{"id":26213,"date":"2025-05-26T06:23:07","date_gmt":"2025-05-26T06:23:07","guid":{"rendered":"https:\/\/gkdi.org\/blog\/?p=26213"},"modified":"2025-05-28T03:02:36","modified_gmt":"2025-05-28T03:02:36","slug":"5-tips-membangun-pernikahan-yang-jauh-dari-kdrt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/5-tips-membangun-pernikahan-yang-jauh-dari-kdrt\/","title":{"rendered":"5 Tips Membangun Pernikahan yang Sehat, Jauh dari KDRT"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Banyak pasangan menikah yang memulai dengan cinta dan harapan, namun di tengah jalan, hubungan mereka berubah menjadi medan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/empati\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17353\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">konflik<\/a> dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pemimpin-keluarga\/\" data-type=\"post\" data-id=\"6940\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kekerasan<\/a>. Bagaimana kita bisa membangun pernikahan yang sehat dan bebas dari KDRT?\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernikahan adalah perjalanan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/7-kunci-pernikahan-kristen-yang-sehat\/\" data-type=\"post\" data-id=\"21917\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">seumur hidup<\/a> yang tidak selalu mulus. Dalam dinamika rumah tangga, godaan untuk bersikap tidak sabar dan kasar bisa muncul. Jika tidak diantisipasi, konflik kecil bisa berkembang menjadi KDRT yang dapat merusak ikatan kasih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-15\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EjfzKHoEkso?autoplay=1&mute=1&loop=1&playlist=EjfzKHoEkso\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/div><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simak 5 Tips Penting Membangun Pernikahan yang Sehat, Jauh dari KDRT Berikut Berdasarkan Prinsip-Prinsip Firman Tuhan.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada pasangan yang berharap mengalami KDRT dalam pernikahannya. Namun kenyataannya, banyak yang terjebak dalam hubungan penuh tekanan, emosi, dan luka. <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=IveqFdXZJ1I\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan merancang pernikahan sebagai tempat saling menunjukkan kasih, bukan kekerasan<\/a>. Mari belajar membangun hubungan yang sesuai dengan rancangan-Nya. Simak 5 tips penting berikut berdasarkan prinsip-prinsip Firman Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Letakkan Kristus Sebagai Dasar Dalam Pernikahanmu<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-1.png\" alt=\"KDRT-gereja gkdi-1\" class=\"wp-image-26403\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-1.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-1-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-1-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dasar yang kokoh sangat penting dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/membangun-rumah-tangga\/\" data-type=\"post\" data-id=\"5632\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membangun<\/a> rumah tangga. Jika pondasinya rapuh, bangunan pun mudah runtuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJika bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya\u2026\u201d \u2014 Mazmur 127:1<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat Kristus menjadi pusat hubungan, kasih dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/5-cara-praktis-menghadapi-amarah-dalam-pernikahan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"25759\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengampunan<\/a> menjadi gaya hidup. Ini adalah benteng awal untuk mencegah KDRT. Dalam kasih Kristus, pasangan belajar saling memahami dan menahan diri dari tindakan yang merugikan. Tanpa kehadiran Tuhan dalam rumah tangga, pasangan akan lebih mudah terseret secara emosi dan ego. Kristus memberi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/suami-istri-harmonis-dan-langgeng-dalam-kristus\/\" data-type=\"post\" data-id=\"23552\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">teladan kasih<\/a> tanpa kekerasan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Komunikasi yang Sehat Merupakan Kunci Utama<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-2.png\" alt=\"KDRT-gereja gkdi-2\" class=\"wp-image-26404\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-2.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-2-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-2-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak konflik rumah tangga dimulai dari miskomunikasi. Menyimpan emosi atau mengungkapkannya dengan cara kasar hanya membuka jalan menuju KDRT.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHendaklah kamu cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata dan juga lambat untuk marah.\u201d \u2014 Yakobus 1:19<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/komunikasi\/\" data-type=\"post\" data-id=\"11489\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Komunikasi yang terbuka<\/a> dan penuh empati membuat pasangan merasa dihargai dan dipahami. Pilih waktu yang tepat untuk membicarakan masalah, bukan di tengah emosi yang meluap. Saling mendengarkan tanpa menghakimi menciptakan ruang aman dalam <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/apresiasi-istri\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17537\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hubungan<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Kendalikan Emosi, Jangan Biarkan Amarah Menguasai Hubungan<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-3.png\" alt=\"KDRT-gereja gkdi-3\" class=\"wp-image-26405\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-3.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-3-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-3-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Marah adalah emosi alami, tapi jika tidak dikelola, bisa menjadi pintu masuk KDRT. Mengendalikan emosi adalah salah satu bentuk <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kedewasaan-rohani\/\" data-type=\"post\" data-id=\"17556\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kedewasaan rohani<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cApabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa\u2026\u201d \u2014 Efesus 4:26<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ambillah waktu untuk menenangkan diri sebelum merespons <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"10567\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">situasi sulit<\/a>. Doa bisa menjadi cara terbaik untuk menenangkan hati yang bergolak. Latihlah diri untuk mengenali pemicu amarah agar dapat mengantisipasi reaksi yang merusak. Kepekaan terhadap perasaan pasangan juga membantu mencegah gesekan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/5-cara-praktis-menghadapi-amarah-dalam-pernikahan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"25759\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">emosional<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Bangunlah Pola Pengampunan dan Pemulihan<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-4.png\" alt=\"KDRT-gereja gkdi-4\" class=\"wp-image-26406\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-4.