{"id":3447,"date":"2018-10-11T03:55:28","date_gmt":"2018-10-11T03:55:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/?p=3447"},"modified":"2025-07-21T15:51:30","modified_gmt":"2025-07-21T15:51:30","slug":"kebahagiaan-dalam-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/kebahagiaan-dalam-hidup\/","title":{"rendered":"6 Cara Mendapatkan Kebahagiaan dalam Hidup"},"content":{"rendered":"\r\n<figure class=\"wp-block-image size-large\">\r\n<p>Setiap orang pasti menginginkan kebahagiaan.<\/p>\r\n<\/figure>\r\n<p>Siapapun itu berhak untuk merasakan kebahagiaan dalam hidupnya. Ada begitu banyak hari ini jika kita search di internet cara mencapai kebahagiaan hidup. Bahkan di toko buku ada banyak penulis yang mengupas tentang kebahagiaan hidup dari berbagai sudut pandang. Serta motivator-motivator terkenal di dunia bahkan di Indonesia sendiri membuat kelas seminar tentang mencari hidup bahagia.<\/p>\r\n<p>Jika hari ini dunia menawarkan sejuta cara untuk mendapatkan kebahagiaan, alangkah luar biasanya dalam firman Tuhan juga\u00a0ada cara\u00a0tersebut. Ini beberapa hal sederhana yang bisa kamu coba untuk punya cara pandang bahagia seperti apa yang sebenarnya dalam Tuhan.<\/p>\r\n<p><b>\u00a0<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-4\"><a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/RTRK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/rumah-tuhan-rumah-kita-gkdi.jpg\" \/><\/a><\/div><\/span><\/p>\r\n<h2><strong><b>1<\/b><em><b><i>. Accept Yourself\u00a0\u00a0<\/i><\/b><\/em><\/strong><strong><b>(Menerima diri sendiri)<\/b><\/strong><\/h2>\r\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15819 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-1.jpg\" alt=\"bahagia-gereja gkdi-1\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-1.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-1-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\r\n<p>Belajarlah untuk menerima diri sendiri bahkan mencintai dirimu dengan semua<a href=\"http:\/\/Mazmur 119: Pasal Penuh Kekuatan dan Penghiburan\"> kekuatan<\/a>, kelemahan, kekurangan dan kelebihan yang ada dalam dirimu. Menghargai diri sendiri bukan dilihat dari semua yang kamu lakukan selalu berhasil. Atau dari uangmu yang banyak, atau dari pendidikanmu yang tinggi.\u00a0Atau dari status sosialmu yang paling atas, ataupun dari profil keluarga kamu yang sempurna.\u00a0Berhenti untuk punya standar penilaian tentang dirimu seperti ini. Karena akan membuat kamu terlihat lemah dan kamu tidak akan bahagia menjalani kehidupanmu.<\/p>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=ef&amp;chapter=2&amp;verse=10\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Efesus 2:10<\/a> \u201c<strong><em><b><i>Karena kita ini buatan Allah<\/i><\/b><\/em><\/strong><em><i>, diciptakan dalam Kristus Yesus <\/i><\/em><strong><em><b><i>untuk melakukan pekerjaan baik<\/i><\/b><\/em><\/strong><em><i>, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya<\/i><\/em>\u201d.<\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Sangat relevan dengan<a href=\"http:\/\/Tiga Metode Untuk Menggali Firman Tuhan Lebih Dalam\"> Firman Tuhan<\/a> yang menyatakan bahwa kita ini buatan Allah <strong><em><b><i>\u201cmade in God\u201d.\u00a0<\/i><\/b><\/em><\/strong>Ini seharusnya jadi kekuatan baru dalam diri kita, karena kita punya label yang terjamin dan punya standard yang tinggi. Ciptaan Tuhan sempurna tidak ada yang palsu dan bahkan tiruan, kalau hari ini kamu merasa <em><i>insecure\u00a0<\/i><\/em>dengan dirimu sendiri berarti kamu tidak menghargai siapa pencipta hidupmu. Percaya kalau kamu diciptakan Tuhan untuk melakukan pekerjaan baik <strong><em><b><i>\u201cdo the Best\u201d <\/i><\/b><\/em><\/strong>, lakukan segala sesuatu dengan baik karena kamu ada dalam Tuhan dan kamu itu sempurna dimata Tuhan.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=kej&amp;chapter=1&amp;verse=27\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kejadian 1:27<\/a> \u201c<em>Maka <strong><b>Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya<\/b><\/strong>, menurut <strong><b>gambar Allah diciptakan-Nya<\/b><\/strong>\u00a0dia; <strong><b>laki-laki dan perempuan<\/b><\/strong>\u00a0diciptakan-Nya mereka<\/em>\u201d.<\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Dari awal penciptaan manusia sudah yang paling spesial TUHAN ciptakan, dari semua ciptaan Tuhan hanya manusia yang segambar dengan <a href=\"http:\/\/Teladan Para Raja yang Takut akan Allah\">Allah<\/a>. Tak perlu malu dan takut karena punya fisik yang tidak sempurna dimata manusia, karena kita sempurna dimata Tuhan. Jangan pernah hina dan olok sesama manusia, ketika kita lakukan itu berarti kita menghina pencipta-Nya yaitu Tuhan.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h2><strong>2. <em>Forgive<\/em> (Memaafkan)<\/strong><\/h2>\r\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15820 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-2.jpg\" alt=\"bahagia-gereja gkdi- 2\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-2.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-2-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\r\n<p>Dalam hidup ini ada kalanya waktu yang tersulit itu ketika konflik terjadi dengan orang lain bahkan dengan orang terdekat. Ketika<a href=\"http:\/\/v\"> konflik<\/a> terjadi banyak orang mengambil jalan sendiri untuk melupakan tanpa ada penyelesaian. Ini sebenarnya tidak akan membuat<a href=\"http:\/\/Hati-Hati! 3 Hal ini Bukan Sumber Hidup Bahagia yang Sejati\"> hidupmu bahagia<\/a> dan tenang.<a href=\"http:\/\/5 Alasan Kenapa Kamu Harus Memaafkan Secepatnya\"> Memaafkan orang lain<\/a> itu ibarat kita memberi hadiah untuk diri sendiri bukan untuk orang lain. Karena dengan <a href=\"http:\/\/5 Alasan Kenapa Kamu Harus Memaafkan Secepatnya\">memaafkan,<\/a> kita menang dari segala ketidaknyamanan di <a href=\"http:\/\/Hati Seperti Apa yang Tuhan Inginkan?\">hati.<\/a><\/p>\r\n<p>\u201cKetika orang lain menyakiti hatimu, tuliskanlah diatas pasir supaya angin maaf dan hembusannya menghapus semua tulisan kepedihan <a href=\"http:\/\/Hati Seperti Apa yang Tuhan Inginkan?\">hati<\/a>mu.\u00a0Tetapi, ketika orang lain melakukan kebaikan yang luar biasa pahatlah itu dibatu <a href=\"http:\/\/Miliki Hati yang Memberi\">hati<\/a>mu, agar tak pernah hilang sekalipun tertiup angin\u201d<\/p>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/passage.php?passage=mat%2018:21-22\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Matius 18:21-22<\/a>\u00a0\u201c<em>Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: \u201cTuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?\u201d Yesus berkata kepadanya:\u00a0\u201cBukan! <strong><b>Aku berkata kepadamu<\/b><\/strong>: Bukan sampai tujuh kali, melainkan <strong><b>sampai tujuh puluh kali tujuh kali<\/b><\/strong><\/em>.\u201d<\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Bukan fokus pada angka melainkan <a href=\"http:\/\/5 Alasan Kenapa Kamu Harus Memaafkan Secepatnya\">memaafkan orang lain<\/a> itu tidak ada limitnya dan jadi \u201c<strong><em><b><i>lifestyle<\/i><\/b><\/em><\/strong>\u201d bagi kita orang Kristen. Selagi kita masih hidup didunia setiap hari akan ada hal yang menjengkelkan bahkan tidak sesuai pengharapan dari orang lain, tapi Tuhan mau kita <a href=\"http:\/\/Rendah Hati, Bukan cuma Tidak Sombong - Gereja GKDI\">rendah hati<\/a> untuk memaafkan orang lain.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=mrk&amp;chapter=11&amp;verse=25\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Markus 11:25<\/a> \u201c<em>Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, <strong><b>ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang<\/b><\/strong>, <strong><b>supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu<\/b><\/strong><\/em>.