{"id":17990,"date":"2023-09-04T08:59:46","date_gmt":"2023-09-04T08:59:46","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=17990"},"modified":"2023-09-15T03:40:19","modified_gmt":"2023-09-15T03:40:19","slug":"bertumbuh-dalam-iman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/bertumbuh-dalam-iman\/","title":{"rendered":"3 Rahasia Simpel untuk Bertumbuh dalam Iman"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah Anda memperhatikan, bagaimana sebuah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pohon-ara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pohon <\/a>bertumbuh? Dari sebuah benih kecil, pohon itu menancapkan akarnya ke dalam tanah, mencari nutrisi, dan berjuang menuju cahaya matahari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti pohon, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">iman <\/a>kita juga perlu &#8220;bertumbuh.&#8221; Tujuan kita sebagai murid Yesus bukan hanya sekadar <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/percaya-diri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mempercayai <\/a>Dia tetapi juga semakin <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengukur-kedewasaan-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dewasa <\/a>di dalam Dia, menjadi lebih mirip dengan Dia dalam segala hal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudahkah kita mengusahakan pertumbuhan kita? Namun, sebelum itu, mari kita lihat, siapakah kita? <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kedewasaan-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Orang yang dewasa rohani<\/a>, atau <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bayi-yesus-bagian-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bayi<\/a> rohani? <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dewasa Rohani atau Bayi Rohani?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/bertumbuh-gereja-gkdi-1.jpg\" alt=\"bertumbuh - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-17993\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/bertumbuh-gereja-gkdi-1.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/bertumbuh-gereja-gkdi-1-570x321.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/bertumbuh-gereja-gkdi-1-463x261.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sayang, kita melupakan fakta penting ini. Ada orang-orang yang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">merasa cukup hanya dengan menerima Yesus <\/a>sebagai Juruselamat mereka, lalu berhenti di situ. Akibatnya, mereka menjadi bayi-bayi rohani dan tidak bertumbuh dalam perjalanan kekristenan mereka. Mereka seperti pohon yang tumbuh sedikit tetapi kemudian stagnan dan tidak <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gigih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menghasilkan buah<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang dikatakan dalam Ibrani 5:12-14, kita seharusnya tidak selalu menjadi &#8220;bayi&#8221; dalam hal ajaran dan prinsip-prinsip <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rohani<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.&nbsp;Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.&nbsp;Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.&#8221; &#8211; Ibrani 5:12-14<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita ambil contoh <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-yang-terbesar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kasih<\/a>. Kita semua tahu bahwa<a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-sempurna-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Yesus adalah contoh kasih yang sempurna<\/a>. Jadi, apakah kita bertumbuh dalam kasih kita terhadap sesama? Apakah kita menunjukkan kasih yang tidak memilih, seperti Yesus? &#8220;<a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/musuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kasihilah musuhmu<\/a>, berkatilah orang yang mengutuk kamu&#8221; (Matius 5:44).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Atau bagaimana dengan pengampunan? Apakah kita makin bisa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengasihi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memaafkan orang-orang yang menyakiti kita<\/a>? Efesus 4:32 mengajarkan kita untuk &#8220;saling mengampuni, sebagaimana Allah dalam Kristus juga mengampuni kamu.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi jelas, menjadi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kedewasaan-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dewasa rohani adalah tujuan kita sebagai orang Kristen<\/a>. Bagaimana caranya bertumbuh dalam iman?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2 Cara untuk Bertumbuh dalam Iman<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/bertumbuh-gereja-gkdi-2.jpg\" alt=\"bertumbuh - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-17991\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/bertumbuh-gereja-gkdi-2.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/bertumbuh-gereja-gkdi-2-570x321.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/bertumbuh-gereja-gkdi-2-463x261.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Ambil Keputusan, Sekarang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertumbuhan rohani mulai dari <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/keputusan-cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keputusan<\/a>: keputusan untuk bertumbuh. Iman bukanlah sesuatu yang secara otomatis bertumbuh tanpa usaha dari kita. Kita perlu berkomitmen untuk menjadi lebih seperti Kristus setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti kata 2 Petrus 1:5, dikatakan, <em>\u201cJustru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan\u2026\u201d<\/em> Perhatikan bahwa iman adalah garis <em>start<\/em>. Ada hal-hal yang harus dengan sengaja kita tambahkan, seperti kebajikan, pengetahuan, dan lainnya sampai ayat ke-7.