Siapa yang suka nonton film zombi? Angkat tangan! Kita yang suka nonton film zombi pasti tahu betapa mengerikannya monster satu ini: tampangnya seram, mengejar dan memakan manusia, dan yang paling penting: dari luar kelihatan hidup, padahal di dalamnya sudah mati. Ngeri ya!
Akan tetapi, tahukah kita kalau zombi juga ada versi rohaninya? Ya, namanya zombi rohani. Mungkin Anda merasa geli mendengarnya, tetapi kita bisa jadi seperti itu. Tandanya adalah kelihatan Kristen dari luar, pergi ke gereja, masih ikut ibadah, tetapi iman dan hidup rohaninya (mungkin) sudah mati. Makin ngeri, ya!
Apa saja tanda-tandanya? Yuk, baca di bawah ini!
Tanda-Tanda Zombi Rohani

Apa saja tanda-tandanya? Yuk, baca di bawah ini!
1. Pergi ke Gereja, Tapi Hati di Luar
Di gereja, mudah untuk terlihat baik-baik saja. Namun, bagaimana dengan hati kita? Apakah kita fokus menyembah Tuhan, atau berpikir makan siang di mana? Atau malah mengejar gebetan yang duduk di sebelah? Tidak salah juga sih. Tapi, bukan itu fokus utamanya. Coba cek kembali hati kita. Apakah kita melakukan aktivitas rohani kita hanya karena rutinitas, atau karena mengasihi Tuhan?
Rasul Yakobus mengingatkan, “sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya” (Yakobus 1:8). Seorang zombi rohani, kelihatannya hidup. Kelihatannya rohani, tetapi jauh di dalam hati, ia kosong. Apa yang terlihat di luar tidak sama dengan yang ada di hati.
Apakah kita termasuk di dalamnya?
2. Lama Tak Membaca Alkitab
Jangan-jangan Alkitab hanya dibaca di hari Minggu, atau malah tidak dibaca sama sekali. Kalau sudah begitu, apa bedanya dengan pajangan? Bukankah sebagai pengikut Kristus, kita seharusnya mengikuti firman Allah, yang hidup (Yohanes 6:63)? Jika tidak, tentulah kita tidak hidup lagi, alias sama dengan zombi. Hiii!
Solusinya, tentu seperti kata Yesus di Matius 4:4, “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” Semakin lama tidak baca firman, semakin kering jiwa kita. Semakin keras hati kita. Lama-lama kita jadi zombi rohani.
Yuk, hidupkan jiwa kita kembali dengan membaca dan merenungkan firman-Nya!
3. Doa Hanya Seperlunya
Dikatakan bahwa doa adalah nafas hidup orang Kristen. Pertanyaannya, apakah kita masih berdoa setiap hari? Jika kita sudah tidak berdoa lagi, bisa dibayangkan betapa keringnya hidup kita. Jiwa kita mati. Bisa dikatakan, kita sudah jadi zombi rohani.
Tapi, rajin berdoa juga tidak menjamin bahwa kita sepenuhnya ‘alive’ atau hidup. Apkah doa kita sekedar rutinitas? Atau kita secara konsisten berdoa karena ingin membangun hubungan dengan Bapa?
Apakah kita memperlakukan Tuhan sebagai Bapa dan Allah yang hidup? Atau hanya seperti sinterklas yang memberi hadiah, jika kita bersikap baik? Ada masalah, kita doa panjang lebar. Masalah selesai, tidak lagi berdoa. Padahal, Alkitab di 1 Tesalonika 5:17 berkata, agar kita tetap berdoa.
Jika kita mengerti, bahwa doa adalah bagian hidup kita, tentulah kita tak akan jemu-jemu berdoa. Dengan begitu, kita juga bisa menjadi Kristen yang hidup, bukan zombi rohani.
4. Senang Mendengar Firman, Tanpa Melakukan
Suka dengar khotbah? Bagus, tapi lebih bagus lagi, jika dilakukan. Jangan sampai, kita hanya mendengar (atau bahkan mencatat) khotbah tanpa melakukannya.
Tuhan Yesus sendiri berkata di Lukas 11:28 (BIMK), ““Lebih berbahagia lagi orang yang mendengar perkataan Allah dan menjalankannya!” Mereka yang melakukan firman Tuhan adalah mereka yang benar-benar “hidup” secara rohani. Bukan hanya terlihat hidup, seperti seorang zombi rohani.
5. Mengaku Beriman Tapi Tidak Percaya
Mengaku beriman, tapi tidak percaya? Nah, itu tanda paling jelas kita jadi zombi rohani. Demikian kata Ibrani 11:6, Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.”
Kalau kita mengaku beriman, tetapi dalam hidup sehari-hari kita tidak berbeda dengan orang tidak percaya, apa bedanya? Bukankah itu berarti kita ‘mati’ rohani?
Bangkit dari ‘Kematian Rohani’
Jadi, bagaimana? Apakah kita termasuk kategori zombi rohani? Kalau iya, jangan panik! Masih ada harapan. Yuk, kita kembali ke Tuhan dan hidupkan lagi api rohani kita. Ingat, Tuhan itu adalah Tuhan yang penuh kasih dan akan selalu menerima kita kembali.
Jadi, ayo bangkit dari ‘kematian rohani’ dan jadilah orang Kristen yang sesungguhnya. Bukan zombi ya, tapi penuh kehidupan di dalam Tuhan! Mari kita menjadi Kristen yang hidupnya berkepenuhan dan penuh arti!
–
Related articles:
- Kristen Zona Nyaman
- Mati Rasa Rohani: Apa Itu, dan Bagaimana Mengatasinya?
- 3 Respon yang Benar terhadap Keselamatan
- Bangun Kembali dari Tubuh Rohani yang Tertidur
- 7 Tanda Hati yang Keras, Kenali Sedini Mungkin
–
Yuk, baca top artikel kami:
Muda & Gaul di Mata Tuhan: Bagaimana Caranya?
Seperti Apa Ibadah yang Sejati dan Berkenan kepada Allah?
Mazmur 91: Jika Tuhan Melindungi, Mengapa Musibah Tetap Menimpa?
Teladan dari 3 Wanita Hebat dalam Alkitab
Menjadi Orang Kristen yang Punya Integritas
–
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:
Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp