{"id":19889,"date":"2024-01-09T10:48:09","date_gmt":"2024-01-09T10:48:09","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=19889"},"modified":"2024-01-10T03:18:25","modified_gmt":"2024-01-10T03:18:25","slug":"belajar-dari-zakheus-memanfaatkan-peluang-bertumbuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/belajar-dari-zakheus-memanfaatkan-peluang-bertumbuh\/","title":{"rendered":"Belajar dari Zakheus. Memanfaatkan Peluang, Berbuah Pertumbuhan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengambil peluang atau <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesempatan-kedua\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2944\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesempatan <\/a>adalah cara untuk bertumbuh. Demikian juga dalam hidup <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saham-rohani-investor-trader\/\" data-type=\"post\" data-id=\"19208\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rohani<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terutama dalam hidup rohani, penting untuk melihat dan mengambil peluang yang Tuhan berikan. Kita tak bisa hanya percaya <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/yesus\/\" data-type=\"post\" data-id=\"10873\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yesus <\/a>dan diam saja, sembari berharap kita dapat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bertumbuh-dalam-iman\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17990\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bertumbuh <\/a>menjadi lebih baik. Tidak bisa; kita harus ambil dan manfaatkan peluang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kali ini, kita akan melihat kisah seorang yang bertumbuh karena <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berani-tampil-beda\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18209\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berani <\/a>mengambil peluang: Zakheus.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Siapa Zakheus?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/peluang-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"peluang - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-19895\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/peluang-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/peluang-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/peluang-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siapakah Zakheus ini?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kata Lukas 19:2-3, ia adalah seorang pemungut cukai yang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mimpi-cepat-kaya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18346\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kaya<\/a>, dan bertubuh pendek. Patut diketahui bahwa pemungut cukai adalah profesi yang begitu dibenci masyarakat Yahudi zaman itu. Pasalnya, mereka berkolaborasi dengan orang Romawi &#8211; yang notabene penjajah &#8211; untuk memungut pajak dari orang-orang taklukan Romawi. Termasuk orang Yahudi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka menjadi kaya karena dapat bonus jika mampu mengumpulkan pajak melebihi target. Bayangkan saja rentenir pada masa kini. Sama-sama kaya raya dari hasil memeras <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kelola-uang\/\" data-type=\"post\" data-id=\"6370\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uang <\/a>orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, ketika Zakheus mendengar bahwa Yesus akan datang, Alkitab mencatat bahwa ia \u201c<em>berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek\u201d<\/em> (ayat 3).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita berhenti sebentar. Zakheus, yang dianggap orang berdosa, punya <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bapa-sentuh-hatiku\/\" data-type=\"post\" data-id=\"19014\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hati <\/a>untuk bertemu dengan Yesus. Luar biasa bukan? Meskipun Zakheus kaya, punya segalanya, ia mau melihat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/siapa-aku\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18047\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">siapa<\/a> Yesus itu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Zakheus Memanfaatkan Peluang<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu apa yang dia lakukan? Diam saja dan menyerah? Tidak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia pergi memanjat pohon ara (ayat 4) untuk bisa bertemu dengan Yesus. Luar biasa! Inilah tipe orang yang tidak menyia-nyiakan peluang. Apa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/motivasi-dan-disiplin\/\" data-type=\"post\" data-id=\"19092\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">motivasi<\/a>nya untuk menemui Yesus, kita tidak pernah tahu. Namun, kita bisa lihat betapa Zakheus tidak melewatkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hidup-ini-adalah-kesempatan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4061\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesempatan <\/a>ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasilnya tidak disangka-sangka. Di ayat 5 kita melihat, <em>Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: \u201dZakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.\u201d <\/em>Adakah Zakheus hanya menerima Yesus di rumahnya? Mendengar khotbah, lalu mengucap terima kasih? Tidak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Zakheus kemudian berkata, <em>\u201dTuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat\u201d <\/em>(ayat 8). Respon Yesus pun tak kalah hebat, <em>\u201dHari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham <\/em>(ayat 10).