{"id":17887,"date":"2023-08-29T08:18:40","date_gmt":"2023-08-29T08:18:40","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=17887"},"modified":"2023-09-04T02:56:26","modified_gmt":"2023-09-04T02:56:26","slug":"utang-memangnya-boleh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/utang-memangnya-boleh\/","title":{"rendered":"Utang Menurut Alkitab, Memangnya Boleh?\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Utang dan berbagai macam bentuknya terkesan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/daud-dan-godaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menggiurkan<\/a>. Kartu kredit, <em>paylater,<\/em> pinjaman, bisa membantu kita membeli berbagai macam barang. Bagi yang berusaha, berutang bisa menjadi alat untuk memulai <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/maria-mimpi-yang-melampaui-kemustahilan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">impian <\/a>kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, berutang bisa menjadi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/suka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">beban<\/a>. Bunga yang tinggi bisa sangat memberati orang-orang yang berutang. Atau, ada juga orang yang terlilit berbagai macam pinjaman, sehingga keuangannya bermasalah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, bagaimana seharusnya kita memandang utang? Apa kata <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/membaca\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">firman Tuhan<\/a> tentang hal ini?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Kata Alkitab tentang Utang?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/utang-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"utang - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-17888\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/utang-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/utang-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/utang-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak orang beranggapan bahwa Alkitab melarang utang dalam segala bentuknya (Roma 13:8). Namun, hal tersebut merupakan suatu <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/awas-ini-5-kesalahpahaman-dalam-mengikut-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesalahpahaman<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya di Amsal 22:7, <em>\u201cOrang kaya menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi.\u201d<\/em> Orang yang berutang, wajib dan terikat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pelangi-usai-hujan-mengingat-janji-tuhan-di-masa-sulit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">janji <\/a>untuk membayar kepada pemberi utang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika utang itu tidak dapat dilunasi, sang pemberi pinjaman berhak menyita barang milik si peminjam sebagai pelunasan. Amsal 22:27 versi Bahasa Indonesia Masa Kini (BIMK) bahkan berkata, &#8220;<em>Nanti jika engkau tidak sanggup melunasinya, tempat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/istirahat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tidurmu <\/a>pun akan disita<\/em>.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, sebenarnya tidak ada larangan dalam Alkitab untuk berutang. Hanya, jika berutang, pahami juga risiko dan ketentuannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Akibat dan Bahaya Utang<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/utang-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"utang - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-17889\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/utang-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/utang-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/utang-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari ayat-ayat di atas, dapat disimpulkan bahwa berutang tidak dianggap negatif di dalam firman Tuhan. Di sisi lain, kita dapat melihat bahwa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>ada konsekuensi di mana kita wajib membayar uang yang dipinjam;<\/li>\n\n\n\n<li>bahwa utang yang tidak terkendali bisa menimbulkan bahaya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Utang yang tak terkendali dapat menyebabkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/stres\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">stres<\/a>, perpecahan dalam keluarga, dan tekanan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/masalah-finansial-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">finansial<\/a>. Pernah merasa bahwa uang untuk melunasi pinjaman atau kredit seharusnya digunakan untuk hal-hal lain? Demikianlah utang yang terlalu besar bisa merusak <em>cash flow<\/em> atau arus kas kita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebuah penelitian di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa 54% orang Amerika menyebutkan utang-piutang pasangan sebagai alasan untuk <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/perceraian-renungkan-sebelum-memutuskan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bercerai<\/a>. Kita bisa melihat bahwa akibatnya bisa menyebar ke mana-mana, bukan hanya masalah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/peran-uang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uang<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, Alkitab memerintahkan kita untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/boros\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bijak dalam keuangan kita<\/a>, termasuk soal berutang. Jika kita meminjam uang, pastikan kita mampu membayarnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Menyikapi Utang dengan Bijak<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, bagaimana seharusnya kita menyikapi utang?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tentukan Maksud dan Tujuan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum memutuskan untuk berutang, kita harus mempertimbangkan apa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/apa-tujuan-hidup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tujuan <\/a>kita dan apakah kita memiliki rencana yang jelas untuk melunasinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hindari utang yang bersifat konsumtif (beli ponsel baru, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=7878\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">liburan<\/a>) jika memang penghasilan Anda tidak mencukupi. Jika Anda berutang untuk memulai usaha, perhatikan skema pembayarannya, juga syarat dan ketentuannya, sehingga usaha tidak kandas di tengah jalan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Count the cost.<\/em> Perhitungkan dengan cermat bagaimana melunasi pinjaman yang ada. Lukas 14:28 berkata, <em>\u201cSebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?\u201d<\/em> Catat semua untung rugi, <em>pros and cons<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bayar Tepat Waktu<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mazmur 37:21a mengatakan, &#8220;<em>Orang <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/kenali-dan-waspadai-5-ciri-orang-fasik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fasik <\/a>meminjam dan tidak membayar kembali<\/em>.&#8221; Utang adalah janji, di mana kita meminjam milik seseorang dan kelak akan mengembalikannya. Tidak membayar tepat waktu sama saja dengan mengingkari janji. Hasilnya, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">reputasi <\/a>kita pun akan rusak di mata orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, jika berutang, bayarlah tepat pada waktunya. Jika tidak bisa, cobalah untuk membicarakan hal ini dengan pihak pemberi pinjaman.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mencari Nasihat&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda merasa terbebani oleh utang, carilah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/3-nasihat-bijak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nasihat <\/a>dari ahli keuangan atau saudara seiman yang bijaksana. Mereka mungkin dapat membantu Anda merancang strategi pelunasan, atau memberi saran untuk menghindari lebih banyak utang di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ingin Berutang? Hati-Hati!<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Utang, dalam perspektif Alkitab, bukanlah sesuatu yang sepenuhnya negatif. Namun, kita harus <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bijaksana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bijaksana <\/a>dalam mengelolanya. Jangan sampai hidup kita terganggu atau tersandung hanya karena berutang. Tuhan menginginkan kita hidup dengan bijak, terutama tentang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/strategi-keuangan-minim-bujet-bagi-single-parents\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keuangan<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari pastikan bahwa dalam keuangan pun, kita tetap memuliakan Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">www.businessinsider.com\/debt-delaying-marriage-causing-divorces-student-loans-mortgages-medical-auto-2022-3<a href=\"\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">www.faithinfinance.org\/blog\/what-does-the-bible-say-about-debt<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/utang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jangan Terjebak, Sikapi Utang dengan Bijak<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/masalah-finansial-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Solusi Atasi Stres Akibat Masalah Finansial Keluarga<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/strategi-keuangan-minim-bujet-bagi-single-parents\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Strategi Keuangan Minim Bujet bagi Single Parents<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/peran-uang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">It\u2019s All about Money: Waspadai 3 Gejala Hamba Uang<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kelola-uang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Bijak seperti Semut: Kelola Uang dengan Strategi Tepat<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Utang dan berbagai macam bentuknya terkesan menggiurkan. Kartu kredit, paylater, pinjaman, bisa membantu kita membeli berbagai macam barang. Bagi yang berusaha, berutang bisa menjadi alat untuk memulai impian kita. Di sisi lain, berutang bisa menjadi beban. Bunga yang tinggi bisa sangat memberati orang-orang yang berutang. Atau, ada juga orang yang terlilit berbagai macam pinjaman, sehingga &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":17890,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,198,211,203,200,204],"tags":[],"class_list":["post-17887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-biblical-talk","category-character","category-lifestyle","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17887"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17887\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17979,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17887\/revisions\/17979"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}