{"id":21739,"date":"2024-04-30T09:47:34","date_gmt":"2024-04-30T09:47:34","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=21739"},"modified":"2024-05-13T09:34:47","modified_gmt":"2024-05-13T09:34:47","slug":"membangun-keluarga-sehat-rohani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/membangun-keluarga-sehat-rohani\/","title":{"rendered":"7 Cara Membangun Keluarga Sehat Rohani, Parents Wajib Baca!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keluarga sehat adalah impian setiap orang, terutama dari segi rohani.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kehidupan yang penuh dengan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/daniel-gua-singa\/\" data-type=\"post\" data-id=\"9722\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tantangan <\/a>dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/daud-dan-godaan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4595\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">godaan <\/a>ini, memiliki keluarga sehat rohani bukan hanya keinginan tetapi sebuah <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kasih-kebutuhan-primer\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18531\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kebutuhan<\/a>. Tentu saja, karena keluarga yang sehat akan menjadi kekuatan dan kesegaran bagi kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siapa yang tidak senang dengan adanya pasangan dan anak-anak yang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menjadi-menantu-yang-mengasihi-mertua\/\" data-type=\"post\" data-id=\"14359\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengasihi <\/a>kita? Itulah pentingnya membangun keluarga sehat rohani.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini akan membahas 7 cara yang bisa dijadikan panduan bagi para orangtua untuk membangun keluarga sehat rohani.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ingin Keluarga Sehar Rohani? Ini Kuncinya<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Rutinitas Doa Bersama<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membangun keluarga sehat rohani bisa dimulai dengan rutinitas <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/doa-mengubah-segala-sesuatu\/\" data-type=\"post\" data-id=\"20768\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">doa bersama<\/a>. Doa merekatkan satu sama lain, dan menguatkan satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang tertulis dalam Matius 18:20, \u201c<em>Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.<\/em>\u201d Rutinitas doa bersama bukan hanya memperkuat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/tuan-dan-hamba\/\" data-type=\"post\" data-id=\"6954\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hubungan dengan Tuhan<\/a>, tetapi juga menguatkan ikatan antar anggota keluarga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mempelajari Firman Tuhan Bersama<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alkitab adalah pedoman hidup yang luar biasa. Dengan <a href=\"https:\/\/youtube.com\/shorts\/3MrMSIKAygU\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/youtube.com\/shorts\/3MrMSIKAygU\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mempelajari firman<\/a> bersama, keluarga sehat rohani akan terus terbina.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti dalam 2 Timotius 3:16 yang mengatakan, \u201c<em>Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kesalahan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"6933\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesalahan<\/a>, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. <\/em>\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terkhusus untuk para <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teman-baik-dengan-ayah\/\" data-type=\"post\" data-id=\"14629\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ayah<\/a>, inilah tanggung jawab Anda. Sebagai pemimpin keluarga, Anda bertanggung jawab untuk membimbing istri dan anak-anak untuk mengenal Tuhan. Pastikan bahwa\u00a0semua keluarga memiliki iman yang sama di dalam Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Keterbukaan dan Mengampuni<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suka atau tidak, keluarga terdiri atas manusia juga. Pasti ada kesalahan, dosa, dan salah paham yang terjadi. Itulah mengapa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menuju-keterbukaan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17549\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keterbukaan <\/a>(untuk mengakui kesalahan) dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/surat-filemon\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17907\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengampunan <\/a>(untuk memaafkan) penting dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baik kepada pasangan, atau kepada anak, terapkanlah kebiasaan untuk terbuka dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengampuni-orang\/\" data-type=\"post\" data-id=\"7188\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengakui kesalahan<\/a>. Juga, ampuni jika Anda merasa ada yang berbuat salah. Seperti dikatakan di Kolose 3:13, <em>\u201cSabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mengutamakan Waktu Keluarga<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/keluarga-sehat-rohani-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"keluarga sehat rohani - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-21746\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/keluarga-sehat-rohani-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/keluarga-sehat-rohani-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/keluarga-sehat-rohani-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keluarga sehat rohani membutuhkan waktu berkualitas bersama. Mengutamakan waktu bersama, seperti makan malam bersama atau menghabiskan waktu di akhir pekan, memperkuat ikatan keluarga.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan biarkan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gadget\/\" data-type=\"post\" data-id=\"12421\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>gadget<\/em> <\/a>atau <em>handphone<\/em> merebut waktu Anda. Tetapkan waktu untuk bersama, sebagai keluarga. Ciptakan kedekatan terutama bagi anak-anak Anda. Tentu Anda ingin anak-anak mengingat Anda dengan manis, bukan?