{"id":17849,"date":"2023-08-24T10:46:40","date_gmt":"2023-08-24T10:46:40","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=17849"},"modified":"2023-11-23T03:39:37","modified_gmt":"2023-11-23T03:39:37","slug":"kasih-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/kasih-allah\/","title":{"rendered":"Kabar Gembira! Kasih Allah lebih Besar dari Kesalahan Anda"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah Anda merasa jatuh<a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/jatuh-cinta-kepada-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <\/a>ke dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/benci-dosa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dosa <\/a>yang sama, lagi dan lagi? Atau, Anda <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/dosa-orang-tua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">melakukan sebuah dosa besar<\/a>, yang tidak terampuni? Biasanya, rasa bersalah karena dua hal ini akan menghantui seumur hidup. Seakan Anda tidak pantas untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/semangat-mengampuni\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">diampuni<\/a>, atau dikasihi. Termasuk oleh <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/allah-itu-peduli\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Allah<\/a>; bahwa kasih Allah mungkin sudah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/jauh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jauh <\/a>dari Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, maukah Anda percaya bahwa kasih Allah selalu lebih <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/inisiatif-si-kecil-yang-berdampak-besar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">besar <\/a>dari <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesalahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesalahan<\/a> Anda? Bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar di mata Tuhan, selama kita mau bertobat?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kasih Allah dan Dosa Anda<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kasih-allah-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"kasih allah - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-17852\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kasih-allah-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kasih-allah-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kasih-allah-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Betul, ada perbedaan antara satu dosa dengan dosa lainnya. Yaitu dalam hal konsekuensi, akibat dari dosa tersebut. Misalnya, ketika Anda <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/perkataan-yang-baik-ciri-wanita-menarik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengucapkan <\/a>sesuatu yang tidak sopan, dan ketika Anda melakukan korupsi sebesar Rp 100 milyar. Konsekuensi dua perbuatan ini jelas berbeda. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kata\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berkata kasar<\/a> membuat Anda terkena <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kebenaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">teguran<\/a>, sementara korupsi mengirim Anda ke penjara. Karena korupsi merugikan lebih banyak dan dianggap sebagai kejahatan, sementara ucapan tidak senonoh dirasa kecil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara memandang konsekuensi dosa ini memengaruhi cara pandang kita. Bisa saja, dosa yang lebih \u201centeng\u201d membuat kita enggan mengakuinya. Sementara, dosa besar (dan dosa yang berulang) membebani kita dengan rasa bersalah.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenyataannya, di mata Tuhan, dosa tetap dosa. Tidak ada dosa kecil atau dosa besar. Yakobus 2:10 berkata, <em>\u201cSebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.\u201d <\/em>Siapa menuruti semua <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/10-perintah-allah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perintah Allah<\/a>, namun mengabaikan satu saja, sudah dianggap bersalah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, apapun dosa Anda, sama saja di hadapan Allah. Kabar baiknya, kasih Allah jauh melebihi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesalahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesalahan <\/a>Anda! Roma 5:8 berkata, <em>\u201cAkan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.\u201d<\/em> Ia mengasihi Anda, tak peduli apa yang telah Anda lakukan, agar Anda dapat kembali kepada Dia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Langkah Menerima Kasih Allah<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kasih-allah-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"kasih allah - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-17850\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kasih-allah-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kasih-allah-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kasih-allah-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iman-kepada-allah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kasih <\/a>Allah tak berbatas. Allah mau menerima Anda, apapun yang telah Anda lakukan, dengan satu syarat: pertobatan Anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut 3 hal yang bisa Anda renungkan tentang kasih Allah itu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Allah Menginginkan Kita Untuk Bertobat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam Yehezkiel 33:11 dikatakan bahwa Tuhan \u201c<em>tidak berkenan kepada kematian orang fasik<\/em>,\u201d tetapi agar ia bertobat, \u201c<em>supaya ia hidup<\/em>.\u201d Ini menunjukkan betapa besar keinginan Allah agar kita semua <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/selamat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">selamat<\/a>. Dia tidak menginginkan kita tenggelam dalam dosa, tetapi menghendaki kita untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/percaya-diri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kembali <\/a>kepada-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan jika Anda merasa dosa Anda sudah begitu besar, Allah tetap mau supaya Anda bertobat. Karena, satu pertobatan saja pasti membuat seluruh surga <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/benarkah-perbandingan-pencuri-sukacita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bersukacita <\/a>(Lukas 15:7).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Yesus Telah Mati untuk Segala Dosa Kita<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/memikul-salib\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Salib <\/a>adalah bukti nyata dari kasih Allah. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/yesus-bangkit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yesus telah mati dan bangkit<\/a> untuk menebus dosa kita. Seperti yang tertulis dalam Kolose 1:20, <em>\u201coleh Dialah <\/em>(Yesus)<em> Ia <\/em>(Allah)<em> memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus<\/em>.&#8221;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini berarti, tidak <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/allah-itu-peduli\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">peduli <\/a>seberapa besar dosa kita, Yesus telah membayar harganya. Kasih Allah dan pengorbanan Yesus lebih besar dari kesalahan Anda, segelap apapun itu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-provider-youtube wp-block-embed-youtube\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"&quot;KASIH ALLAH&quot; [COVER] | GKDI WORSHIP | Lagu Rohani | GKDI\" width=\"1778\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/uYAtAj3zYl4?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kasih Allah by GKDI Worship<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mengakui Dosa Adalah Kunci Pertobatan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ujung dari semuanya adalah pertobatan. 1 Yohanes 1:9 mengatakan, &#8220;<em>Jika kita mengaku dosa kita, Dia adalah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/setia-kepada-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">setia <\/a>dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tuhan-adil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">adil<\/a>, sehingga Dia akan mengampuni dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.<\/em>&#8221; Ayat ini menegaskan bahwa Allah selalu siap menerima dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/semangat-mengampuni\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengampuni<\/a> kita, selama kita mau bertobat dan meninggalkan semua dosa itu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tak Ada Terlalu Besar atau Kecil<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada yang terlalu besar atau terlalu kecil bagi Tuhan. Kasih Allah begitu dalam sehingga Dia rela <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/salib-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengorbankan Anak-Nya demi keselamatan kita<\/a>. Jadi, jika Anda merasa terjatuh dalam dosa, ingatlah bahwa Allah selalu menantikan Anda. Bertobatlah, dan percayalah bahwa Allah menerima Anda dengan penuh kasih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan mengerti dan percaya akan kasih Allah, kita akan memiliki keberanian untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bangkit-dari-kegagalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bangkit kembali setiap kali kita jatuh<\/a>. Semoga kita selalu <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bersyukur-hal-kecil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bersyukur<\/a> dan bertumbuh dalam pemahaman akan kasih-Nya yang tiada akhir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-tidak-pernah-gagal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kasih Tidak Pernah Gagal. Benarkah?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/benci-dosa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Benci Dosa: Ditolak Manusia tapi Dicintai Allah<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/kesempatan-kedua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Memberi Kesempatan Kedua Kepada Sesama<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/meneladani-salib-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Meneladani Salib Yesus dalam Masa-Masa Sulit<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-yang-terbesar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kasih yang Terbesar<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Pernahkah Anda merasa jatuh ke dalam dosa yang sama, lagi dan lagi? Atau, Anda melakukan sebuah dosa besar, yang tidak terampuni? Biasanya, rasa bersalah karena dua hal ini akan menghantui seumur hidup. Seakan Anda tidak pantas untuk diampuni, atau dikasihi. Termasuk oleh Allah; bahwa kasih Allah mungkin sudah jauh dari Anda. Namun, maukah Anda percaya &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":17851,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,198,211,203,200,204],"tags":[],"class_list":["post-17849","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-biblical-talk","category-character","category-lifestyle","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17849","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17849"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17849\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19041,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17849\/revisions\/19041"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17851"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17849"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17849"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17849"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}