\u201d<\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Memaafkan merupakan tanggung jawab kita sebagai orang Kristen, karena Bapa kita disorga sudah lebih dulu mengampuni kita. Memaafkan perlu ketulusan dari dalam hati bukan hanya sekedar ucapan kata \u201c<strong><em><b><i>sorry<\/i><\/b><\/em><\/strong>\u201d, karena Tuhan tahu hati yang tulus mengampuni dan tidak, manusia tidak pernah tahu apa yang ada didalam hati tapi Tuhan tahu segalanya.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h2><strong>3.\u00a0<em>Stop Worry<\/em> (Berhenti Kuatir)<\/strong><\/h2>\r\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15821 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-3.jpg\" alt=\"bahagia-gereja gkdi- 3\" width=\"600\" height=\"450\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-3.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-3-300x225.jpg 300w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-3-560x420.jpg 560w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-3-80x60.jpg 80w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-3-265x198.jpg 265w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\r\n<p>Banyak orang hanya hidup dalam rasa cemas dan <a href=\"http:\/\/Khawatir: Benalu yang Menggerogoti Iman\">kekuatiran<\/a> mengenai apa yang belum terjadi.\u00a0Kita sering <a href=\"http:\/\/Saya Takut Mengecewakan Orang: Belajar Berkata Tidak dengan Iman\">takut<\/a> dan tidak tahu apa yang kita takuti. Akhirnya, orang seperti ini tidak akan bisa menikmati kehidupannya dan melupakan arti kebahagiaan. Tak ada cerita hidup yang selalu berjalan dengan mulus. Terkadang <a href=\"http:\/\/Melewati Badai Bersama Yesus\">badai hidup<\/a>, seperti pergumulan dan tantangan buat kita <a href=\"http:\/\/Saya Takut Mengecewakan Orang: Belajar Berkata Tidak dengan Iman\">takut<\/a> dan <a href=\"http:\/\/Khawatir: Benalu yang Menggerogoti Iman\">khawatir<\/a> bahkan iman mulai kendur, semangat berkurang dan mulai tidak punya pengharapan.<\/p>\r\n<p>Seringkali<a href=\"http:\/\/Khawatir: Benalu yang Menggerogoti Iman\"> khawatir<\/a> membuat kita kehilangan banyak hal yang berharga dan lebih buruknya lagi seringkali kekuatiran itu tidak terbukti separah dengan yang kita kuatirkan dan bahkan sama sekali tidak.<\/p>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/passage.php?passage=MZM.%2055:22\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mazmur 55:23<\/a>\u00a0&#8220;<em>Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau!<sup>\u00a0<\/sup>Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah<\/em>.&#8221;<sup>\u00a0<\/sup><\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Kuatir tentang pekerjaan yang selalu tertekan, <a href=\"http:\/\/Menanti Pasangan Hidup dengan Senyum? Ini Kuncinya\">pasangan hidup<\/a> yang tak kunjung datang, tidak punya tempat tinggal, tidak punya uang, sakit penyakit, dan masih banyak kekuatiran yang selalu menghampiri pikiran kita setiap harinya. Kata Tuhan serahkan \u201c<strong><em><b><i>hand it over<\/i><\/b><\/em><\/strong>\u201d kata menyerahkan berarti semua kita serahkan sama Tuhan, biarkan Tuhan yang pelihara.\u00a0<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=mat&amp;chapter=6&amp;verse=26\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Matius 6:26<\/a>\u00a0\u201c<em>Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan \u00a0tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang disorga. <\/em><strong><b><em>Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu<\/em>?<\/b><\/strong>\u201d<\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Coba ambil waktu lihat keluar, ada begitu banyak burung di langit yang terbang kesana kian kemari dan lihat bunga yang tumbuh dipinggir jalan setiap pagi kamu lewati, tetap hidup dan tumbuh tanpa ada orang yang pelihara, kok bisa ya? Tuhan yang beri pertumbuhan dan Tuhan juga yang akan pelihara. Bayangkan kamu melebihi dari burung dan bunga tersebut begitu spesial kamu dimata Tuhan. Jadi, perlukah kamu kuatir? Tuhan beri kamu kehidupan percayalah bahwa kamu juga dipelihara oleh Bapamu disurga.