{"id":25227,"date":"2025-03-11T20:39:39","date_gmt":"2025-03-11T20:39:39","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=25227"},"modified":"2025-03-11T20:39:42","modified_gmt":"2025-03-11T20:39:42","slug":"mengatur-budget-4-tips-anti-boncos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/mengatur-budget-4-tips-anti-boncos\/","title":{"rendered":"4 Tips Mengatur Budget Anti Boncos"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengatur <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/strategi-keuangan-minim-bujet-bagi-single-parents\/\" data-type=\"post\" data-id=\"9753\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keuangan<\/a> dengan baik merupakan salah satu keterampilan penting dalam kehidupan sehari-hari. <em>Budget <\/em>atau anggaran adalah rencana keuangan yang dibuat untuk mengalokasikan pendapatan secara bijaksana. Sayangnya, banyak orang mengalami kesulitan dalam mengatur <em><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hidup-pas-pasan-bisa-lho-bahagia\/\" data-type=\"post\" data-id=\"21694\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">budget<\/a><\/em>, sehingga seringkali keuangan menjadi tidak terkontrol. Hal ini dapat berdampak pada tekanan finansial, utang yang menumpuk, dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manusia sering kesulitan membedakan mana kebutuhan dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/penghasilan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18718\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keinginan<\/a>, terlebih dalam dunia yang penuh dengan godaan konsumtif. Tanpa pengaturan <em>budget <\/em>yang baik, seseorang bisa terjebak dalam gaya hidup yang boros dan akhirnya mengalami kesulitan finansial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Firman Tuhan mengajarkan kita untuk menjadi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/boros\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17336\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengelola<\/a> yang baik atas apa yang telah diberikan kepada kita. <em>&#8220;Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya? Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?&#8221;<\/em> (Lukas 16:11-12). Ayat ini mengingatkan kita mengenai pentingnya mengelola keuangan dengan bijak.<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Mengatur <em>Budget <\/em>Itu Penting?<\/h1>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentunya hal ini akan membantu kita untuk hidup sesuai kemampuan dan tidak terjebak dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/utang-memangnya-boleh\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17887\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">utang<\/a> konsumtif. Dengan memiliki perencanaan keuangan yang baik, kita bisa memenuhi kebutuhan pokok, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/3-langkah-menabung-berdasarkan-nilai-kristen\/\" data-type=\"post\" data-id=\"23506\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menabung<\/a> untuk masa depan, serta membantu orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Amsal 21:5 berkata, <em>&#8220;Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.&#8221;<\/em> Dari ayat ini, kita belajar bahwa perencanaan yang baik membawa kesejahteraan, sedangkan tindakan impulsif dapat menyebabkan kesulitan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, bagaimana cara mengatur <em>budget <\/em>dengan benar agar tidak <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/hidup-sederhana\/\" data-type=\"post\" data-id=\"15528\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">boros<\/a>? Berikut adalah empat tips berdasarkan prinsip-prinsip Alkitab untuk mengatur <em>budget <\/em>dengan bijak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-25228\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-1.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-1-570x380.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-1-463x309.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu kesalahan terbesar dalam mengatur <em>budget <\/em>adalah tidak bisa membedakan antara <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kebutuhan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"12272\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kebutuhan<\/a> dan keinginan. Filipi 4:19 mengatakan, <em>&#8220;Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.&#8221;<\/em> Tuhan menjamin bahwa kebutuhan kita akan dicukupi, namun kita juga harus bijak dalam mengalokasikan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mimpi-cepat-kaya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18346\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uang<\/a> untuk hal-hal yang benar-benar penting. Prioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan pokok seperti makanan, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan sebelum mengalokasikan uang untuk hiburan atau gaya hidup.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Buat Rencana untuk Mengatur Keuangan yang Jelas<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-25232\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-2.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-2-570x380.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-2-463x309.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Amsal 16:3 menasihati, <em>&#8220;Serahkanlah perbuatanmu kepada Tuhan, maka terlaksanalah rencanamu.&#8221;<\/em> Sebagaimana dikatakan dalam Maleakhi 3:10, <em>\u201cBawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.\u201d<\/em>\u00a0 Ayat ini mengingatkan pentingnya pertama-tama menyisihkan penghasilan dengan terlebih dulu memberi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/perpuluhan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"13844\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">persepuluhan<\/a> sebagai bagian Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam mengatur <em>budget<\/em>, penting untuk memiliki rencana yang jelas, namun tetap lebih dulu menyerahkannya ke dalam tangan Tuhan. Buatlah daftar pemasukan dan pengeluaran, lalu <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/persembahan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"19159\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">alokasikan<\/a> dana sesuai kebutuhan. Pastikan ada dana untuk menabung dan dana darurat agar tidak panik saat terjadi situasi tak terduga. Dengan memiliki rencana yang tertata, kita dapat lebih disiplin dalam mengelola keuangan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Hindari Utang yang Tidak Perlu<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-3.