{"id":17996,"date":"2023-09-04T10:36:16","date_gmt":"2023-09-04T10:36:16","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=17996"},"modified":"2023-09-15T03:40:16","modified_gmt":"2023-09-15T03:40:16","slug":"menderita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/menderita\/","title":{"rendered":"3 Hal yang Tuhan Ajarkan Ketika Kita Menderita"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menderita itu <em>inevitable<\/em>, tidak terhindarkan. Sejak <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/dosa-orang-tua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dosa <\/a>masuk ke dalam dunia, demikianlah semua makhluk mengenal penderitaan, seperti dijelaskan dalam Roma 5:12. Jadi, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-alkitab-penderitaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">penderitaan<\/a> tidak bisa dilepaskan dari hidup ini; <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rasa-damai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cepat <\/a>atau lambat, kita pasti mengalami.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, dalam menderita, kita dapat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tumbuhkan-karakter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bertumbuh<\/a>. Ada makna dan pelajaran yang Tuhan ajarkan dalam menghadapi kegetiran hidup. Berikut 3 di antaranya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Menderita Memurnikan Diri Kita<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"menderita - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-18000\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menderita seringkali memaksa kita untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/selidiki-aku\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berrefleksi<\/a>. Ayat yang mendukung adalah Yakobus 1:2-4, yang berbunyi: &#8220;<em>Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/jalan-keluar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pencobaan<\/a><\/em>.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adanya penderitaan memaksa kita untuk melihat kembali siapa diri kita, apa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/apa-tujuan-hidup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tujuan <\/a>kita, dan apa yang kita anggap berharga dalam hidup ini. Kita mengerti, diri kita bukan pusat alam semesta. Kita kembali menyadari, bahwa Tuhan-lah segalanya dalam hidup ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menderita <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hati-yang-bersih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengembalikan hati kita<\/a> kepada Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Menderita Menumbuhkan Tahan Uji dan Ketekunan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"menderita - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-17997\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penderitaan juga membangun <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tekun-berbuah-manis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ketekunan<\/a>. Ketekunan dan tahan uji adalah buah dari proses penderitaan, seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus di Roma 5:3-5: <em>\u201c&#8230; karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayat ini mengatakan bahwa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gunung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">masalah <\/a>yang kita hadapi membentuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iman-instan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">iman kita<\/a>; sehingga kita mampu bertekun dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pengharapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berharap<\/a>. Kapan kita belajar lebih banyak: saat mudah atau susah? Tentu di saat-saat yang sulit. Demikianlah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bertumbuh-dalam-rasa-sakit-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">masalah membuat kita bertumbuh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Menderita Membuat Kehadiran Tuhan Ada Artinya<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-3.png\" alt=\"menderita - gereja gkdi - 3\" class=\"wp-image-17998\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-3.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-3-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/menderita-gereja-gkdi-3-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada saat kita menderita, kita merasa lebih membutuhkan Tuhan. Matius 5:4 berbunyi: &#8220;<em>Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menghibur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dihibur<\/a>.<\/em>&#8221; Menderita menjadi sebuah alat bagi Tuhan untuk membawa kita lebih <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/lebih-dekat-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dekat dengan-Nya<\/a>. Tuhan menjadi lebih nyata dalam hidup ini dan kita menyadari, bahwa hanya di dalam Dialah ada harapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, Mazmur 39:40 berkata, <em>&#8220;Tuhan menolong mereka dan meluputkan mereka,<br>Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka,<br>sebab mereka berlindung pada-Nya<\/em>.&#8221; Ia mau penderitaan itu menjadi kesempatan bagi kita untuk bergantung pada-Nya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jadi Dekat dengan Tuhan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menderita, seburuk apapun itu, dapat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/dekat-dengan-tuhan-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mendekatkan kita dengan Tuhan<\/a>. Ini adalah sebuah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iman-instan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">proses <\/a>yang mengubah kita. Menderita memurnikan diri kita, menumbuhkan ketekunan, dan membuat kehadiran Tuhan menjadi lebih terasa di hidup ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesulitan dan masalah bukanlah untuk mengejek kita, tetapi sebagai cara untuk bertumbuh dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/dekat-dengan-tuhan-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">iman<\/a> dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tumbuhkan-karakter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">karakter<\/a>. Jadi, dalam segala penderitaan, janganlah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/putus-asa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berputus asa<\/a>, tetapi temukanlah kekuatan dan harapan dalam Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-alkitab-penderitaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Teladan 3 Tokoh Alkitab yang Bertumbuh Lewat Penderitaan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/luka-batin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ini 4 Cara untuk Sembuh dari Luka Batin<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hidup-penuh-derita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Hidup Penuh Derita? Jangan Menyerah! Ini Kuncinya<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saya-lahir-terbatas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Adakah Harapan Jika Saya Lahir Terbatas?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bertumbuh-dalam-rasa-sakit-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Bertumbuh dalam Rasa Sakit<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Menderita itu inevitable, tidak terhindarkan. Sejak dosa masuk ke dalam dunia, demikianlah semua makhluk mengenal penderitaan, seperti dijelaskan dalam Roma 5:12. Jadi, penderitaan tidak bisa dilepaskan dari hidup ini; cepat atau lambat, kita pasti mengalami. Namun, dalam menderita, kita dapat bertumbuh. Ada makna dan pelajaran yang Tuhan ajarkan dalam menghadapi kegetiran hidup. Berikut 3 di &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":17999,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,202,198,211,212,203,200,204],"tags":[],"class_list":["post-17996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-bible-and-character","category-biblical-talk","category-character","category-heart-and-feeling","category-lifestyle","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17996"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17996\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18236,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17996\/revisions\/18236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17999"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}