<b><\/b><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h2><strong>4. <em>Giving<\/em> (Memberi)<\/strong><\/h2>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15822 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-4.jpg\" alt=\"bahagia-gereja gkdi-4\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-4.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-4-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\r\n<p>Memberi bukan saja ketika kita menerima dulu baru membalas. Memberi menolong kita untuk selalu merasa cukup, dan menghargai anugerah Tuhan bersama orang yang layak menerima. Tidak selamanya ketika kita memberi langsung merasa kekurangan, melainkan ketika melihat orang lain bahagia dari apa yang kita beri itu sangat berpengaruh buat kebahagiaan diri kita juga.<\/p>\r\n<p>Tangan tidak harus selalu dibawah, cobalah latih dirimu untuk selalu tangan diatas. <a href=\"http:\/\/Miliki Hati yang Memberi\">Memberi<\/a> merupakan hak spesial yang diberikan Tuhan kepada kita. Sangat begitu luar biasa pengaruh <a href=\"http:\/\/Hidup Kudus dan Bahagia: Mustahilkah Mendapat Keduanya?\">kebahagiaan<\/a> hidup ketika memberi dari apa yang ada bukan apa yang lebih. Memberi bukan hanya berbicara tentang materi, melainkan memberi dari setiap tenaga, pikiran bahkan waktu kita. Latihlah dirimu juga untuk bisa memberi yang terbaik buat Tuhan dan orang sekelilingmu.<\/p>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=2%20kor&amp;chapter=9&amp;verse=7\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">2 Korintus 9:7<\/a> \u201c<strong><b>Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya<\/b><\/strong>, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, <strong><b>sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita<\/b><\/strong>\u201d.<\/p>\r\n<ul>\r\n<li><a href=\"http:\/\/Lelah Memberi? Begini Cara Mengatasinya!\">Memberi<\/a> dengan kerelaan hati yang Tuhan mau, bukan<a href=\"http:\/\/Lelah Memberi? Begini Cara Mengatasinya!\"> memberi<\/a> karena terpaksa atau unsur yang lain. Setiap hati orang hanya pribadinya dan Tuhan yang tahu. Tuhan sangat mengasihi anak-anakNya yang memberi dengan sukacita.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/passage.php?passage=mat%206:3-4\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Matius 6:3-4<\/a> \u201cTetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang \u00a0diperbuat tangan kananmu. <strong><b>Hendaklah sedekahmu itu diberikan \u00a0dengan tersembunyi<\/b><\/strong>, maka <strong><b>Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu<\/b><\/strong>\u201d.<\/p>\r\n<ul>\r\n<li><a href=\"http:\/\/Lelah Memberi? Begini Cara Mengatasinya!\">Memberi<\/a> tidak harus semua orang lain ketahui, cukup kamu dan Tuhan yang tahu apa yang kamu beri buat orang lain. Seberapa banyak orang ketika memberi supaya dilihat orang hebat, itu bukan prinsip <a href=\"http:\/\/4 Sikap Hati dalam Memberi Perpuluhan\">memberi<\/a> yang benar. Karena ketika kita memberi dan hanya Tuhan yang tahu, percaya bahwa Tuhan akan perhitungkan apapun yang kita beri buat orang lain tanpa harus yang lain tahu. Ayat ini juga mengajarkan kita bahwa ketika kita memberi kita juga menerima dari setiap yang kita beri, apa itu yang kita terima adalah berkat rohani.<b><\/b><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h2><strong>5.\u00a0<em>Love<\/em> (Kasih)<\/strong><\/h2>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15824 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-5.jpg\" alt=\"bahagia-gereja gkdi- 5\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-5.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-5-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\r\n<p>Mengasihi merupakan esensi dari siapa diri kita dan mengapa dengan orang lain. Kasih adalah sumber kehidupan dan mengantarkan kita untuk membuat hal-hal positif. Tidak semua orang bisa mengasihi dengan cara yang benar, selalu ada motivasi setiap orang untuk memulai mengasihi, baik itu motivasi yang benar maupun yang salah. Terlebih mengasihi untuk orang yang tidak pernah berbuat baik dengan kita sangat sulit untuk kita kasihi.