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-25229\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-3.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-3-570x380.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-3-463x309.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak orang terjebak dalam utang karena tidak memiliki <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/yunus-dan-pilihan-hati-hati-dengan-pilihan-anda\/\" data-type=\"post\" data-id=\"23242\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perencanaan<\/a> keuangan yang baik. Roma 13:8 mengingatkan kita, <em>&#8220;Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.&#8221;<\/em> Ayat ini mengajarkan kita untuk hidup bebas dari jerat <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/utang\/\" data-type=\"post\" data-id=\"10712\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">utang<\/a> yang bisa membebani kehidupan. Jika memang harus berutang, pastikan bahwa itu untuk kebutuhan yang mendesak dan bukan memenuhi gaya hidup yang tidak perlu. Selalu pertimbangkan kemampuan finansial sebelum mengambil keputusan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Sisihkan untuk Memberi dan Menabung<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-4.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-25230\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-4.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-4-570x380.jpg 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Mengatur-Gereja-GKDI-4-463x309.jpg 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu prinsip keuangan dalam Alkitab adalah <a href=\"https:\/\/youtu.be\/QMNV2PV6N2Y?si=PntKEzzNM1oJ9-NB\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memberi<\/a>. Amsal 3:9-10 berkata, <em>&#8220;Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.&#8221;<\/em> Memberi tidak hanya berarti <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/persembahan-hidup\/\" data-type=\"post\" data-id=\"20889\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">persembahan<\/a> di gereja, tetapi juga membantu sesama yang membutuhkan. Selain itu, jangan lupa untuk menabung sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengatur <em>budget<\/em>. Menabung membantu kita menghadapi masa depan dengan lebih tenang dan menghindari masalah keuangan di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">Memuliakan Tuhan dengan Bijak Mengatur Keuangan<\/h1>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengatur keuangan dengan benar adalah langkah bijak agar bisa menjalani kehidupan yang lebih tenang dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/damai-sejahtera\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17478\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sejahtera<\/a>. Dengan memprioritaskan kebutuhan, membuat rencana keuangan, menghindari utang, serta menyisihkan untuk memberi dan menabung, kita dapat menjadi pengelola yang baik atas <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/berkat-tuhan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"3880\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berkat<\/a> yang Tuhan berikan. Sebagaimana tertulis dalam 1 Korintus 4:2, <em>&#8220;Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.&#8221;<\/em> Mari kita menjadi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pelayanan-buat-tuhan-atau-cari-uang-with-pdm-jordan-sit-in-podcast-part-1\/\" data-type=\"post\" data-id=\"15613\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pelayan<\/a> Tuhan yang bijak dalam mengatur keuangan, agar hidup kita diberkati dan menjadi berkat bagi orang lain melalui kepercayaan yang diberikan atas kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/5-hikmat-alkitab-untuk-finansial\/\" data-type=\"post\" data-id=\"22366\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Hikmat Alkitab untuk Mengelola Finansial Anda<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/harta-4-prinsip-mengelolah-harta-menurut-alkitab\/\" data-type=\"post\" data-id=\"24045\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Prinsip Mengelolah Harta Menurut Firman Tuhan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/masalah-finansial-keluarga\/\" data-type=\"post\" data-id=\"8295\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Solusi Atasi Stres Akibat Masalah Finansial Keluarga<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/4-cara-mengatasi-sifat-kikir-hidup-lebih-dermawan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"24347\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sifat Kikir Dapat Menahan Berkat: 4 Langkah Hidup Dermawan Sesuai Firman Tuhan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/4-ayat-bukti-bahwa-kristus-adalah-bantuan-sejati\/\" data-type=\"post\" data-id=\"23944\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jangan Panik! Kristus adalah Sumber Bantuan, 4 Ayat Ini jadi Buktinya!<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>Mengatur keuangan dengan baik merupakan salah satu keterampilan penting dalam kehidupan sehari-hari. Budget atau anggaran adalah rencana keuangan yang dibuat untuk mengalokasikan pendapatan secara bijaksana. Sayangnya, banyak orang mengalami kesulitan dalam mengatur budget, sehingga seringkali keuangan menjadi tidak terkontrol. Hal ini dapat berdampak pada tekanan finansial, utang yang menumpuk, dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Manusia &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":27,"featured_media":25231,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,207,255,208,199,200,210],"tags":[],"class_list":["post-25227","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-family","category-finance","category-marriage","category-relationship","category-self-development","category-single-life"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25227","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25227"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25227\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25234,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25227\/revisions\/25234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25231"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}