{"id":17894,"date":"2023-08-29T10:04:06","date_gmt":"2023-08-29T10:04:06","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=17894"},"modified":"2025-05-15T06:53:49","modified_gmt":"2025-05-15T06:53:49","slug":"tipe-orang-mendengarkan-khotbah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/tipe-orang-mendengarkan-khotbah\/","title":{"rendered":"3 Tipe Orang Mendengarkan Khotbah: Dari Ngantuk sampai Berubah"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bayangkan: Anda sedang mendengarkan khotbah di hari Minggu pagi. Dari tempat duduk Anda, tengoklah ke kiri dan ke kanan. Orang macam apa yang akan Anda temui, ketika <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/apresiasi-pendeta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pendeta <\/a>menyampaikan khotbah dari mimbar? Ada beragam reaksi, yang kadang bisa mengundang rasa geli.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari semua yang hadir di <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gereja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">gereja<\/a>, biasanya 3 jenis inilah yang biasa kita temui. Mungkin ada teman atau saudara yang cocok dengan jenis ini, atau malah Anda sendiri?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja tulisan ini <strong>tidak bermaksud menyindir atau mengejek<\/strong>. Sebaliknya, ini dimaksudkan sebagai bahan renungan kita bersama. Mari kita bongkar satu per satu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tipe Pertama: Mendengar Khotbah Tapi Tidak Berubah<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"khotbah - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-17897\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tipe pertama adalah orang yang duduk, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/anak-sulit-mendengarkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mendengar<\/a>, bahkan mungkin setuju dengan isi khotbah&#8230; tetapi tak ada perubahan yang terjadi dalam hidupnya. Ini seperti menonton serial <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/drakor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">drakor <\/a>favorit Anda. Anda bisa tertawa, bisa terharu, tetapi selesai khotbah hidup Anda akan sama saja.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sayangnya, ini bukan episode &#8216;Game of Thrones&#8217;; ini <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan-3\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Firman Tuhan<\/a>! Firman Tuhan lebih dari sekadar menggetarkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tabungan-emosional-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">emosi <\/a>Anda; firman Tuhan <em>seharusnya <\/em><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/resolusi-mengubah-hidup-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengubahkan <\/a>hidup Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda merasa termasuk tipe ini, cobalah renungkan Yakobus 1:23-24 BIMK, &#8220;<em>Orang yang mendengar perkataan Allah, tetapi tidak melakukannya adalah seperti orang yang sedang melihat mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Sesudah ia memperhatikannya baik-baik, ia pun pergi dan langsung melupakan bagaimana rupa mukanya itu.<\/em>&#8220;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulailah mencatat dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan-3\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">merenungkan isi khotbah<\/a>. Terlebih lagi, praktekkan dalam hidup apa. Tak peduli seperti apapun khotbahnya, pasti ada satu atau dua hal yang bisa membantu Anda menjadi lebih baik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berubah 1 hal aja setiap minggu, dalam 1 tahun (52 minggu), Anda sudah 52 kali lebih baik dari sebelumnya. Wow!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tipe Kedua: Tipe Ngantukan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"khotbah - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-17896\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tipe ini mirip dengan putri tidur. Sulit untuk <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-fokus-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fokus<\/a>, dan mudah terlena ketika khotbah terasa panjang. Pernah saya mengalami, bahwa khotbah ternyata sama manjurnya dengan obat tidur. Semakin bersemangat si pendeta, semakin dalam tidur saya. Namun, toh akhirnya saya sadar; <strong>gereja bukan tempat tidur, melainkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/page\/rumahTuhan-rumahkita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rumah Tuhan<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda pernah mengalaminya, mari tanyakan hal berikut: apakah dengan tidur di gereja, saya bisa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kebiasaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memuliakan Tuhan<\/a>?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Matius 26:41 mengingatkan kita, &#8220;<em>Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.<\/em>&#8221; Fisik dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/roh-kudus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">roh <\/a>Anda akan saling memengaruhi. Tidak mungkin menyambut <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">firman Tuhan<\/a> jika Anda lelah. Cobalah untuk tidur cukup sebelum datang ke gereja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika keadaan tidak memungkinkan dan Anda masih <em>ngantuk<\/em>, cobalah untuk minum kopi atau mencuci wajah Anda. Setidaknya, Anda bisa mendengar bagian-bagian bagus di khotbah tersebut. Firman tersebut bisa masuk ke dalam hati dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-mu-pelita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membawa perubahan bagi hidup Anda<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tipe Ketiga: Mendengar Khotbah dan Berubah<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-3.png\" alt=\"khotbah - gereja gkdi - 3\" class=\"wp-image-17898\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-3.