<\/p>\r\n<p><a href=\"http:\/\/Tuhan akan Membuat Kasih Kita Menjadi Cukup\">Mengasihi<\/a> yang benar ketika kita juga tahu mengasihi diri kita sendiri dengan benar, karena banyak orang lupa bahwa perlu untuk mengasihi dirimu terlebih dahulu baru keluar dengan orang lain. Jangan menunda untuk <a href=\"http:\/\/Kasih Sayang Orang Tua: Mengutamakan Hati, Bukan Penampilan\">mengasihi<\/a> selagi ada waktu dan kesempatan kasihilah Tuhan, sesama dan dirimu sendiri.<\/p>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/passage.php?passage=mat%2022:34-40\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Matius 22:34-40<\/a><strong><em><b><i>\u00a0<\/i><\/b><\/em><\/strong>&#8220;<em><strong><b>Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri<\/b><\/strong>. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi<\/em>.&#8221;<\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Mencintai dengan segenap hati, jiwa dan akal budi berarti seluruh aspek kehidupan ini yang terutama kita kasihi adalah Tuhan, Karena ketika kita tahu mengasihi Tuhan yang tak terlihat sangat berdampak untuk kita mengasihi sesama kita yang jelas ada bersama dengan kita.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=luk&amp;chapter=6&amp;verse=27\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lukas 6:27<\/a> \u201c<em>Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: <strong><b>Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu<\/b><\/strong><\/em>\u201d.<\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Wah, ini ayat sangat susah direalisasikan ketika masih ada rasa kebencian, tapi satu hal yang perlu diingat bahwa Tuhan sangat\u00a0peduli dengan hal ini. Percayalah, Tuhan tak pernah ciptakan manusia yang jahat, jadi tetaplah berbuat baik dan kasihi semua orang tanpa terkecuali.<b><\/b><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h2><strong>6. <em>Be Grateful<\/em> (Bersyukur)<\/strong><\/h2>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15825 size-full\" src=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-6.jpg\" alt=\"bahagia-gereja gkdi-6\" width=\"600\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-6.jpg 600w, https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/bahagia-gereja-gkdi-6-300x180.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\r\n<p><a href=\"http:\/\/Mengapa, Apa, dan Bagaimana Bersyukur?\">Bersyukur<\/a> merupakan salah satu kunci kebahagiaan. Dalam keadaan yang tidak baik pun tetaplah kita <a href=\"http:\/\/Sulit Bersyukur? Latih Pola Pikir Ini!\">bersyukur<\/a>, sebab segala sesuatu ada masanya. Bersyukur<a href=\"http:\/\/3 Alasan Bersyukur akan Hal Kecil ini Dapat Mengubah Hidup Anda. Baca Yuk!\">http:\/\/3 Alasan Bersyukur akan Hal Kecil ini Dapat Mengubah Hidup Anda. Baca Yuk!<\/a> dengan apa yang ada pada dirimu akan melatih sinyal positif dalam hidupmu. Jangan lihat orang yang diatas kita ketika hendak mengucap syukur, coba lihat kebawah ada begitu banyak orang yang jauh dari apa yang kita punya sebenarnya.<\/p>\r\n<p>Lakukan hal sederhana setiap malam hari sebelum kamu tidur ambil selembar kertas putih dan pulpen, tuliskan apapun yang kamu lakukan sepanjang hari itu dan setiap penyertaan Tuhan. Kamu akan bisa melihat ada begitu banyak setiap hari sebenarnya yang perlu kamu syukuri. Salah satunya yang perlu disyukuri adalah segala kesempatan yang bisa kamu kerjakan di hari itu.<\/p>\r\n<p><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=1%20tes&amp;chapter=5&amp;verse=18\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">1 Tesalonika 5:18<\/a><em><i>\u00a0<\/i><\/em>\u00a0&#8220;<em><strong><b>Mengucap syukurlah dalam segala hal<\/b><\/strong>, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu<\/em>.&#8221;<\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Dalam segala hal berarti suka dan duka harus tetap<a href=\"http:\/\/3 Alasan Bersyukur akan Hal Kecil ini Dapat Mengubah Hidup Anda. Baca Yuk!