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Komunikasi yang Terbuka dan Jujur<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/komunikasi\/\" data-type=\"post\" data-id=\"11489\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Komunikasi <\/a>adalah kunci dari keluarga sehat rohani. Berbicara tentang perasaan, pikiran, dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kekhawatiran\/\" data-type=\"post\" data-id=\"13544\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kekhawatiran <\/a>membuka jalan untuk saling memahami dan mendukung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti tertulis di 1 Petrus 3:8, <em>\u201c&#8217;Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati..\u201d<\/em> Inilah syarat-syarat komunikasi yang baik. Sudahkah semua ciri-ciri ini ada di dalam diri Anda?<br><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Membentuk Disiplin dan Batasan yang Sehat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Disiplin dalam keluarga sehat rohani adalah tentang mengajarkan nilai-nilai dan batasan yang sehat kepada anak-anak. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ibrani 12:11 menjelaskan, \u201c<em>Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.<\/em>\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ajarlah disiplin dan batasan (<em>boundaries<\/em>) yang sehat. Kombinasi keduanya membentuk anak-anak bertumbuh dan sehat, serta membangun hubungan yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Memelihara Kesehatan Emosional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesehatan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/manajemen-emosi\/\" data-type=\"post\" data-id=\"15636\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">emosional <\/a>adalah komponen penting dari keluarga sehat rohani. Mengakui dan mengatasi stres, kecemasan, atau masalah emosional lainnya penting untuk menjaga kesehatan mental dan spiritual keluarga.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mazmur 34:18 menjanjikan, \u201c<em>Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati,dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.<\/em>\u201d Biasakan pasangan dan anak-anak untuk mencari Tuhan ketika mereka stres atau tertekan. Pula, ciptakan lingkungan di mana setiap orang bebas mengutarakan perasaannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bangun Keluarga Sehat Rohani Sekarang<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/keluarga-sehat-rohani-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"keluarga sehat rohani - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-21747\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/keluarga-sehat-rohani-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/keluarga-sehat-rohani-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/keluarga-sehat-rohani-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membangun keluarga sehat rohani memang membutuhkan usaha dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/3-komitmen-untuk-membangun-hubungan-persahabatan-yang-tidak-terpisahkan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1165\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">komitmen<\/a>. Namun, dengan mengikuti panduan di atas, Anda akan menemukan bahwa setiap langkah yang Anda ambil membawa keluarga Anda lebih dekat kepada Tuhan dan satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, mari lakukan semua tips-tips ini. Karena, keluarga yang sehat hanya akan terwujud jika kita mau melaksanakannya. Selamat mencoba!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/komunikasi\/\" data-type=\"post\" data-id=\"11489\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Komunikasi yang Baik, Kunci Atasi Konflik Suami-Istri<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/6-aktivitas-rohani-anak\/\" data-type=\"post\" data-id=\"19829\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Parents Wajib Tahu! 6 Aktivitas Rohani untuk Memperkenalkan Tuhan kepada Anak<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/konflik-keluarga\/\" data-type=\"post\" data-id=\"21383\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Awas! 6 Hal Ini Potensi Memicu Konflik Keluarga, Hindari Sekarang!<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibu\/\" data-type=\"post\" data-id=\"10647\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menemukan Damai di Tengah Kesibukan Harian Seorang Ibu<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menjadi-berkat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apakah Saya adalah Suami yang Menjadi Berkat bagi Istri?<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Keluarga sehat adalah impian setiap orang, terutama dari segi rohani. Dalam kehidupan yang penuh dengan tantangan dan godaan ini, memiliki keluarga sehat rohani bukan hanya keinginan tetapi sebuah kebutuhan. Tentu saja, karena keluarga yang sehat akan menjadi kekuatan dan kesegaran bagi kita. Siapa yang tidak senang dengan adanya pasangan dan anak-anak yang mengasihi kita? Itulah &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":21745,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[198,99,207,203,208,209,199,204,1],"tags":[],"class_list":["post-21739","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biblical-talk","category-devotionals","category-family","category-lifestyle","category-marriage","category-parenting","category-relationship","category-spiritual-life","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21739","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21739"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21739\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21932,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21739\/revisions\/21932"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21745"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21739"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21739"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21739"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}