), bangsa Israel kehausan karena tidak terdapat sumber air. Musa bersujud meminta petunjuk dari <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/bahasa-kasih-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bilangan 20:8<\/span><b>\u00a0 <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya.&#8221;\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan jelas, <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/bahasa-kasih-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> memerintahkan agar Musa menyuruh bukit batu untuk mengeluarkan air. Hanya itu! Akan tetapi, Musa malah berbuat lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bilangan 20:10-11 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: &#8220;Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?&#8221;\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin karena lelah dan marah menghadapi orang Israel, Musa memukul bukit batu itu dengan tongkatnya. Apa yang terjadi kemudian sungguh tragis.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sekali Gagal Patuh, Satu Konsekuensi Besar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Air memang keluar dan memuaskan banyak orang. Namun, Musa harus menanggung akibat perbuatannya itu: tidak masuk ke tanah perjanjian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bilangan 20:12 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/bahasa-kasih-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">TUHAN<\/a> berfirman kepada Musa dan Harun: &#8220;Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka.&#8221;\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena satu hal di mana ia tidak patuh, Musa tak dapat masuk ke tanah perjanjian. Tidak ada lain yang bisa ia perbuat, selain melihatnya dari kejauhan. Sungguh menyedihkan, padahal Musa sudah berbuat banyak!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ulangan 32:52<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Engkau boleh melihat negeri itu terbentang di depanmu, tetapi tidak boleh masuk ke sana, ke negeri yang Kuberikan kepada orang Israel.&#8221;<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena Musa tidak mematuhi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah-mengekang-menghambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah<\/a> <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/3-hal-tentang-mengikuti-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a>, dia tidak akan masuk ke dalam tanah perjanjian. Dia hanya bisa melihatnya dari kejauhan. Sungguh sebuah hal tragis yang dialami Musa. Hanya karena ketidakpatuhannya, dia tidak bisa menikmati janji <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/3-hal-tentang-mengikuti-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> pada bangsa Israel.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Kita Harus Patuh akan Perintah Tuhan?<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-15555 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-2-1.png\" alt=\"Patuh-GKDI-2\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-2-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-2-1-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Miris rasanya membaca kisah Musa. Hanya karena ketidaktaatannya, ia gagal menikmati janji <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/3-hal-tentang-mengikuti-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a>. Dari sini kita pun belajar, bahwa menaati <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/3-hal-tentang-mengikuti-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> sungguh penting: Ia mau supaya kita sungguh-sungguh mengikuti kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tentu ada alasan mengapa <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/3-hal-tentang-mengikuti-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> menuntut kepatuhan kita. Apa saja alasan-alasan itu?<\/span><br \/>\n<b><\/b><\/p>\n<h3><b>1. Perintah dan Firman Tuhan itu Baik bagi Kita<\/b><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-15559 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-5-1.png\" alt=\"Patuh-GKDI-3\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-5-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-5-1-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kita pernah berpikir, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah-mengekang-menghambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah<\/a> <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/3-hal-tentang-mengikuti-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> itu sangat banyak dan tidak mungkin ditaati sepenuhnya. Rasanya merepotkan jika hidup selalu diatur-atur. Kita lupa bahwa segala <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah-mengekang-menghambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah<\/a>-Nya itu baik bagi kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mazmur 119:105\u00a0 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mazmur 19:8 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Titah <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/3-hal-tentang-mengikuti-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">TUHAN<\/a> itu tepat, menyukakan hati; <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah-mengekang-menghambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah<\/a> <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/3-hal-tentang-mengikuti-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">TUHAN<\/a> itu murni, membuat mata bercahaya.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita perlu mengingat kembali, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> itu sangat mengasihi kita. Apakah ada gunanya jika titah-titah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> hanya untuk merepotkan dan mengatur hidup kita sebagai ciptaan-Nya? Tentu maksud <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> bukanlah demikian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti ayat-ayat di atas, firman <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> adalah penuntun jalan hidup kita. Hal itu akan memberi pengertian dan hikmat untuk menjalani kehidupan ini. Kita akan diberikan kekuatan dan pengharapan. Firman-Nya akan menjadi kompas kehidupan saat kita mulai tersesat, dan menjaga kita dari godaan dan kehancuran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat bahwa firman dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah-mengekang-menghambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah<\/a> <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> adalah baik, akan memotivasi kita untuk patuh kepada <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a>.