{"id":19110,"date":"2023-11-28T08:20:48","date_gmt":"2023-11-28T08:20:48","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=19110"},"modified":"2025-08-01T13:20:28","modified_gmt":"2025-08-01T13:20:28","slug":"iman-abraham-percaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/iman-abraham-percaya\/","title":{"rendered":"Iman Abraham, Iman Karena Percaya Bukan Melihat"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam perjalanan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kedewasaan-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rohani <\/a>setiap orang, kisah Abraham merupakan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/3-kemenangan-menginspirasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">inspirasi <\/a>yang luar biasa. Abraham, seorang tokoh Alkitab yang terkenal karena imannya, mengajarkan kita tentang arti iman: <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/percaya-diri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">percaya <\/a>tanpa melihat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Iman yang bukan keyakinan kosong, melainkan percaya penuh terhadap <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ketika-rencanaku-bukan-rencana-allah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rencana <\/a>dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/janji\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">janji Tuhan<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Abraham, Bapa Orang Beriman<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/abraham-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"abraham - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-19120\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/abraham-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/abraham-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/abraham-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Abraham, sering disebut sebagai &#8220;Bapa Orang Beriman,&#8221; adalah contoh utama dari <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tuhan-tak-pernah-mengecewakan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">iman<\/a> yang murni dan tidak tergoyahkan. Kisahnya, yang diceritakan dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/baca-alkitab-atau-renungan-harian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alkitab<\/a>, menunjukkan bagaimana ia mempercayai Tuhan, bahkan ketika apa yang dijanjikan tampak <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/maria-mimpi-yang-melampaui-kemustahilan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mustahil<\/a>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulai dari meninggalkan tempat tinggalnya, menuju tanah Kanaan (Kejadian 12:1-4), menunggu <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menjawab-pertanyaan-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">anak <\/a>hingga bertahun-tahun (Kejadian 18:10-14), hingga mengorbankan anaknya sendiri (Kejadian 22:1-19), tidak diragukan bahwa imannya sungguh luar biasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Abraham <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">percaya kepada Tuhan<\/a>, dan imannya dianggap sebagai <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kebenaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kebenaran <\/a>(Roma 4:3). Kepercayaan Abraham kepada Tuhan bukan didasarkan pada apa yang ia lihat, melainkan pada <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pelangi-usai-hujan-mengingat-janji-tuhan-di-masa-sulit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">janji Tuhan<\/a>. Siapa yang mau meninggalkan hidup yang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kristen-zona-nyaman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nyaman<\/a>, untuk sebuah hidup yang tak pasti? Siapa bisa menanti hingga puluhan tahun untuk memiliki anak, lalu harus mengorbankan anaknya itu?\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika bukan berdasarkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pelangi-usai-hujan-mengingat-janji-tuhan-di-masa-sulit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">janji Tuhan<\/a>, iman Abraham tentu mustahil.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bersyukur, Abraham mampu melalui semuanya itu. Jika ia mampu memiliki iman yang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menjadi-besar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">besar<\/a>, tentu kita pun bisa memilikinya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memiliki Iman yang Besar<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/abraham-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"abraham - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-19119\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/abraham-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/abraham-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/abraham-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Percaya Tanpa Melihat (Live by Faith, Not by Sight)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Abraham percaya kepada Tuhan ketika Ia berjanji akan memberinya keturunan meskipun pada usia lanjut (Kejadian 15:5-6). Iman seperti ini menunjukkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kepercayaan-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kepercayaan <\/a>yang mendalam, tidak bergantung pada <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/usia-tak-lagi-muda-mengapa-harus-panik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kondisi fisik <\/a>atau kemungkinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berapa banyak kita mau melihat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gigih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hasil <\/a>dulu, baru percaya? Berapa banyak kita meminta \u201cjaminan\u201d kepada Allah baru beriman? Iman kita adalah percaya, meski belum kelihatan (2 Korintus 5:7). Di