\"> bersyukur<\/a>. Bukan disaat kamu sehat baru bersyukur ketika sakit perlu <a href=\"http:\/\/Alasan Mengucap Syukur di tengah Kesulitan\">bersyukur<\/a> karena Tuhan mengajarkanmu untuk lebih bergantung sama Tuhan dengan kelemahan fisikmu, tidak juga disaat kamu mendapat pekerjaan terbaik, tapi disaat kamu menganggur juga perlu bersyukur, karena Tuhan ingin melatihmu menunggu waktu dan pekerjaan yang jauh lebih baik dari TUHAN, dan bukan ketika kamu sudah punya <a href=\"http:\/\/Menanti Pasangan Hidup dengan Senyum? Ini Kuncinya\">pasangan hidup<\/a> hidup baru <a href=\"http:\/\/3 Alasan Bersyukur akan Hal Kecil ini Dapat Mengubah Hidup Anda. Baca Yuk!\">bersyukur<\/a> disaat menunggu jodoh pun perlu <a href=\"http:\/\/Alasan Mengucap Syukur di tengah Kesulitan\">bersyukur<\/a> karena, Tuhan lagi memilih dan merancang <a href=\"http:\/\/Menanti Pasangan Hidup dengan Senyum? Ini Kuncinya\">pasangan<\/a> yang terbaik buatmu kelak. Jika keadaan baik mampu memberi sinyal positif untuk <a href=\"http:\/\/3 Alasan Bersyukur akan Hal Kecil ini Dapat Mengubah Hidup Anda. Baca Yuk!\">bersyukur<\/a>, cobalah keadaan yang buruk juga akan mampu mengajarkan kamu untuk <a href=\"http:\/\/3 Alasan Bersyukur akan Hal Kecil ini Dapat Mengubah Hidup Anda. Baca Yuk!\">bersyukur.<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h6><b>&#8211;<\/b><\/h6>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Related Articles:<\/span><\/p>\r\n<ul>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Tetap Bahagia meskipun Sibuk? Bagaimana Caranya?&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1313789,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:1136076},&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sibuk-dan-bahagia\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/sibuk-dan-bahagia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tetap Bahagia meskipun Sibuk? Bagaimana Caranya?<\/a><\/span><\/li>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Apakah 7 Tanda Keluarga Bahagia Ini Sudah Ada di Dalam Keluargamu?&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:6653,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0,&quot;3&quot;:1},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0},&quot;15&quot;:&quot;Arial&quot;}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/tanda-keluarga-bahagia\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/tanda-keluarga-bahagia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apakah 7 Tanda Keluarga Bahagia Ini Sudah Ada di Dalam Keluargamu?<\/a><\/span><\/li>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/blog\/memaafkan-secepatnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Alasan Kenapa Kamu Harus Memaafkan Secepatnya<\/a><\/li>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Mengapa, Apa, dan Bagaimana Bersyukur?&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1317885,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0},&quot;15&quot;:&quot;Arial&quot;,&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengapa-apa-dan-bagaimana-bersyukur\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/mengapa-apa-dan-bagaimana-bersyukur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengapa, Apa, dan Bagaimana Bersyukur?<\/a><\/span><\/li>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Khawatir: Benalu yang Menggerogoti Iman&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:1317885,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;6&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;7&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;8&quot;:{&quot;1&quot;:[{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0,&quot;5&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0}},{&quot;1&quot;:0,&quot;2&quot;:0,&quot;3&quot;:3},{&quot;1&quot;:1,&quot;2&quot;:0,&quot;4&quot;:1}]},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:0},&quot;15&quot;:&quot;Arial&quot;,&quot;21&quot;:1,&quot;23&quot;:1}\" data-sheets-hyperlink=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/khawatir-benalu-yang-menggerogoti-iman\/\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/khawatir-benalu-yang-menggerogoti-iman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khawatir: Benalu yang Menggerogoti Iman<\/a><\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-13\"><br\/>\r\n<b>Yuk, baca top artikel kami:<\/b><br\/>\r\n\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/muda-dan-gaul-di-mata-tuhan\/\"><b>Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/ibadah-sejati\/\/\"><b>Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/mazmur-91\/\"><b>Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/blog\/teladan-3wanita-dalam-alkitab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab<\/b><\/a><br\/>\r\n<\/a><a href=https:\/\/gkdi.org\/blog\/integritas\/\"><b>Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas<\/b><\/a><br\/><\/div><\/span><\/p>\r\n<h6><b>&#8211;<\/b><\/h6>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><div class=\"a-single a-11\"><a href=\"https:\/\/gkdi.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><i>Gereja <\/i><\/b><\/a> GKDI terdapat di<a href=\"https:\/\/www.gkdi.org\/#jemaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>41 kota<\/b><\/a> di Indonesia. <br\/>\r\nJika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut: <br\/><br\/>\r\n\r\n<iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7s9g-oQWqM0\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe> <br\/><br\/>\r\n\r\n<strong>\r\n<input type=\"button\" style=\"  text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; width: 100%; height: 50px; background: orange;\r\n    margin-bottom: 16px;\" onclick=\"location.href='https:\/\/gkdi.org\/page\/biblestudy';\" value=\">> Click untuk mengikuti Bible Study <<\" \/>\r\n<\/strong>\r\n<br\/>\r\nDan, temukan lebih banyak content menarik &amp; menginspirasi melalui sosial media kami: \r\n<br\/>\r\nWebsite: <a href=\" https:\/\/link.gkdi.org\/web\"> https:\/\/link.gkdi.org\/web <br\/>\r\n<\/a>Facebook: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/facebook\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/facebook <br\/>\r\n<\/a>Instagram: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/instagram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/instagram <br\/>\r\n<\/a>Blog: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/Blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/Blog <br\/>\r\n<\/a>Youtube: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/youtube <br\/>\r\n<\/a>TikTok: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok \" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/tiktok <br\/>\r\n<\/a>Twitter: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/twitter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/twitter <br\/>\r\n<\/a>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/linkedin <br\/>\r\n<\/a>Threads: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/threads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/threads <br\/>\r\n<\/a>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/link.gkdi.org\/whatsapp <\/a> <br\/><br\/><\/div><\/span><\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"tmnf_excerpt\"><\/div>","protected":false},"author":12,"featured_media":15827,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_ef_editorial_meta_date_first-draft-date":"","_ef_editorial_meta_paragraph_assignment":"","_ef_editorial_meta_checkbox_needs-photo":"","_ef_editorial_meta_number_word-count":"","footnotes":""},"categories":[99,212,200],"tags":[],"class_list":["post-3447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-devotionals","category-heart-and-feeling","category-self-development"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3447"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3447\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27272,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3447\/revisions\/27272"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/new.gkdi.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}