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>2.Tuhan Telah Sangat Mengasihi Kita<\/b><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-15556 aligncenter\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-3-1.png\" alt=\"Patuh-GKDI-4\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-3-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-3-1-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sadarkah kita bahwa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> telah sangat dan terus mengasihi kita? Coba kita ingat kembali, banyaknya pertolongan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> dalam hidup kita. Saat berdoa meminta pasangan hidup, keturunan, pekerjaan, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> menjawabnya. Andai kita merasa tak ada satu pun doa yang dijawab-Nya, benarkah Dia tidak mengasihi?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Matius 5:45 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang <\/span><\/i><b><i>menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti ayat di atas, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> menerbitkan matahari dan hujan bagi setiap orang, tanpa alasan apa pun. Andai <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> tidak menjawab doa kita, siapa yang telah menciptakan dan memberi nafas pada kita? Siapa yang memelihara hidup kita selama pandemi Covid-19 ini? Tuhanlah yang melakukannya untuk kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> telah mengasihi, bukankah kita akan terdorong untuk mengikuti kehendak-Nya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti anak yang bersyukur dan merasa dikasihi orang tuanya, mereka akan mudah patuh kepada mereka. Demikian pula sikap kita seharusnya dalam menghargai kasih Bapa.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Patuh pada <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saya-percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> adalah bentuk penghargaan akan kasih <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saya-percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> dalam hidup kita.\u00a0<\/i><\/b><\/p>\n<h2><b>Patuh Kepada Tuhan, Hidup Sesuai Rancangan-Nya<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-15557\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-4-1.png\" alt=\"Patuh-GKDI-5\" width=\"600\" height=\"353\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-4-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Patuh-4-1-300x177.png 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat betapa baiknya <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah-mengekang-menghambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah<\/a> dan Firman-Nya, sudah seharusnya kita memutuskan untuk patuh pada <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saya-percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a>. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saya-percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan<\/a> mau melindungi kita dan mengasihi kita sungguh-sungguh, seharusnya sudah cukup memotivasi kita menaati <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah-mengekang-menghambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah<\/a>-Nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan senantiasa merancangkan yang terbaik. Namun, itu hanya terjadi jika kita patuh akan perintah-perintah-Nya. Maukah kita berserah, dan mengikuti-Nya, agar rencana Tuhan terjadi dalam hidup kita?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Ekonomi Pribadi Anda Terimbas Pandemi? Terapkan 6 Tips Ini! (Bagian 1)&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1313789,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:1136076},&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ekonomi-pribadi-pandemi\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bijaksana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Cara Menjadi Lebih Bijaksana, Berapa pun Usia Anda<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Bisakah Saya Jadi Pemimpin? &quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1313789,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:1136076},&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pemimpin\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tekun-berbuah-manis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tekun, Pilihan yang Berbuah Manis<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;3 Langkah Praktis Jadikan Diri Berkat bagi Keluarga di Rumah&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1317885,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:1136076},&quot;15&quot;:&quot;arial, sans, sans-serif&quot;,&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rumah\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kristen-yang-dewasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sudah Saatnya Kita Menjadi Kristen yang Dewasa<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Metode Bijak Mengajar Anak Remaja agar Takut akan Tuhan&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1313789,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:1136076},&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/remaja\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berani, Karakter Vital bagi Pertumbuhan dan Perubahan Hidup<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;3 Cara Menjadi Seorang Optimis di dalam Tuhan&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1313789,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:1136076},&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menjadi-seorang-optimis-di-dalam-tuhan\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-sikap-doa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bangun Sikap Doa yang Benar lewat Teladan Para Tokoh Alkitab<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Sifat patuh adalah sifat yang baik tetapi sulit dilakukan. Mengapa? Karena kita cenderung mematuhi ketika kita diuntungkan. Sebaliknya, ketika kita merasa diberati, sulit bagi kita untuk patuh. Demikian juga dalam hubungan kita dengan Tuhan. Ketika perintah Tuhan terasa mudah dan menyenangkan, kita mudah untuk patuh. Namun, ketika perintah-Nya terasa berat, tentulah kepatuhan itu menjadi berat &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":19,"featured_media":15558,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,202,198,211,203,200,204],"tags":[],"class_list":["post-15553","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-bible-and-character","category-biblical-talk","category-character","category-lifestyle","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15553","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15553"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15553\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15635,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15553\/revisions\/15635"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15558"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15553"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15553"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15553"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}