situlah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/daniel-gua-singa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tantangannya<\/a>. Bukan karena hasil atau jaminan, namun karena kita percaya akan kuasa Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ketaatan Mutlak<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Abraham menunjukkan iman melalui <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/taat-di-kegelapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ketaatannya<\/a>. Ketika Tuhan memerintahkan dirinya untuk meninggalkan tanah kelahirannya dan pergi ke tempat yang akan ditunjukkan-Nya, Abraham <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/taat-itu-sederhana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">taat <\/a>(Kejadian 12:1-4). Ini adalah iman yang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/aktif-dalam-pergaulan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">aktif<\/a>, bukan pasif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam beriman, bisa saja kita percaya bahwa Tuhan akan melakukan segalanya. Sementara kita berpangku tangan saja. Tentu, ini keliru. Jika kita mengaku beriman, kita punya bagian untuk dikerjakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Percaya dalam Kesulitan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/doa-sebelum-ujian-cara-dan-bagaimana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ujian <\/a>yang paling berat, saat diminta untuk mengorbankan putranya, Ishak, Abraham tetap <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">percaya <\/a>(Kejadian 22:1-18). Ini menunjukkan bahwa iman sejati tetap teguh meskipun dalam ujian dan kesulitan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beratnya ujian dalam hidup justru adalah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hidup-ini-adalah-kesempatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesempatan <\/a>bagi kita <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pasrah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berserah kepada Tuhan<\/a>. Ketika <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/3-hal-yang-dapat-kita-belajar-dari-pekerjaan-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pekerjaan<\/a> lancar, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/masalah-finansial-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bisnis <\/a>bagus, dan semua berjalan aman-aman saja, kita cenderung mengandalkan kekuatan sendiri. Ketika semua jalan tertutup, itulah saatnya Tuhan bekerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bergantung Pada Janji Tuhan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Abraham percaya pada janji Tuhan dan menunggu dengan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sabar-pencapaian-hebat-tanpa-saingan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sabar<\/a>. Ini mengajarkan kita untuk tidak tergesa-gesa dan tetap percaya meskipun belum melihat bukti dari janji tersebut. Tulis Rasul Paulus pada 2 Korintus 1:20, \u201c<em>Sebab Kristus adalah \u201dya\u201d bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan \u201dAmin\u201d untuk memuliakan Allah.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Iman Abraham, Iman Teladan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Iman Abraham adalah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">teladan<\/a> bagi kita semua. Seperti yang dikatakan dalam Ibrani 11:1, <em>\u201cIman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.\u201d <\/em>\u00a0Jika kita tidak lelah dan mundur, pada saatnya nanti kita akan memetik buahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita berusaha mengembangkan iman yang seperti Abraham, iman yang tidak didasarkan pada apa yang kita lihat, tetapi pada <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kepercayaan-daud\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kepercayaan mutlak kita kepada Tuhan.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iman-instan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Iman Instan dan Iman Sejati: yang Manakah Kita?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/janji\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Percaya Janji Tuhan di Masa Sulit<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/waktu-tuhan-pasti-yang-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Waktu Tuhan Pasti yang Terbaik: 3 Cara Menunggu Janji Tuhan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/percaya-tuhan-yesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\u201cTuhan Yesus, Saya Percaya Pada-Mu:\u201d Apa Buktinya?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tuhan-tak-pernah-mengecewakan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tuhan Tak Pernah Mengecewakan: Belajar Beriman dari Sara<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Dalam perjalanan rohani setiap orang, kisah Abraham merupakan inspirasi yang luar biasa. Abraham, seorang tokoh Alkitab yang terkenal karena imannya, mengajarkan kita tentang arti iman: percaya tanpa melihat. Iman yang bukan keyakinan kosong, melainkan percaya penuh terhadap rencana dan janji Tuhan. Abraham, Bapa Orang Beriman Abraham, sering disebut sebagai &#8220;Bapa Orang Beriman,&#8221; adalah contoh utama &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":19118,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,202,198,211,205,200,204],"tags":[],"class_list":["post-19110","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-bible-and-character","category-biblical-talk","category-character","category-quite-time-and-pray","category-self-development","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19110"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19110\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19134,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19110\/revisions\/19134"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19118"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}