\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa yang bisa kita pelajari dari Zakheus? Ia tidak diam. Ia tidak menunggu kesempatan lewat begitu saja. Zakheus memanfaatkan peluang yang ada, dan hidupnya pun <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berpikir-positif\/\" data-type=\"post\" data-id=\"16889\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berubah<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian juga dalam hidup rohani. Kita perlu aktif menggunakan kesempatan yang ada untuk bertumbuh, makin mengasihi Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Memanfaatkan Peluang<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/peluang-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"peluang - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-19897\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/peluang-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/peluang-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/peluang-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adakah sesuatu yang ingin Anda tumbuhkan? Misalnya, makin <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rendah-hati\/\" data-type=\"post\" data-id=\"15217\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rendah hati<\/a>? Makin <a href=\"https:\/\/youtu.be\/LA5ddniSh1M\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/youtu.be\/LA5ddniSh1M\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memberi<\/a>? Bisa lemah lembut, dan menguasai diri? Anda perlu aktif berjuang agar Anda dapat bertumbuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peluang ada begitu banyak, menunggu untuk Anda manfaatkan. Namun, bagaimana cara untuk memanfaatkannya?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Melihat Peluang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti Zakheus, kita harus peka dan siap mengenali peluang yang diberikan Tuhan. Kesempatan untuk tumbuh rohani sering kali datang dalam bentuk yang tidak terduga. Kita harus membuka mata dan hati kita untuk melihat kesempatan yang datang. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Mengambil Tindakan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika Zakheus melihat peluang, ia tidak ragu untuk bertindak. Demikian pula, kita harus berani mengambil langkah iman, walaupun mungkin ada hambatan atau <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tantangan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"19413\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tantangan<\/a>. Mengambil tindakan adalah kunci untuk memanfaatkan peluang yang ada.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kesediaan untuk Berubah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Zakheus menunjukkan kesediaannya untuk berubah dan memperbaiki hidupnya. Peluang untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berani\/\" data-type=\"post\" data-id=\"10575\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pertumbuhan <\/a>rohani sering memerlukan perubahan dari dalam diri kita. Kita harus bersedia untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/belajar-dari-yudas-iskariot\/\" data-type=\"post\" data-id=\"19244\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">belajar<\/a>, bertobat, dan berubah sesuai dengan kehendak Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mau Bertumbuh? Ambil Peluang<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Zakheus mengajarkan kita bahwa melihat dan mengambil peluang adalah kunci untuk bertumbuh secara rohani. Seperti Zakheus, kita harus peka terhadap apa yang Tuhan berikan, berani mengambil tindakan, dan bersedia untuk berubah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita terus mencari dan memanfaatkan setiap kesempatan yang Tuhan sediakan, agar kita dapat tumbuh dan berkembang dalam iman kita. &#8220;<em>Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semua itu akan ditambahkan kepadamu<\/em>&#8221; (Matius 6:33).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/petrus-penjala-ikan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"11375\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Petrus: Kegagalan dan Transformasi Hidup Si Penjala Ikan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kewajiban-atau-mengenal\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18100\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Maria &amp; Marta: Mengenal Tuhan Vs. Menjalankan Kewajiban<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-63\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18282\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mazmur 63: Kala Daud \u2018Bucin\u2019 kepada Tuhan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/baru\/\" data-type=\"post\" data-id=\"7005\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Memulai Hal Baru? Siapa Takut!<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Mengambil peluang atau kesempatan adalah cara untuk bertumbuh. Demikian juga dalam hidup rohani. Terutama dalam hidup rohani, penting untuk melihat dan mengambil peluang yang Tuhan berikan. Kita tak bisa hanya percaya Yesus dan diam saja, sembari berharap kita dapat bertumbuh menjadi lebih baik. Tidak bisa; kita harus ambil dan manfaatkan peluang. Kali ini, kita akan &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":19896,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[202,198,99,204,1],"tags":[],"class_list":["post-19889","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bible-and-character","category-biblical-talk","category-devotionals","category-spiritual-life","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19889"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19889\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19904,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19889\/revisions\/19904"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}