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-4-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-4-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Luka dalam pernikahan bisa sembuh lewat pengampunan. Kebencian dan dendam justru memupuk potensi KDRT.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain\u2026\u201d \u2014 Kolose 3:13<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengampunan bukan berarti menyetujui kesalahan, tapi memberi kesempatan bagi perubahan dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/5-langkah-mengembalikan-pernikahan-dari-jalan-buntu\/\" data-type=\"post\" data-id=\"25560\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemulihan<\/a>. Memelihara kasih dalam relasi membutuhkan komitmen untuk saling memberi ruang bertumbuh. Saat pasangan merasa aman untuk mengakui kesalahan, mereka juga merasa diberi harapan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Carilah Bantuan yang Dapat Menolong Saat Diperlukan<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-5.png\" alt=\"KDRT-gereja gkdi-5\" class=\"wp-image-26407\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-5.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-5-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-5-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terkadang, pasangan membutuhkan bantuan pihak ketiga: konselor, gembala, atau teman rohani. Mencari bantuan bukan tanda kelemahan, tapi <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/7-kunci-pernikahan-kristen-yang-sehat\/\" data-type=\"post\" data-id=\"21917\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kebijaksanaan<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKarena di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.\u201d \u2014 Matius 18:20<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan melibatkan komunitas dan pemimpin rohani, pasangan bisa mendapatkan dukungan dan pemulihan. Jangan biarkan rasa malu menghalangi langkah menuju pertolongan. Dalam terang kasih Tuhan, setiap luka bisa <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/perumpamaan-anak-yang-hilang\/\" data-type=\"post\" data-id=\"21983\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dipulihkan<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tuhan Ingin Pernikahan Kita Penuh Damai dan Sukacita, Jauh dari Segala Bentuk KDRT<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-Kes.png\" alt=\"KDRT-gereja gkdi-Kes\" class=\"wp-image-26409\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-Kes.png 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-Kes-570x321.png 570w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/KDRT-gereja-gkdi-Kes-463x261.png 463w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">KDRT bukanlah kehendak Tuhan. Ia ingin kita mengalami pernikahan yang penuh kasih, damai, dan saling menghormati. Membangun pernikahan yang jauh dari KDRT membutuhkan usaha, komitmen, dan <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/ingat-kasih-bapa\/\" data-type=\"post\" data-id=\"18362\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">penyertaan Tuhan<\/a> setiap hari. Dengan mengikuti prinsip-prinsip firman Tuhan, kita bisa menata rumah tangga yang kuat dan sehat. Biarlah kasih Kristus menjadi pondasi utama dalam setiap rumah tangga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita semua dipanggil untuk membangun pernikahan yang mencerminkan kasih Kristus. Ketika kasih itu nyata dalam tindakan, kekerasan tak punya tempat untuk tumbuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda sedang bergumul dalam pernikahan, jangan menyerah. Tuhan bisa memperbarui segala sesuatu termasuk hubungan Anda dengan pasangan. Carilah pertolongan melalui orang-orang yang bertumbuh dalam komunitas rohani yang dapat membantu pemulihan hubungan pernikahan Anda, <a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/3-cara-mengalami-kehadiran-tuhan-dalam-keluarga\/\" data-type=\"post\" data-id=\"24190\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">buka hati<\/a>, dan ijinkan Tuhan bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Related Articles:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/pernikahan-mulai-retak-masih-ada-harapan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"10567\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pernikahan Mulai Retak? Masih Ada Harapan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/kelola-konflik\/\" data-type=\"post\" data-id=\"5030\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ciri Pernikahan Sehat: Mampu Kelola Konflik<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/desain-tuhan-tentang-pernikahan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1344\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Desain Awal Tuhan tentang Pernikahan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/5-langkah-mengembalikan-pernikahan-dari-jalan-buntu\/\" data-type=\"post\" data-id=\"25560\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Langkah Memulihkan Pernikahan dari Jalan Buntu<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/5-cara-praktis-menghadapi-amarah-dalam-pernikahan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"25759\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Cara Praktis Menghadapi Amarah dalam Hubungan Pernikahan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><p>KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Banyak pasangan menikah yang memulai dengan cinta dan harapan, namun di tengah jalan, hubungan mereka berubah menjadi medan konflik dan kekerasan. Bagaimana kita bisa membangun pernikahan yang sehat dan bebas dari KDRT?\u00a0 Pernikahan adalah perjalanan seumur hidup yang tidak selalu mulus. Dalam dinamika rumah &hellip;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":28,"featured_media":26408,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[198,206,99,207,212,203,208,213,209,205,199,204,1],"tags":[],"class_list":["post-26213","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biblical-talk","category-community","category-devotionals","category-family","category-heart-and-feeling","category-lifestyle","category-marriage","category-mental-health","category-parenting","category-quite-time-and-pray","category-relationship","category-spiritual-life","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26213","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26213"}],"version-history":[{"count":22,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26213\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26537,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26213\/revisions\/26537"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26213"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26213"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26213"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}