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artinya, menumbuhkan iman adalah suatu keputusan. Sudahkah kita ambil keputusan, untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/perjuangkan-iman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bertumbuh setiap hari<\/a>?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Usahakan Setiap Hari<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah memutuskan untuk bertumbuh, langkah berikutnya adalah berusaha setiap hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama-tama, kita perlu <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/malas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membaca dan merenungkan firman setiap hari<\/a>. Roma 10:17 berkata, \u201c<em>Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.<\/em>\u201d Tidak mungkin ada pertumbuhan tanpa mendengarkan firman Allah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun tidak cukup hanya mendengar, apa yang kita renungkan juga harus kita lakukan. <em>\u201cSebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin\u201d <\/em>(Yakobus 1:23), demikian kata rasul Yakobus. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-tuhan-3\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Firman Allah <\/a>harus kita praktikkan setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan cara demikian, kita dapat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bertumbuh-dalam-rasa-sakit-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bertumbuh<\/a> setiap hari. Kita makin akrab dengan firman-Nya, <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/pdkt-pastikan-dia-kehendak-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kehendak-Nya<\/a>, dan hidup kita diubahkan-Nya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Berada dalam Komunitas yang Sehat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah ketiga adalah menemukan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/seberapa-pentingnya-komunitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">komunitas <\/a>yang sehat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai Kristen, kita tidak dapat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman-3\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bertumbuh<\/a> sendiri. Perlu adanya komunitas yang tepat untuk mendukung, menantang, dan menolong kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian dikatakan pada Amsal 27:17, &#8220;<em>Besi menajamkan besi; orang menajamkan sesamanya.<\/em>&#8221;  Roma 12:5 juga berkata, <em>&#8220;demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.&#8221; <\/em>Jadi, sebagai orang percaya, kita tidak bisa sendiri; kita membutuhkan satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adanya teman dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/video-3-komitmen-untuk-membangun-hubungan-persahabatan-inspirasi-motivasi-kristen-blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sahabat <\/a>rohani jelas menolong kita. Dari teman-teman rohani inilah kita merasakan kasih Kristus, dan membuat hidup jadi lebih ringan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bertumbuh Adalah Keputusan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam akhirnya, bertumbuh adalah sebuah keputusan. Tidak ada yang bisa memaksa kita untuk bertumbuh dalam iman kita. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti pohon yang mencari air dan cahaya matahari, kita harus secara aktif mencari &#8220;nutrisi rohani&#8221; kita sendiri. Dan percayalah, hasilnya akan tampak. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Iman yang bertumbuh akan menghasilkan buah<\/a> dan membuat kita semakin serupa dengan <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/bangkit-kembali\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kristus<\/a>. Orang-orang di sekitar kita pun bisa merasakan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-tidak-pernah-gagal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kasih<\/a> dan kebenaran-Nya melalui kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang dikatakan dalam 2 Petrus 3:18, &#8220;<em>Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.<\/em>&#8220;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tulus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Hidupi Iman Kristenmu dengan Tulus<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengukur-kedewasaan-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Bagaimana Mengukur Kedewasaan Rohani?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kedewasaan-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">5 Ciri Kedewasaan Rohani, Adakah dalam Diri Kita?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/putus-asa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">\u201cTuhan, Saya Punya Masalah Besar!\u201d \u2013 Ketika Putus Asa Melanda<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-alkitab-penderitaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Teladan 3 Tokoh Alkitab yang Bertumbuh Lewat Penderitaan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Pernahkah Anda memperhatikan, bagaimana sebuah pohon bertumbuh? Dari sebuah benih kecil, pohon itu menancapkan akarnya ke dalam tanah, mencari nutrisi, dan berjuang menuju cahaya matahari.&nbsp; Seperti pohon, iman kita juga perlu &#8220;bertumbuh.&#8221; Tujuan kita sebagai murid Yesus bukan hanya sekadar mempercayai Dia tetapi juga semakin dewasa di dalam Dia, menjadi lebih mirip dengan Dia dalam &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":17992,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-17990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17990"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17990\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18234,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17990\/revisions\/18234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}