{"id":23332,"date":"2024-11-23T15:59:15","date_gmt":"2024-11-23T15:59:15","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=23332"},"modified":"2024-12-03T13:22:58","modified_gmt":"2024-12-03T13:22:58","slug":"gen-z-pengikut-kristus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/gen-z-pengikut-kristus\/","title":{"rendered":"Ikut Kristus Ketinggalan Zaman? Gen Z Wajib Tahu 5 Prinsip Ini!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Gen Z<\/strong> adalah sebutan bagi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pahlawan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"10814\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">generasi<\/a> yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, dikenal kreatif, adaptif, dan sangat akrab dengan teknologi digital. Hidup di era internet, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/bijak-gunakan-media-sosial\/\" data-type=\"post\" data-id=\"8858\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">media sosial<\/a>, dan budaya pop yang berkembang pesat, tantangan yang dihadapi pun turut berkembang. Tak jarang, seorang <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gen-z-cinta-tuhan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"21124\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gen Z <\/a>yang juga pengikut Kristus menghadapi pergumulan untuk tetap setia dalam keyakinannya sambil beradaptasi menjalani gaya hidup masa kini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai orang Kristen, hidup kita dipanggil untuk menjadi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/menjadi-terang-dunia\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18830\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">terang<\/a> dan garam bagi dunia (Matius 5:13-16). Jadi, bagaimana cara agar Gen Z dapat tetap mengikuti <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/growth-mindset\/\" data-type=\"post\" data-id=\"20226\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perkembangan zaman<\/a> sambil memegang teguh iman sebagai murid Kristus? Kupas tuntas 5 prinsipnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">5 <strong>Prinsip Gen Z Pengikut Kristus Anti Ketinggalan Zaman&nbsp;<\/strong><\/h1>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana caranya Gen Z tetap menjadi pengikut Kristus yang setia saat seharusnya beradaptasi pula dengan segala perkembangan dunia? Simak 5 hal ini yang perlu ditanamkan dalam diri seorang Gen Z Kristen! <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Tetap Berakar dalam Firman Tuhan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-1-1.jpg\" alt=\"Gen z - gereja gkdi - 1\" class=\"wp-image-23347\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-1-1.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-1-1-570x380.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-1-1-463x309.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia yang penuh opini dan arus informasi, penting untuk memiliki dasar yang kokoh dalam Firman Tuhan. Mazmur 119:105 mengatakan, <em>\u201c<a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/firman-mu-pelita\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4619\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Firman-Mu<\/a> itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berakar pada firman berarti membaca, merenungkan, dan menerapkan ajaran Alkitab dalam kehidupan sehari-hari. Ini membantu Gen Z memilah apa yang baik dan sesuai dengan kehendak Tuhan di tengah budaya modern yang sering bertentangan dengan prinsip Kristen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tips praktis:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tentukan waktu khusus merenungkan Firman Tuhan secara pribadi.<\/li>\n\n\n\n<li>Bergabunglah dengan komunitas diskusi Alkitab di gereja atau media sosial.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan platform media sosial untuk membagikan nilai-nilai Kristen.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Miliki Sesama Komunitas Gen <\/strong>Z <strong>yang Mendukung<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-2.jpg\" alt=\"Gen z - gereja gkdi - 2\" class=\"wp-image-23348\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-2.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-2-570x380.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-2-463x309.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu tantangan terbesar bagi Gen Z adalah pengaruh teman sebaya. Penting untuk memiliki <a href=\"https:\/\/youtu.be\/LSHpPQRe9zo?si=Pdm8qsAzEZ_5wucD\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">komunitas<\/a> mendukung pertumbuhan iman. 1 Korintus 15:33 memperingatkan, <em>\u201c&#8230; Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan berarti menjauhi semua orang yang berbeda nilai, tetapi penting untuk memilih teman-teman dekat yang mendukung hubungan Anda dengan Tuhan. Komunitas ini dapat memberikan semangat ketika Anda merasa lelah secara spiritual dan membantu tetap bertahan di jalan Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tips praktis:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ikuti kelompok kecil atau pelayanan anak muda di gereja.<\/li>\n\n\n\n<li>Cari mentor rohani yang bisa membimbing Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Libatkan diri dalam kegiatan yang membangun, seperti pelayanan sosial atau misi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Gunakan Teknologi untuk Kemuliaan Tuhan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-3.jpg\" alt=\"Gen z - gereja gkdi - 3\" class=\"wp-image-23349\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-3.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-3-570x380.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-3-463x309.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai generasi digital, teknologi dan media sosial turut menjadi \u2018alat perang\u2019 untuk menyebarkan nilai-nilai Kristen. Yesus memerintahkan murid-murid-Nya, <em>\u201cKarena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku \u2026\u201d<\/em> (Matius 28:19). Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggunakan media sosial secara positif!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alih-alih terjebak arus dalam konten negatif yang merugikan, Gen Z dapat menggunakan platform seperti Instagram, TikTok, atau YouTube untuk berbagi ayat-ayat Alkitab, kesaksian, dan pesan-pesan inspiratif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tips praktis:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buat konten kreatif yang menginspirasi iman.