{"id":18335,"date":"2023-09-22T04:50:47","date_gmt":"2023-09-22T04:50:47","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=18335"},"modified":"2024-07-30T04:32:46","modified_gmt":"2024-07-30T04:32:46","slug":"tanda-orang-julid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/tanda-orang-julid\/","title":{"rendered":"4 Tanda Orang Julid, Adakah dalam Diri Kita?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah Anda pernah mendengar kata &#8220;julid&#8221;? Mungkin bagi sebagian orang, kata ini terdengar asing. Namun, kata ini seringkali muncul dalam berbagai obrolan, terutama di <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bijak-gunakan-media-sosial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">media sosial<\/a>. Dalam kamus kehidupan sehari-hari, julid berarti sikap <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iri-hati-mengintai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">iri hati<\/a> atau dengki terhadap <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sukses\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesuksesan <\/a>atau pencapaian orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Raja Saul yang &#8220;Julid&#8221;<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/julid-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"julid - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-18338\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/julid-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/julid-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/julid-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun istilah ini&nbsp; muncul di era modern, perasaan dengki dan iri hati telah ada sejak zaman kuno. Alkitab mencatat kisah seseorang yang &#8220;julid&#8221;, yakni <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-para-raja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Raja <\/a>Saul. Saul, raja pertama Israel, iri terhadap <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/daud-dan-godaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daud<\/a>, yang sukses memenangkan banyak pertempuran dan mendapatkan hati rakyat. Kisah Saul dan Daud bisa kita baca di 1 Samuel pasal 18 hingga 19.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam 1 Samuel 18:7, perempuan-perempuan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/manfaat-lagu-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menyanyikan<\/a>: &#8220;<em>\u201dSaul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa.\u201d<\/em> Hal ini membuat Saul sangat marah dan dengki terhadap Daud. Sejak itu, &#8220;<em>Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki Daud<\/em>&#8221; (1 Samuel 18:9).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4 Tanda-Tanda Orang Julid<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/julid-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"julid - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-18336\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/julid-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/julid-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/julid-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kisah Raja Saul mengajarkan kepada kita bahwa julid bukanlah sesuatu yang remeh. Bahkan, sifat ini bisa membawa seseorang ke jalan yang salah dan merugikan banyak pihak. Nah, apa saja tanda-tandanya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tidak Senang dengan Kesuksesan Orang Lain<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti Saul yang merasa tidak senang dengan kesuksesan Daud, orang yang dengki seringkali merasa tidak senang ketika melihat orang lain <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kunci-perubahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sukses <\/a>atau mendapatkan penghargaan. Dikatakan di 1 Samuel 18:8, pencapaian Daud membuat Saul merasa <em><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/aman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">insecure<\/a><\/em>. Ia berkata, \u201c<em>\u201dKepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja itu pun jatuh kepadanya.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika teman kita mendapatkan kesuksesan, atau <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesedihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">diberkati <\/a>lebih banyak, bagaimana reaksi kita? Adakah kita akan ikut senang, atau justru akan mendengki?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Berpikiran Negatif<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orang yang julid cenderung memandang dengan curiga dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kekuatan-dari-berpikiran-negatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berpikir negatif<\/a> terhadap orang lain, seperti Saul yang dengki kepada Daud. Rasa tidak suka akan keberhasilan orang lain membuat kita tidak suka dengan orangnya. Akibatnya akan jauh lebih besar, seperti ada di poin selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kehilangan Kedamaian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orang yang julid cenderung tidak memiliki <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/damai-sejahtera\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kedamaian <\/a>dalam hati mereka. Saul, misalnya, seringkali diganggu oleh roh jahat dan merasa gelisah (1 Samuel 16:14). Meskipun Daud datang dan menghibur Saul, tetap saja roh jahat itu datang lagi dan lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adakah kita mulai kehilangan kedamaian karena iri dan dengki? <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Berbuat Jahat kepada Orang Lain<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pikiran-negatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pikiran kita sudah jahat<\/a>, perbuatan kita pasti akan jahat. Kedengkian mendorong seseorang untuk berbuat jahat, seperti Saul yang berusaha membunuh <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/daud-dan-godaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daud<\/a>. Tidak hanya sekali, bahkan berkali-kali, hingga Daud harus lari jauh dari Saul (1 Samuel 19).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akhirnya, kisah Raja Saul mengingatkan kita tentang betapa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/dua-bahaya-hati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bahayanya<\/a> sikap julid. Sebagai orang percaya, kita diajak untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hati-yang-bersih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memelihara hati dan pikiran kita<\/a> agar terhindar dari perasaan dengki atau <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iri-hati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">iri hati<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alkitab mengajarkan di Galatia 5:25-26, &#8220;<em>Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki<\/em>.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tuhan memanggil kita untuk saling <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/loving-truth-mengasihi-mereka-yang-sulit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengasihi<\/a>, saling menghormati, saling menguatkan. Jangan biarkan rasa iri atau dengki meracuni hati kita.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Stop Julid, Mari Bersyukur<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Julid bukanlah sesuatu yang baru. Sejak zaman Alkitab, sifat ini telah mempengaruhi banyak orang, termasuk Raja Saul. Kita, sebagai orang percaya, harus waspada terhadap perasaan julid ini. Bahkan, kita perlu Tuhan untuk membantu kita agar selalu <a href=\"https:\/\/youtu.be\/HSLZg4pVczk?si=cfhTzHnJaOUuBbWu\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bersyukur<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sulit-bersyukur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <\/a>dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menyakiti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengasihi sesama<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti dikatakan di 1 Tesalonika 5:18, <em>\u201cMengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.\u201d <\/em>Mari bersyukur akan kebaikan Allah di dalam hidup ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iri-hati-mengintai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Iri Hati Masihkah Mengintai? Hati-hati!<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iri-hati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Singkirkan Iri Hati, Si Penghambat Kemajuan Hidup<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bersyukur-hal-kecil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Alasan Bersyukur akan Hal Kecil ini Dapat Mengubah Hidup Anda. Baca Yuk!<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pengharapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">2 Jenis Pengharapan Ini Buat Hidupmu Makin Aman!<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kebebasan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Singles, 3 Kebebasan Istimewa Ini Khusus Buatmu!<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/meniti-karier-bersih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Karier Melesat Tanpa Menjilat: 5 Cara Meniti Karier Dengan \u2018Bersih\u2019<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Apakah Anda pernah mendengar kata &#8220;julid&#8221;? Mungkin bagi sebagian orang, kata ini terdengar asing. Namun, kata ini seringkali muncul dalam berbagai obrolan, terutama di media sosial. Dalam kamus kehidupan sehari-hari, julid berarti sikap iri hati atau dengki terhadap kesuksesan atau pencapaian orang lain. Raja Saul yang &#8220;Julid&#8221; Meskipun istilah ini&nbsp; muncul di era modern, perasaan &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":18337,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,202,198,211,200,204],"tags":[],"class_list":["post-18335","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-bible-and-character","category-biblical-talk","category-character","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18335"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18335\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22893,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18335\/revisions\/22893"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18337"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}