{"id":20544,"date":"2024-02-06T08:35:54","date_gmt":"2024-02-06T08:35:54","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=20544"},"modified":"2024-02-12T03:51:25","modified_gmt":"2024-02-12T03:51:25","slug":"krisis-dalam-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/krisis-dalam-keluarga\/","title":{"rendered":"Krisis dalam Keluarga? Jangan Panik! Lakukan 5 Hal Ini"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kehidupan setiap <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/keluarga-adalah-segalanya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"15908\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keluarga<\/a>, menghadapi krisis adalah hal yang tak terelakkan. Entah itu masalah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/masalah-finansial-keluarga\/\" data-type=\"post\" data-id=\"8295\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">finansial<\/a>, konflik dalam keluarga, atau <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/manfaat-puasa\/\" data-type=\"post\" data-id=\"13449\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesehatan<\/a>, setiap keluarga pasti akan mengalami masa-masa sulit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, sebagai orang Kristen, kita diajarkan untuk tidak panik dan kehilangan harapan saat menghadapi masalah besar. Artikel ini akan mengajak Anda melihat bagaimana kita dapat mengatasi krisis dalam keluarga dengan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bijak-dalam-bergadget-begini-caranya-insight-pdm-andy-setiawan-renungan-kristen\/\" data-type=\"post\" data-id=\"14010\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bijak <\/a>dan penuh iman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Berdoa Bersama sebagai Keluarga<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/krisis-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"krisis - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-20551\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/krisis-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/krisis-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/krisis-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika masalah datang, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/alasan-berdoa-tanpa-jemu-jemu\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18517\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berdoa<\/a>. Yakobus 5:13 berkata, &#8220;<em>Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa!<\/em>&#8221; <a href=\"https:\/\/youtube.com\/shorts\/HqbfSse6RJQ\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/youtube.com\/shorts\/HqbfSse6RJQ\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Doa merupakan senjata paling kuat<\/a> yang kita miliki dalam menghadapi segala krisis. Di tengah kesulitan, doa menjadi ajang yang efektif untuk mempersatukan seluruh keluarga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdoa di tengah kesulitan menjadi tanda <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/iman-kristen-berjalan-di-atas-air\/\" data-type=\"post\" data-id=\"3007\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">iman <\/a>kita kepada Tuhan. Seperti dikatakan di Mazmur 50:15, <em>\u201cBerserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Kembali ke Firman Tuhan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Krisis seringkali membuat kita merasa kehilangan arah. Di saat seperti ini, penting bagi kita untuk kembali ke Firman Tuhan. Mazmur 119:105 menyatakan, &#8220;<em>Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/garam-dan-terang-dunia\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18239\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">terang <\/a>bagi jalanku<\/em>.&#8221;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Firman Tuhan dapat memberi kita kekuatan, hikmat, dan petunjuk dalam menghadapi badai kehidupan. Temukan kekuatan dalam ayat-ayat dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kebenaran\/\" data-type=\"post\" data-id=\"7090\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kebenaran <\/a>yang tak lekang dalam waktu. Siapa tahu, masa-masa ini dapat menjadi sebuah pelajaran yang menumbuhkan Anda dan keluarga. Pula, boleh jadi Anda bisa jadi inspirasi bagi mereka yang mengalami masalah serupa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Mencari Dukungan Orang Terdekat<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada keluarga yang bisa bertahan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/diri-sendiri-2\/\" data-type=\"post\" data-id=\"7055\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sendiri<\/a> dalam menghadapi krisis. Carilah bantuan, terutama dari saudara-saudara seiman, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/seberapa-pentingnya-komunitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">komunitas rohani<\/a>, bahkan dari gereja. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/seberapa-pentingnya-komunitas\/\" data-type=\"post\" data-id=\"5847\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Komunitas gereja<\/a> dan kelompok pendukung lainnya bisa menjadi sumber kekuatan dan dukungan yang besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, menjalin hubungan yang baik bisa sangat penting. Mereka bisa memberi bantuan dan dukungan melewati kerasnya badai hidup. <em>So,<\/em> pastikan untuk menjaga hubungan dengan orang-orang terdekat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Mengambil Langkah Konkret<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/krisis-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"krisis - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-20552\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/krisis-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/krisis-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/krisis-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdoa dan mempercayai Tuhan adalah kunci, tetapi iman tanpa perbuatan adalah mati (Yakobus 2:17). Setelah berdoa dan mencari petunjuk dari Tuhan, kita juga perlu mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum mengambil tindakan, pastikan kita berkonsultasi dengan orang yang ahli. Carilah orang yang kompeten untuk mengatasi masalah yang kita alami.