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-3-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/khotbah-gereja-gkdi-3-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ah, tipe ketiga, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pahlawan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pahlawan <\/a>dari hari ini!  Mereka adalah pelaku Firman, bukan hanya pendengar atau penonton saja. Mereka seperti &#8216;Iron Man&#8217; dalam dunia superhero, selalu siap untuk bertindak sesuai <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kebenaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kebenaran <\/a>yang telah diterima.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah tipe yang disukai Tuhan. Mereka sudah mempersiapkan diri untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mendengar firman Tuhan<\/a>, dan melakukannya. Tidak heran, jika hidup mereka akan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/doa-bapa-kami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bertumbuh <\/a>dan berbuah. Makin mengasihi, makin <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/dekat-dengan-tuhan-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dekat dengan Tuhan<\/a>, makin hebat dipakai Tuhan. Bukankah ini yang kita inginkan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti dikatakan di Matius 13:8, <em>\u201cDan sebagian <\/em>[benih firman Tuhan] <em>jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.\u201d <\/em>&nbsp;Inilah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan siap melakukannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Caranya? Mudah saja. Sebelum <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gereja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pergi ke gereja<\/a>, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/merawat-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">persiapkanlah tubuh<\/a> dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hati-hati-dengan-hati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hati <\/a>Anda untuk mendengar dan mencamkan firman Tuhan. Istirahatlah yang cukup. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bagaimana-berdoa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berdoalah <\/a>agar Anda menerima apa kata Tuhan. Dengan demikian, firman Tuhan pun bisa tumbuh dan berbuah dalam diri Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Yang Manakah Anda?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Betul, tidak semua khotbah bisa menarik. Akan tetapi, semua pendeta yang berkhotbah pasti sudah mempersiapkannya sedemikian rupa, agar kita bisa bertumbuh. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka juga telah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cara-berdoa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berdoa<\/a> agar firman tersebut bisa memberi manfaat bagi jemaatnya. Jangan lupa bahwa mereka menyampaikan pesan Tuhan, yang bisa saja sangat Anda butuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, mari persiapkan diri sebelum mendengar firman! Pastikan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hati-seperti-apa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hati <\/a>kita seperti kata pemazmur di Mazmur 119:97, <em>\u201cBetapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.\u201d<\/em>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan-3\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Maksimalkan Potensi Firman Tuhan dalam Hidup Anda<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-sempurna-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Teladan Sempurna Yesus: Berbuat Baik Lewat Hal-Hal Kecil<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/malas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sering Malas Baca Alkitab? Terapkan 5 Tips Ini<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gereja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa itu Gereja dan Apa yang Tuhan Kehendaki Darinya?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bangun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Bangun Kembali dari Tubuh Rohani yang Tertidur<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Bayangkan: Anda sedang mendengarkan khotbah di hari Minggu pagi. Dari tempat duduk Anda, tengoklah ke kiri dan ke kanan. Orang macam apa yang akan Anda temui, ketika pendeta menyampaikan khotbah dari mimbar? Ada beragam reaksi, yang kadang bisa mengundang rasa geli. Dari semua yang hadir di gereja, biasanya 3 jenis inilah yang biasa kita temui. &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":17895,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,198,211,203,200,204],"tags":[],"class_list":["post-17894","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-biblical-talk","category-character","category-lifestyle","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17894"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26161,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17894\/revisions\/26161"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}