{"id":22667,"date":"2024-07-03T07:24:09","date_gmt":"2024-07-03T07:24:09","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=22667"},"modified":"2024-07-03T07:24:11","modified_gmt":"2024-07-03T07:24:11","slug":"gembala-yang-baik-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/gembala-yang-baik-2\/","title":{"rendered":"Kenapa Yesus disebut Gembala yang Baik, Ini Dia 5 Alasannya. Sudah Tahu?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam Alkitab, Yesus disebut sebagai \u201cGembala yang Baik.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini muncul di <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/yohanes\/\" data-type=\"post\" data-id=\"21797\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yohanes <\/a>10:11, ketika Ia berkata, <em>\u201c&#8221;Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.&#8221; <\/em>\u00a0Hubungan antara gembala dan domba adalah hubungan yang erat. Gembala <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4257\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">melindungi<\/a>, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pembimbing-rohani\/\" data-type=\"post\" data-id=\"13366\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menuntun<\/a>, dan mencukupkan kebutuhan domba. Sementara domba mengikuti perintah gembala.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah yang Yesus maksudkan. Ia adalah Tuhan, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pemimpin-keluarga\/\" data-type=\"post\" data-id=\"6940\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemimpin<\/a>, namun juga ayah: memimpin dan menyayangi. Akan tetapi, apa yang sebenarnya membuat Yesus layak disebut gembala yang baik? Berikut alasan-alasannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Yesus Mengenal Domba-domba-Nya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu alasan Yesus layak menjadi gembala yang baik adalah karena Dia mengenal domba-domba-Nya secara pribadi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam Yohanes 10:14, Yesus berkata, &#8220;<em>Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.<\/em>&#8221; Penggunaan kata &#8220;mengenal&#8221; di sini menunjukkan <a href=\"https:\/\/youtube.com\/shorts\/LaGkFRkQ8aw\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/youtube.com\/shorts\/LaGkFRkQ8aw\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hubungan yang mendalam dan intim<\/a>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yesus tidak hanya mengetahui nama kita, tetapi juga memahami kebutuhan, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kekhawatiran\/\" data-type=\"post\" data-id=\"13544\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kekhawatiran<\/a>, dan keadaan kita. Pengertian ini membuat kita merasa dicintai dan dihargai. Ia bukan hanya Tuhan yang mulia, tetapi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ayah-dan-sahabat\/\" data-type=\"post\" data-id=\"14231\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ayah dan sahabat<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, sudah seharusnya kita berusaha dekat dengan Dia (Ibrani 4:16).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Yesus Menuntun dan Melindungi<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/gembala-yang-baik-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"gembala yang baik - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-22676\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/gembala-yang-baik-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/gembala-yang-baik-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/gembala-yang-baik-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang gembala yang baik selalu memastikan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/keselamatan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"13824\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keselamatan <\/a>domba-dombanya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yesus melakukan hal yang sama untuk umat-Nya. Dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-23\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4198\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mazmur 23<\/a>:1-4, Daud menggambarkan Tuhan sebagai gembala yang \u201cmenuntun ke padang rumput hijau\u201d dan \u201cair yang tenang,\u201d serta melindungi dari bahaya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yesus menuntun kita di jalan yang benar, dan melindungi kita dari segala bentuk kejahatan dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/godaan-iblis\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17805\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">godaan<\/a>. Dengan percaya kepada Yesus, kita mendapatkan perlindungan dan bimbingan yang pasti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudahkah Anda percaya sepenuhnya kepada Dia?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Yesus Memberikan Hidup-Nya untuk Kita<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rela-berkorban\/\" data-type=\"post\" data-id=\"20925\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengorbanan <\/a>adalah inti dari pelayanan Yesus sebagai gembala yang baik.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam Yohanes 10:11, Yesus dengan tegas menyatakan bahwa Dia \u201cmemberikan nyawa-Nya untuk domba-domba-Nya.\u201d Pengorbanan ini menunjukkan kasih yang tak terhingga dan kesediaan untuk menderita demi keselamatan kita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kematian Yesus di kayu <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/yesus-memikul-salib\/\" data-type=\"post\" data-id=\"21715\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">salib <\/a>adalah bukti terbesar dari kasih-Nya dan pengorbanan-Nya untuk menyelamatkan kita dari dosa. Namun, patut diingat bahwa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/rut-dan-kasih-karunia\/\" data-type=\"post\" data-id=\"22439\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kasih karunia Allah<\/a> itu berharga. Kita mengikut Yesus, berarti melepaskan dosa dan hidup seperti Dia hidup (1 Yohanes 2:6).