{"id":18100,"date":"2023-09-08T06:24:12","date_gmt":"2023-09-08T06:24:12","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=18100"},"modified":"2025-07-15T04:09:15","modified_gmt":"2025-07-15T04:09:15","slug":"kewajiban-atau-mengenal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/kewajiban-atau-mengenal\/","title":{"rendered":"Maria &#038; Marta: Mengenal Tuhan Vs. Menjalankan Kewajiban"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/daniel-gua-singa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Iman <\/a>kita tidaklah semestinya menjadi sekadar kewajiban. Banyak dari kita lupa bahwa iman Kristen sejatinya adalah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hubungan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hubungan <\/a>mendalam dengan Tuhan, bukan sekedar melaksanakan peraturan. Sayangnya, seringkali kita menjadikan iman sebagai kewajiban, sebuah checklist: yang ini sudah dilakukan, yang itu belum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Hubungan vs. Kewajiban<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kisah Maria dan Marta dalam Lukas 10:38-42 menggambarkan ini dengan sempurna. Di satu sisi, Maria memilih untuk fokus mendengarkan pengajaran Yesus. Di sisi lain, Marta merasa berat dengan kewajibannya untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/melayani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">melayani<\/a>. Ia bahkan memohon kepada Yesus agar Maria ikut membantu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, Yesus dengan lembut mengatakan, &#8220;<em>Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/makeup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">terbaik<\/a>, yang tidak akan diambil dari padanya.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari kisah ini, kita belajar ada dua <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tipe-orang-kristen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tipe orang Kristen<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Be Before Do<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/kewajiban-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"kewajiban - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-18103\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/kewajiban-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/kewajiban-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/kewajiban-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maria mencerminkan tipe orang yang mengutamakan hubungan dengan Tuhan <em>(be)<\/em>, baru melayani <em>(do).<\/em> Dia mengenal Tuhan terlebih dahulu (be) dan merasa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-tidak-pernah-gagal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dikasihi<\/a> Tuhan. Baru kemudian, dia melakukan pelayanan untuk Tuhan. Tindakannya bukan didorong oleh kewajiban, melainkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bersyukur-hal-kecil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rasa syukur<\/a> karena mengenal Tuhan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan jauh sebelum masa Yesus, inilah yang Tuhan inginkan. Hosea 6:6 berkata, \u201c<em>Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.\u201d <\/em>Lihatlah, betapa Allah lebih suka kita mengenal dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengasihi Dia<\/a> terlebih dahulu! Orang tipe ini akan sangat bersyukur karena besarnya <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-allah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kasih Allah<\/a>. Ia dengan sendirinya akan melakukan apa yang Allah sukai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Do Before Be<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/kewajiban-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"kewajiban - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-18101\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/kewajiban-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/kewajiban-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/kewajiban-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Marta menunjukkan tipe orang yang merasa harus berbuat dulu sebelum mendapat pengakuan dari Tuhan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buat orang seperti ini, dia harus membuktikan diri di hadapan Tuhan, tetapi ironisnya tidak mengerti <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iman-kepada-allah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kasih karunia-Nya<\/a>. Pada akhirnya imannya menjadi kewajiban, dan suatu saat ia akan lelah mengikut Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam Filipi 3:4-14, Paulus menjelaskan bahwa ia pernah berbangga karena semua yang pernah ia lakukan untuk Tuhan. Namun, tulisnya di ayat 7-8, <em>Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengapa \u201csegala sesuatu\u201d &#8211; pelayanan, status, hidup lama &#8211; Paulus tinggalkan? Karena ia akhirnya paham, tanpa mengenal Tuhan, apapun pelayanannya <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/terlambat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">akan sia-sia<\/a> juga.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tanpa Beban, dengan Sukacita<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai penutup, mari kita <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/manfaat-renungan-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">renungkan<\/a>: Apakah iman kita didasari oleh hubungan yang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/memuji-tulus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tulus <\/a>dengan Tuhan atau hanya didorong oleh kewajiban? Tuhan ingin kita mendekat, mendengar, dan mengenal-Nya lebih dalam, bukan hanya memenuhi kewajiban. Pendek kata: Tuhan ingin kita berhubungan dekat dengan-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika kita menjadikan hubungan dengan Tuhan sebagai prioritas, kewajiban kita akan dilakukan dengan penuh kasih dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/resep-rahasia-sukacita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sukacita<\/a>, bukan beban. Lagipula, Yesus sendiri berjanji dalam Matius 11:29, <em>\u201cPikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai bahan perenungan, mana yang lebih mencerminkan kita saat ini: mengenal Tuhan atau menjalankan kewajiban semata? Mari kita menjadi seperti Maria, bukan Marta. <em>Be before do<\/em>. Bukan sebaliknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/dekat-dengan-tuhan-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Bagaimana Caranya Dekat dengan Tuhan? (Bagian 1)<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/siapa-aku\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">&#8220;Siapa Aku?&#8221; Mencari Identitas Diri di Mata Tuhan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ketekunan-alkitab-ezra\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ketekunan yang Menyelamatkan: Dalami Alkitab dengan Cara Ezra<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-sikap-doa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Bangun Sikap Doa yang Benar lewat Teladan Para Tokoh Alkitab<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/zombi-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ngeri! Ini 5 Tanda Zombi Rohani, Apakah Anda Salah Satunya?<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Iman kita tidaklah semestinya menjadi sekadar kewajiban. Banyak dari kita lupa bahwa iman Kristen sejatinya adalah hubungan mendalam dengan Tuhan, bukan sekedar melaksanakan peraturan. Sayangnya, seringkali kita menjadikan iman sebagai kewajiban, sebuah checklist: yang ini sudah dilakukan, yang itu belum. Hubungan vs. Kewajiban Kisah Maria dan Marta dalam Lukas 10:38-42 menggambarkan ini dengan sempurna. Di &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":18102,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,202,198,211,200,204],"tags":[],"class_list":["post-18100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-bible-and-character","category-biblical-talk","category-character","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18100"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18100\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27037,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18100\/revisions\/27037"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}