<\/li>\n\n\n\n<li>Ikuti influencer Kristen yang memberikan dampak positif.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan hashtag seperti #FaithInAction atau #GenZForChrist untuk menjangkau lebih banyak orang.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Hidup Autentik dan Tidak Takut Berbeda<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-4.jpg\" alt=\"Gen z - gereja gkdi - 4\" class=\"wp-image-23350\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-4.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-4-570x380.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-4-463x309.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gen Z dikenal sebagai generasi yang menghargai keaslian. Sebagai pengikut Kristus, penting untuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berani-tampil-beda\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18209\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berintegritas<\/a> dan tidak takut menunjukkan nilai-nilai Anda meskipun berbeda dengan dunia. Roma 12:2 mengingatkan, <em>\u201cJanganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, \u2026\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orisinalitas ini akan menjadi kesaksian bagi orang lain. Ketika Gen Z tetap setia pada iman sambil menunjukkan kasih dan integritas, itu dapat menginspirasi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tips praktis:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berani mengatakan tidak pada hal-hal yang bertentangan dengan iman.<\/li>\n\n\n\n<li>Menjadi teladan di lingkungan sekolah, kampus, atau tempat kerja.<\/li>\n\n\n\n<li>Bagikan kesaksian hidup Anda kepada teman-teman.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Berdoa dan Mengandalkan Tuhan dalam Segala Hal<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-5.jpg\" alt=\"Gen z - gereja gkdi - 5\" class=\"wp-image-23351\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-5.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-5-570x380.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Gen-z-gereja-gkdi-5-463x309.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hidup di dunia yang penuh tantangan, <strong>Gen Z<\/strong> perlu belajar untuk selalu mengandalkan Tuhan melalui doa. Filipi 4:6 berkata, <em>\u201cJanganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Doa bukan hanya tentang meminta, tetapi juga tentang membangun hubungan intim dengan Tuhan. Ketika Anda menghadapi tekanan dari dunia, doa memberi kekuatan dan hikmat untuk tetap setia kepada-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tips praktis:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tetapkan waktu khusus untuk berdoa secara pribadi setiap hari.<\/li>\n\n\n\n<li>Buat grup doa bersama teman-teman.<\/li>\n\n\n\n<li>Tulis jurnal doa untuk melihat bagaimana Tuhan akan menjawabnya di kemudian hari.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Menjadi Gen Z yang Memberi Dampak Bagi Dunia<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai generasi yang hidup di tengah dunia yang terus berubah, Gen Z dipanggil untuk menjadi saksi Kristus dengan cara yang relevan dan kreatif. Dengan berakar pada Firman Tuhan, memiliki komunitas yang mendukung, memanfaatkan teknologi, hidup autentik, dan mengandalkan doa, Gen Z tidak akan kehilangan identitas sebagai pengikut Kristus walau banyak tuntutan sosial di mata dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingat, menjadi murid Kristus bukan berarti meninggalkan dunia, tetapi menjadi terang di dalamnya (Yohanes 17:15-18). Ayo Gen Z, jadilah pengikut Kristus yang berdampak bagi dunia!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related Articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/masa-muda-memuliakan-tuhan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18616\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Masa Muda, Masanya Memuliakan Tuhan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/saat-teduh-menemukan-tuhan-bagian-1\/\" data-type=\"post\" data-id=\"9300\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Saat Teduh, Saatnya Menemukan Tuhan (Bagian 1)<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/gen-y\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18739\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menjadi Gen Y yang Memuliakan Tuhan? Ini Caranya<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/turning-point-rony\/\" data-type=\"post\" data-id=\"8375\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dari Pergaulan Buruk Menjadi Pengikut Kristus | Turning Point Rony | Kesaksian Kristen<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/7-kesalahpahaman-tentang-murid-yesus\/\" data-type=\"post\" data-id=\"22566\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">7 Kesalahpahaman tentang Menjadi Murid Yesus, Awas Hati-Hati!<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Gen Z adalah sebutan bagi generasi yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, dikenal kreatif, adaptif, dan sangat akrab dengan teknologi digital. Hidup di era internet, media sosial, dan budaya pop yang berkembang pesat, tantangan yang dihadapi pun turut berkembang. Tak jarang, seorang Gen Z yang juga pengikut Kristus menghadapi pergumulan untuk tetap setia dalam &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":27,"featured_media":23352,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[198,211,206,99,199,200,210,204],"tags":[],"class_list":["post-23332","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biblical-talk","category-character","category-community","category-devotionals","category-relationship","category-self-development","category-single-life","category-spiritual-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23332","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23332"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23332\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23861,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23332\/revisions\/23861"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23352"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23332"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23332"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23332"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}