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Menjaga Sikap Positif<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menghadapi krisis dengan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berpikir-positif\/\" data-type=\"post\" data-id=\"16889\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sikap positif<\/a> bisa sangat menentukan hasil akhirnya. Sikap positif bukan berarti menyangkal atau mengecilkan masalah yang ada, namun tetap percaya bahwa Tuhan tetap mengerjakan yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Filipi 4:8 mengajarkan kita untuk memikirkan apa yang benar, apa yang mulia, apa yang adil, apa yang suci, apa yang menyenangkan, apa yang terpuji. Dengan menjaga pikiran dan sikap kita tetap positif, kita bisa melewati krisis dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6. Memelihara Pengampunan dan Pengertian<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam krisis, mudah bagi kita untuk saling menyalahkan. Apalagi di dalam keluarga, di mana kita menaruh <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pengharapan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17070\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengharapan <\/a>yang besar satu sama lain. Itulah alasannya, perlu ada sikap lapang dada: mampu dan mau untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengampuni-orang\/\" data-type=\"post\" data-id=\"7188\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengampuni<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, Kolose 3:13 mengingatkan, &#8220;<em>Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.<\/em>&#8221; Pengampunan dan pengertian adalah kunci untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan dalam keluarga saat menghadapi krisis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Krisis Bisa Dilewati<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menghadapi krisis dalam <a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/tanda-keluarga-bahagia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keluarga<\/a> memang tidak mudah, tetapi dengan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/yokhebed-iman-dalam-sebuah-keranjang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">iman<\/a> kepada Tuhan, semua bisa diatasi. Ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tiang-awan-dan-tiang-api\/\" data-type=\"post\" data-id=\"9215\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dia selalu bersama kita<\/a>, bahkan di tengah <em><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/badai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">badai<\/a><\/em> krisis sekalipun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0Dengan berdoa, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menggali-firman-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kembali ke firman<\/a>, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pembimbing-rohani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mencari dukungan<\/a>, mengambil langkah konkret, menjaga sikap positif, dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/surat-filemon\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memelihara pengampunan<\/a>, kita bisa melewati setiap krisis yang datang dalam keluarga kita. Ingat, krisis bisa menjadi kesempatan untuk tumbuh lebih kuat dan<a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/lebih-dekat-tuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> lebih dekat satu sama lain <\/a>dalam kasih Kristus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hemat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Hemat dan Tetap Bersukacita di Tengah Krisis? Bisa!<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/broken-home\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tegar Hadapi Broken Home bagi Remaja Kristen dengan 3 Tips Berikut<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/cara-tuhan-memakai-pengalaman-buruk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Tuhan Memakai Pengalaman Buruk, Emang Bisa?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ikut-pemilu-dengan-bijak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ikut Pemilu dengan Bijak, Pakai 3 Cara Ini<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bekerja-di-bawah-tekanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Capek Bekerja di Bawah Tekanan? Ini 3 Solusi yang Bisa Bikin Kamu Lega<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Dalam kehidupan setiap keluarga, menghadapi krisis adalah hal yang tak terelakkan. Entah itu masalah finansial, konflik dalam keluarga, atau kesehatan, setiap keluarga pasti akan mengalami masa-masa sulit.&nbsp; Namun, sebagai orang Kristen, kita diajarkan untuk tidak panik dan kehilangan harapan saat menghadapi masalah besar. Artikel ini akan mengajak Anda melihat bagaimana kita dapat mengatasi krisis dalam &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":20550,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[198,206,99,207,199,204],"tags":[],"class_list":["post-20544","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biblical-talk","category-community","category-devotionals","category-family","category-relationship","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20544"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20630,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20544\/revisions\/20630"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}