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Yesus Mencari yang Tersesat<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/gembala-yang-baik-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"gembala yang baik - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-22675\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/gembala-yang-baik-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/gembala-yang-baik-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/gembala-yang-baik-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gembala yang baik tidak akan meninggalkan domba yang hilang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam Lukas 15:4-7, Yesus menceritakan perumpamaan tentang gembala yang meninggalkan 99 domba untuk mencari satu yang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengeluh\/\" data-type=\"post\" data-id=\"10757\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hilang<\/a>. Ini menunjukkan bahwa setiap individu sangat berharga di mata Yesus.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia tidak akan berhenti mencari hingga menemukan kita yang tersesat dan membawa kita kembali ke kawanan. Sikap Yesus ini memberikan kita <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pengharapan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17070\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengharapan <\/a>bahwa kita selalu bisa kembali kepada-Nya, tidak peduli seberapa jauh kita tersesat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak peduli keadaan kita saat ini, Ia akan menerima kita. Syaratnya cukup satu: bertobat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Yesus Memelihara dan Memberi Makan Domba-domba-Nya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gembala yang baik tidak hanya melindungi, tetapi juga memelihara dan memberikan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kebutuhan-emosi-si-buah-hati\/\" data-type=\"post\" data-id=\"20499\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kebutuhan <\/a>dasar domba-dombanya. Dalam Yohanes 6:35, Yesus berkata, &#8220;<em>Kata Yesus kepada mereka: \u201dAkulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. <\/em>&#8221;\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yesus memelihara kita secara rohani dengan memberikan firman-Nya yang menguatkan dan membimbing kita. Dia juga memenuhi kebutuhan kita sehari-hari, memastikan bahwa kita tidak kekurangan dalam hal apapun.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Yesus, Gembala yang Baik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebutan &#8220;gembala yang baik&#8221; bagi Yesus bukan hanya sebuah gelar, melainkan cerminan dari tindakan dan kasih-Nya kepada kita. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia mengenal kita secara pribadi, menuntun dan melindungi, memberikan hidup-Nya untuk kita, mencari yang tersesat, dan memelihara kita. Dengan lima sikap ini, Yesus menunjukkan bahwa Dia adalah gembala yang baik, dan kita layak mengikuti-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengikuti Yesus sebagai gembala yang baik berarti kita percaya dan bergantung sepenuhnya pada-Nya. Dalam kehidupan yang penuh tantangan ini, memiliki seorang gembala yang baik seperti Yesus memberi kita ketenangan, keyakinan, dan arah yang jelas. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita terus mendekatkan diri kepada Yesus dan menikmati kasih dan perlindungan-Nya setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gembala-yang-baik\/\" data-type=\"post\" data-id=\"22236\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yesus: Gembala yang Baik. Kita, Domba yang Baik? Praktekkan 3 Hal Ini!<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/percaya-tuhan-yesus\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4327\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\u201cTuhan Yesus, Saya Percaya Pada-Mu:\u201d Apa Buktinya?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/1-korintus-13\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17929\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kasih yang Sejati: Pesan di Balik 1 Korintus 13<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengapa-bertobat-jika-jatuh-dosa-lagi\/\" data-type=\"post\" data-id=\"21511\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengapa Harus BERTOBAT, Jika Nanti Jatuh Dosa Lagi?<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Dalam Alkitab, Yesus disebut sebagai \u201cGembala yang Baik.\u201d Ini muncul di Yohanes 10:11, ketika Ia berkata, \u201c&#8221;Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.&#8221; \u00a0Hubungan antara gembala dan domba adalah hubungan yang erat. Gembala melindungi, menuntun, dan mencukupkan kebutuhan domba. Sementara domba mengikuti perintah gembala. Inilah yang Yesus maksudkan. Ia adalah Tuhan, &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":21,"featured_media":22677,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[202,198,99,205,204],"tags":[],"class_list":["post-22667","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bible-and-character","category-biblical-talk","category-devotionals","category-quite-time-and-pray","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22667","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22667"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22667\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22678,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22667\/revisions\/22678"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22667"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22667"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22667"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}